Nasional

KLH Tuding Aktivitas Tambang Picu Banjir Batang Kuranji Sumbar

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 20 Desember 2025 17:51 WIB
KLH Tuding Aktivitas Tambang Picu Banjir Batang Kuranji Sumbar
NEWSREAL.ID - DISEGEL: Petugas Gakkum KLH/BPLH di salah satu lokasi perusahaan pertambangan yang disegel karena diduga menyebabkan sedimentasi DAS Batang Kuranji dan memperparah banjir di Sumbar. (Foto: KLH)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akhirnya turun tangan. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyegel lima perusahaan tambang di Sumatera Barat yang diduga kuat menjadi biang sedimentasi parah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Kuranji, pemicu banjir yang kerap merendam wilayah hilir.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan penyegelan ini bukan sekadar formalitas. Langkah tersebut menjadi pintu masuk untuk evaluasi total terhadap operasional perusahaan yang dinilai mengabaikan keselamatan lingkungan dan warga.

Baca juga: Banjir Sumatera: Fasilitas Kesehatan Mulai Pulih, Kemenkes Kerahkan Ribuan Nakes

“Tidak ada kompromi bagi pelaku usaha yang abai terhadap dampak lingkungan. Kepatuhan itu bukan hanya soal hukum, tapi tanggung jawab moral,” tegas Hanif dalam keterangannya, Sabtu, (20/12/2025).

Penyegelan dipimpin langsung oleh Deputi Penegakan Hukum (Gakkum) KLH setelah tim menemukan bukti kuat bahwa aktivitas tambang di kawasan elevasi tinggi menyebabkan sedimentasi berat yang bermuara ke Sungai Batang Kuranji.

Lima perusahaan yang dihentikan paksa operasionalnya yakni PT Parambahan Jaya Abadi, PT Dian Darell Perdana, CV Lita Bakti Utama, CV Jumaidi, dan PT Solid Berkah Ilahi.

Pelanggaran Serius

Hasil pengawasan di lapangan mengungkap pelanggaran serius. Mulai dari tidak adanya sistem drainase, pembukaan lahan tanpa persetujuan lingkungan, hingga aktivitas tambang yang jaraknya kurang dari 500 meter dari permukiman warga tanpa pengelolaan dampak.

Kelalaian dalam mengendalikan erosi dan limpasan air hujan disebut mempercepat pendangkalan sungai. Kondisi ini membuat Sungai Batang Kuranji mudah meluap saat hujan deras mengguyur.

Baca juga: Pemerintah Klaim Penanganan Banjir di Sumatra Sudah Maksimal

Hanif memastikan KLH bersama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) akan memperketat pengawasan di kawasan hulu. Penegakan hukum lingkungan, kata dia, kini menjadi prioritas nasional.

“Ini pesan keras. Lingkungan bukan barang yang bisa dikorbankan demi profit. Kami akan kejar setiap pelanggaran sampai ke akarnya,” ujar Hanif. Banjir mungkin datang karena hujan, tapi kerusakan lingkungan sering kali lahir dari kelalaian manusia. Dan kali ini, pemerintah memilih untuk tak lagi diam. (tb)

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Gerakan Indonesia ASRI, Bedah Rumah Masyarakat TLDH

BOGOR,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang tidak mempunyai rumah layak huni. Dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten...

1.000 Perwira TNI-Polri Dikerahkan Atasi Karhutla Sumatera

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Sebanyak 1.000 perwira TNI dan Polri untuk diturunkan bersama jajaran di daerah untuk memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi...

Kemenkes Kirim 314 Nakes-logistik ke Respons Dampak Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Sebanyak 314 tenaga medis/tenaga kesehatan dan ratusan ribu logistik kesehatan ke tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan. Pengiriman ini dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk...

Presiden Prabowo Masuk Hutan Cek Lokasi Kebakaran di Limbung Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.ID – Selepas melaksanakan rapat singkat di Posko Karhutla Pontianak, Presiden Prabowo Subianto bergegas melanjutkan agenda untuk mengecek langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di...

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Kepala Negara akan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus...

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Hadirkan Kepedulian di Tengah Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

MAUMERE,NEWSREAL.ID — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus ditunjukkan jajaran Polda NTT. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua...

100 Penyandang Disabilitas Semringah Masuk Istana Agung, Foto Bareng Tamu Penting dan Lihat Museum

YOGYAKARTA,Newsreal.id-Sebanyak 100-an siswa beserta pendamping dari sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Yogyakarta tak melewatkan kesempatan langka masuk Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung, Rabu...

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Leave a comment