Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Ribuan Warga AS Kepung Gedung Putih, Tolak Perang ke Iran

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 1 Maret 2026 17:49 WIB
Ribuan Warga AS Kepung Gedung Putih, Tolak Perang ke Iran
NEWSREAL.ID - TOLAK PERANG: Para pendemo membentangkan poster saat aksi unjuk rasa menentang serangan AS-Israel terhadap Iran, di New York, Amerika Serikat, Sabtu (28/2/2026) mereka memprotes serangan udara AS-Israel terhadap Iran, Sabtu, (28/2/2026). (Foto: Xinhua)

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Gelombang protes anti-perang meletup di jantung Amerika Serikat. Ribuan orang turun ke jalan di sekitar Gedung Putih dan Times Square, menyuarakan penolakan atas keterlibatan militer Washington menyusul wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Aksi ini digelar Sabtu (28/2/2026) waktu setempat, diprakarsai koalisi berbagai kelompok sayap kiri seperti ANSWER Coalition, National Iranian American Council, CodePink, hingga Democratic Socialists of America. Massa membawa poster, berorasi, dan berjalan kaki di pusat kota sebagai bentuk protes terhadap serangan udara AS-Israel ke Iran.

Tak hanya di Washington dan New York, demonstrasi juga berlangsung di sejumlah kota besar seperti Atlanta, Boston, Chicago, dan Los Angeles. Bahkan, aksi lanjutan direncanakan berlanjut di kota-kota lain pada Minggu, termasuk Albany, Chattanooga, Gainesville, dan Springfield, seperti dilaporkan The Guardian.

Para penyelenggara aksi mengecam serangan Amerika ke Iran yang mereka nilai ilegal dan berpotensi menjadi deklarasi perang terselubung. Mereka memperingatkan eskalasi militer bisa memicu “kematian dan kehancuran” lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Persetujuan Legislatif

Sementara itu, American Civil Liberties Union bersama sejumlah anggota parlemen Demokrat mendesak Kongres untuk menghentikan aksi militer tersebut. Mereka menegaskan Konstitusi AS mewajibkan persetujuan legislatif sebelum penggunaan kekuatan militer.

Sejak Sabtu pagi, Israel dan AS dilaporkan melancarkan serangan di sejumlah kota Iran yang menewaskan Khamenei serta beberapa pejabat keamanan tinggi. Sebagai balasan, Iran mengerahkan drone dan rudal ke arah Israel dan aset AS di kawasan, memicu sejumlah negara Teluk menutup wilayah udara mereka.

Pemerintah Iran pun mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari dan membentuk dewan sementara hingga pemimpin baru ditetapkan.

Di tengah memanasnya situasi global, jalanan Amerika justru dipenuhi suara warganya sendiri, menuntut satu hal: jangan bawa perang lebih jauh. Karena bagi mereka, konflik yang makin melebar tak pernah benar-benar punya pemenang, hanya daftar panjang duka yang terus bertambah. (tb)

Berita Terbaru

Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo

*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...

Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi

JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...

Tiba di Rusia, Prabowo Pererat Kemitraan Kedua Negara

MOSKOW, newsreal.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Bandara Vnukovo-2 di Moskow, Federasi Rusia, pada Senin, 13 April 2026, pukul 07.45 waktu setempat...

Trump Ancam Blokade Selat Hormuz Pasca-perundingan Gagal Total

JAKARTA,newsreal.id – Presiden Donald Trump berencana melakukan blokade di Selat Hormuz. Langkah ini diumumkan Amerika Serikat usai perundingan perdamaian untuk mengakhiri perang dengan Iran di...

Harga Minyak Langsung Naik, Usai AS & Iran Gagal Berunding

JAKARTA,newsreal.id – Perundingan Amerika Serikat-Iran di Islamabad Pakistan gagal karena berbagai alasan. Kondisi ini tentu saja menjadi perhatian dunia, termasuk pengaruhnya terhadap harga minyak dunia....

Perundingan Iran-AS Belum Maksimal, Selat Hormuz Jadi Fokus

MOSKOW, newsreal.id – Iran dan Amerika Serikat (AS) gagal mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, karena berbeda pandangan. Diantaranya adalah isu Selat Hormuz serta tuntutan berlebihan...

Militer AS Klaim Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz

NEW YORK, newsreal.id – Central Command atau Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Dikabarkan oleh Xinhua, CENTCOM melalui...

Diprediksikan Malam ini, Perundingan AS-Iran Berlangsung di Pakistan

TEHERAN,newsreal.id – Perundingan yang direncanakan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad diprediksi dimulai pada Sabtu (11/4) malam dan berlangsung selama satu hari, menurut Kantor...

Ini Kondisi Terkini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

NEWSREAL, Teheran – Teka-teki kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mulai terkuak. Putra mendiang Ali Khamenei ini dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan...

Iran Tegas Tolak Usulan Gencatan Senjata dengan AS-Israel

NEWSREAL, Teheran – Pemerintah Iran menolak usulan gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Hal ini seperti yang diwartakan media pemerintah Iran pada hari Senin...

Desakan BoP ke Hamas Soal Rencana Demiliterisasi Gaza

NEWSREAL, Washington – Hamas didesak agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Desakan ini disampaikan langsung oleh perwakilan Dewan...

Tentara Israel Hancurkan Kamera UNIFIL di Lebanon

NEWSREAL,ID, BEIRUT- Tentara Israel dilaporkan menghancurkan seluruh kamera pengawas yang mengarah ke markas Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di Naqoura, Lebanon selatan. Tindakan tersebut...