Nasional

BGN: Ompreng Program MBG Harus Pakai Stainless Steel 304

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 7 November 2025 17:55 WIB
BGN: Ompreng Program MBG Harus Pakai Stainless Steel 304
NEWSREAL.ID - Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan seluruh peralatan makan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan bahan stainless steel 304, usai terungkapnya kasus produksi ompreng palsu yang beredar di pasaran.

BGN menegaskan, seluruh wadah dan peralatan makan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib memenuhi standar bahan stainless steel 304 (SS 304). Jenis logam ini dinilai paling aman karena tahan terhadap karat, korosi, dan tidak bereaksi dengan makanan maupun minuman.

“Komposisi ini memberikan ketahanan terhadap kemungkinan munculnya karat dan korosi, sehingga aman untuk peralatan makan dan peralatan masak,” kata Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam keterangan di Jakarta, Rabu (5/11).

Penegasan tersebut disampaikan menyusul pengungkapan kasus produksi ompreng MBG palsu oleh pihak kepolisian di Jakarta Utara. Nanik menjelaskan bahwa bahan stainless steel 304 mengandung 18 persen kromium, 8 persen nikel, dan besi sebagai elemen utama, serta memenuhi standar kesehatan dan keselamatan untuk digunakan dalam program MBG.

“Jadi, baik ompreng, peralatan makan, maupun peralatan dapur harus sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan,” ujarnya. BGN mengapresiasi langkah cepat kepolisian yang berhasil mengungkap praktik pemalsuan produk tersebut. “Kami berterima kasih kepada penyidik kepolisian yang telah mengungkap kasus dugaan produksi ompreng MBG palsu ini,” kata Nanik.

Ompreng Palsu

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Utara membongkar dugaan produksi ompreng MBG palsu di sebuah ruko pada 1 November 2025. Menurut Kasat Reskrim AKBP Ongkoseno, kasus itu terungkap berkat laporan masyarakat yang menemukan kejanggalan pada label produk.

Dari hasil penyelidikan awal, ompreng-ompreng itu diduga diimpor dari Tiongkok, lalu diberi label “Made in Indonesia”, logo BGN, dan tanda Standar Nasional Indonesia (SNI) palsu untuk mengelabui pembeli. “Masih terus kami dalami asal-usul dan komposisinya,” ujar Ongkoseno.

Pemalsuan label dan bahan tersebut, lanjut Nanik, berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, terutama bila material yang digunakan tidak sesuai standar keamanan pangan. “Penempelan logo BGN tanpa izin bisa menimbulkan kesan bahwa produk itu resmi, padahal tidak,” tegasnya.

BGN meminta masyarakat lebih waspada terhadap peredaran produk palsu dan memastikan ompreng atau wadah makan MBG memiliki label resmi serta terbuat dari stainless steel 304 yang asli. (ct)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Leave a comment