Nasional

40 Persen Sampah Daratan Berujung ke Laut, Menteri LH Minta Maaf

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 4 April 2026 18:44 WIB
40 Persen Sampah Daratan Berujung ke Laut, Menteri LH Minta Maaf
NEWSREAL.ID - TUMPUKAN SAMPAH: Kondisi sampah yang menumpuk di salah satu pesisir pantai. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, MAKASSAR- Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas persoalan sampah laut yang hingga kini belum tertangani secara optimal. Dalam keterangannya di Makassar, Sabtu (4/4/2026), Hanif mengungkapkan bahwa sekitar 40 persen sampah dari daratan Indonesia masih berakhir di laut akibat lemahnya pengelolaan sampah di hulu.

“Persoalan sampah laut ini menjadi tanggung jawab kami yang belum sepenuhnya terselesaikan. Kami mohon maaf kepada masyarakat,” ujarnya. Ia menjelaskan, secara nasional pengelolaan sampah darat baru mencapai sekitar 25 persen.

Sementara itu, sekitar 60 persen sampah masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA), dan sisanya masih tercecer di lingkungan hingga terbawa aliran air menuju laut.

Kondisi tersebut dinilai menjadi penyebab utama tingginya pencemaran laut di berbagai wilayah Indonesia, terutama di kawasan pesisir. Menurut Hanif, penanganan masalah sampah tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini merupakan tanggung jawab bersama secara nasional, melibatkan pemerintah pusat, daerah, dunia usaha, hingga masyarakat. “Ini bukan hanya tanggung jawab gubernur atau bupati/wali kota, tetapi menjadi persoalan nasional yang harus ditangani bersama,” tegasnya.

Langkah Strategis

Pemerintah pun telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk penanganan khusus di wilayah dengan tingkat pencemaran tinggi seperti Bali. Di daerah tersebut, sampah laut kerap menumpuk akibat pusaran arus laut, terutama pada periode September hingga Februari.

Untuk mengantisipasi hal itu, pemerintah mengerahkan berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri, serta membentuk tim nasional penanganan sampah laut guna memperkuat koordinasi lintas sektor.

Hanif menambahkan, pemerintah menargetkan persoalan sampah darat dapat terselesaikan pada 2029 sesuai arahan Presiden. Namun, dengan capaian saat ini yang baru 25 persen, masih terdapat sekitar 75 persen pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam beberapa tahun ke depan.

Ia menegaskan, fokus utama penanganan akan dimulai dari daratan sebagai sumber utama pencemaran laut. “Kalau sampah sudah sampai di laut, penanganannya jauh lebih mahal dan kompleks. Karena itu, kita akan fokus membenahi dari darat,” pungkasnya. (tb)

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Gerakan Indonesia ASRI, Bedah Rumah Masyarakat TLDH

BOGOR,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang tidak mempunyai rumah layak huni. Dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten...

1.000 Perwira TNI-Polri Dikerahkan Atasi Karhutla Sumatera

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Sebanyak 1.000 perwira TNI dan Polri untuk diturunkan bersama jajaran di daerah untuk memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi...

Kemenkes Kirim 314 Nakes-logistik ke Respons Dampak Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Sebanyak 314 tenaga medis/tenaga kesehatan dan ratusan ribu logistik kesehatan ke tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan. Pengiriman ini dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk...

Presiden Prabowo Masuk Hutan Cek Lokasi Kebakaran di Limbung Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.ID – Selepas melaksanakan rapat singkat di Posko Karhutla Pontianak, Presiden Prabowo Subianto bergegas melanjutkan agenda untuk mengecek langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di...

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Kepala Negara akan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus...

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Hadirkan Kepedulian di Tengah Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

MAUMERE,NEWSREAL.ID — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus ditunjukkan jajaran Polda NTT. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua...

100 Penyandang Disabilitas Semringah Masuk Istana Agung, Foto Bareng Tamu Penting dan Lihat Museum

YOGYAKARTA,Newsreal.id-Sebanyak 100-an siswa beserta pendamping dari sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Yogyakarta tak melewatkan kesempatan langka masuk Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung, Rabu...

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...