
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerukunan Umat Beragama, Gugun Gumilar menegaskan, tantangan diplomasi keagamaan Indonesia kian kompleks di tengah dinamika global. Namun demikian, arah perjuangan tetap berpijak pada kompas yang sama: kepentingan nasional, nilai kemanusiaan, dan perdamaian dunia.
“Sekarang ini bukan lagi mendayung di antara dua karang, tapi di antara banyak karang. Tantangannya semakin kompleks, namun kompasnya tetap sama: kepentingan nasional, kemanusiaan, dan perdamaian dunia,” ujar Gugun dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/3/2026).
Selama dua pekan terakhir, Gugun bersama tim melakukan rangkaian pertemuan diplomatik dengan sejumlah duta besar negara sahabat, khususnya dari kawasan Timur Tengah dan Eropa. Pertemuan perdana dilakukan dengan Dubes Palestina, Dubes Belarusia, dan Dubes Azerbaijan.
Tak sekadar pertemuan formal, para duta besar tersebut bahkan diajak langsung mengunjungi pelosok Purwakarta, Jawa Barat. Di sana, mereka bersilaturahmi dengan anak-anak yatim dan madrasah di kampung sebagai bagian dari diplomasi kemanusiaan berbasis nilai dan budaya.
Setelah itu, agenda berlanjut dengan menemui sejumlah Dubes negara Timur Tengah, Asia, dan Eropa, antara lain Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Jordania, Irak, Tiongkok, hingga Rusia. Gugun menyebut, dialog yang dibangun bukan hanya soal hubungan bilateral, tetapi juga membuka ruang diplomasi agama dan budaya yang selama ini kerap menjadi wilayah sensitif.
“Kami belajar, berdiskusi, berdialog membuka tabir yang sulit ditembus. Diplomasi agama ini penting untuk merawat harmoni global,” katanya.
Prinsip Politik
Dalam waktu dekat, Gugun juga memenuhi undangan Dubes Amerika Serikat di Jakarta, Peter M. Haymond, yang hadir sebagai Chargé d’Affaires. Pertemuan tersebut dilakukan atas nama alumni Amerika Serikat.
Menurut Gugun, langkah-langkah ini selaras dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang “Bebas-Aktif”, sebagaimana dicetuskan Mohammad Hatta melalui pidato legendaris “Mendayung di antara Dua Karang” pada 1948. Prinsip bebas berarti Indonesia tidak terikat pada blok kekuatan mana pun, sementara aktif bermakna berpartisipasi nyata dalam menciptakan perdamaian dunia.
Komitmen itu, lanjutnya, juga diwujudkan dalam upaya membantu generasi muda Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Di tengah situasi konflik global dan kebijakan visa yang semakin ketat, Gugun mengaku turut melakukan negosiasi agar mahasiswa Indonesia tetap mendapat akses pendidikan, khususnya untuk jenjang S2 dan S3 di Amerika Serikat.
“Kami mengurus visa adik-adik generasi Indonesia yang akan berangkat studi. Kami negosiasi agar mereka tetap bisa berangkat di tengah situasi konflik,” jelasnya.
Tak hanya Amerika Serikat, pihaknya juga berencana melobi para Dubes Uni Eropa agar pelajar Indonesia dipermudah dalam memperoleh visa studi di tengah krisis global yang melanda.
Langkah tersebut, kata Gugun, merupakan bentuk komitmen moral sebagai alumni penerima beasiswa pemerintah yang pernah menempuh pendidikan di Amerika dan Eropa. Ia menegaskan bahwa amanat Pembukaan UUD 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia harus terus dijaga.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto disebutnya menggambarkan situasi global saat ini bukan lagi dua karang, melainkan multi-karang yang membutuhkan kecermatan dan keteguhan arah.
“Kompas kita tetap sama. Kita navigasi dengan hati-hati, tapi tujuan kita jelas: Indonesia yang berdaulat, berperan aktif, dan membawa pesan damai bagi dunia,” pungkasnya. (tb)
Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama
JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...
Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI
JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...
Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina
JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Pimpinan PT Pertamina menyatakan hal tersebut di media sosial. Baca Juga Bila...
Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM
JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...
Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...
Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa
JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...
Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA
JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...
Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas
BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...
Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan
SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...
Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot
JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...
Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya
JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....
12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”
JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...