Nasional

PDIP Sorot Anggaran MBG Rp223 T dari Dana Pendidikan

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 26 Februari 2026 19:18 WIB
PDIP Sorot Anggaran MBG Rp223 T dari Dana Pendidikan
NEWSREAL.ID - SIDAK MBG: Presiden Prabowo Subianto melihat secara langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di SDN Jati 05 Pagi, Pulogadung, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Dok: BPMI Setpres)

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Polemik anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencuat. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di DPR menyebut program tersebut menggunakan dana pendidikan hingga Rp223 triliun. Di sisi lain, Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan alokasi itu telah disusun sesuai klasifikasi penerima manfaat.

Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi PDIP, MY Esti Wijayanti, mengatakan alokasi tersebut tercantum dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN 2026. Dalam beleid itu, total anggaran pendidikan mencapai Rp769 triliun, dengan Rp223,5 triliun di antaranya digunakan untuk MBG.

“Rp769 triliun anggaran pendidikan itu di antaranya digunakan untuk MBG sebesar Rp223,5 triliun. Itu resmi di dalam buku lampiran APBN,” kata Esti dalam konferensi pers di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PDIP lainnya, Adian Napitupulu, menambahkan bahwa ketentuan tersebut juga tertuang dalam Pasal 22 UU APBN 2026. Pasal itu menyebut pendanaan operasional penyelenggaraan pendidikan termasuk program makan bergizi pada lembaga yang berkaitan dengan pendidikan, baik umum maupun keagamaan.

Menurut Adian, alokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen dari APBN merupakan amanat konstitusi sehingga penggunaannya harus transparan dan sesuai aturan.

Tiga Kategori

Menanggapi hal itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa struktur anggaran di lembaganya terbagi dalam tiga kategori utama: pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

“Dana BGN dalam struktur BGN terbagi tiga yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, ditambah cadangan dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN),” ujar Dadan dalam keterangan tertulis.

Ia memaparkan, kategori pendidikan mencakup anak sekolah umum dan keagamaan sebagai penerima MBG. Sementara ibu hamil, ibu menyusui, dan balita masuk kategori kesehatan. Adapun dukungan manajemen dan lainnya masuk kategori ekonomi.

Dadan juga menegaskan bahwa pendanaan MBG berasal dari hasil efisiensi anggaran, seperti pengurangan belanja alat tulis kantor (ATK) serta perjalanan dinas dalam dan luar negeri, sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya.

Sementara itu, Wakil Ketua BGN Nanik S Deyang meminta agar pertanyaan lebih lanjut terkait detail teknis anggaran ditujukan kepada Kementerian Keuangan. Perdebatan ini menambah daftar panjang sorotan terhadap implementasi MBG, terutama soal sumber pendanaan dan pengelompokan anggarannya dalam struktur APBN 2026. (tb)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...