
PAPUA, NEWSREAL.id – Upaya pemerintah pusat dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua melalui berbagai program infrastruktur, ekonomi, dan penguatan sumber daya manusia terkadang disalahartikan. Bahkan, komitmen-komitmen pemerintah agar Papua maju malah digiring untuk tujuan membangun opini hingga menimbulkan salah kaprah dan memicu antipati terhadap pemerintah.
Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Paulus Waterpauw mendesak agar pola komunikasi antar pemerintah dan masyarakat ada dibuat aktif dan komunikatif.
Menurutnya pelaksanaan Proyek Strategi Nasional di sejumlah wilayah Papua seperti Asmat, Mappi, Merauke, dan Boven Digoel perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka dengan masyarakat adat. Ia menegaskan pendekatan dialog menjadi langkah penting untuk membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas sosial di tengah proses pembangunan yang terus berlangsung.
“Jika satu kali berbicara belum berhasil, berbicara lagi. Jika dua kali belum berhasil, maka dilakukan ketiga kalinya. Dialog yang dilakukan terus menerus dengan hati yang tulus pada akhirnya akan menemukan titik temu,” ujar Paulus Waterpauw dalam keterangannya, Kamis seperti dikutip dari Merdeka.
Ia juga mengungkapkan, berbagai kebijakan pembangunan yang dijalankan pemerintah dinilai tidak hanya bertujuan mempercepat kemajuan daerah, tetapi juga memastikan masyarakat asli Papua memperoleh manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari. Peningkatan kesejahteraan masyarakat akan berdampak langsung terhadap kondisi keamanan dan stabilitas sosial di daerah tersebut.
“Kalau perut kenyang, penghasilan ada, maka pikiran tenang dan orang bisa bekerja dengan baik,” katanya.
Paulus Waterpauw mengatakan, pembangunan Papua harus menjadikan orang asli Papua sebagai pusat utama pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk, melainkan dari sejauh mana masyarakat dapat merasakan perubahan positif terhadap kesejahteraan mereka.
Kemiskinan
Paulus menyoroti bahwa persoalan kemiskinan ekstrem masih menjadi tantangan besar di Papua. Ia menyebut peningkatan kesejahteraan masyarakat akan berdampak langsung terhadap kondisi keamanan dan stabilitas sosial di daerah tersebut.
Pada bagian lain, Ketua Badan Musyawarah Adat Provinsi Papua Tengah, Melkisedek Rumawi menyampaikan bahwa pembangunan di Papua saat ini telah membawa perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat adat. Ia melihat kemajuan pembangunan di Nabire menjadi salah satu bukti bahwa pembangunan mampu mendorong pertumbuhan daerah dan meningkatkan aktivitas masyarakat.
“Saya melihat pembangunan di Nabire sampai saat ini sudah lebih maju,” ujar Melkisedek.
Menurutnya, masyarakat adat menerima pembangunan Papua karena manfaatnya dapat dirasakan secara langsung, terutama sejak adanya pemekaran wilayah yang mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke daerah pelosok. Infrastruktur yang dibangun pemerintah dinilai membantu masyarakat dalam mengembangkan aktivitas ekonomi serta memperluas akses pelayanan publik.
“Masyarakat adat di wilayah pelosok dapat terbantu dari pembangunan infrastruktur dari pemerintah sehingga memudahkan masyarakat Papua untuk mengelola ekonomi,” katanya. (Bun)
Cegah Plastik, Besek Alternatif Wadah Daging Kurban Ala Masjid Agung Al-Azhar
Foto JAKARTA, NEWSREAL.id – Panitia sejumlah masjid dalam distribusi daging kurban menggunakan beragam cara untuk menghindari plastik. Salah satunya seperti diterpakan pengelola Masjid Agung Al-Azhar,...
Car Free Night Tegal Dihentikan, Kenapa ?
TEGAL,NEWSREAL.id – Pemerintah Kota Tegal Jawa Tengah menghentikan pelaksanaan car free night. Kebijakan ini diambil setelah pemerintah setempat menerima berbagai masukan dari masyarakat. Penghentian dilakukan...
13 Orang Tewas, 789 Warga Mengungsi : Korban Perang Suku di Wamena
JAKARTA,NEWSREAL.id – Perang suku di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, terus terkadi dan mencekam hingga memakan korban jiwa dan luka-luka. Data dari aparat berwajib menyebutjan...
Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan
TUBAN,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi keamanan dan keberlangsungan sebuah negara. Dalam sambutannya di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur,...
Naik Maung di Nganjuk, Prabowo Disambut Warga hingga Buruh
NGANJUK,NEWSREAL.id – Kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026, disambut hangat dan penuh antusiasme oleh masyarakat, para pelajar,...
Museum Ibu Marsinah Nganjuk Diresmikan Prabowo Hari Ini
JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto dan jajaran akan Nganjuk, Jawa Timur hari ini. Kehadiran presiden dalam rangka meresmikan langsung Museum Ibu Marsinah yang menjadi simbol perjuangan...
Siap-siap Jakarta Gelap, Cek Waktu Pemadaman Lampu ?
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu secara serentak. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 20.30-21.30 WIB itu juga dilakukan dalam rangka aksi...
Dikepung 162 Bencana Selama Januari–April 2026, Ini Upaya Pempov Jateng
SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mencatat sebanyak 162 kejadian bencana alam terjadi sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Dari jumlah tersebut,...
Sempat Terputus Selama 5 Tahun, Jembatan Perintis Garuda Di Tawangsari Hubungkan Kembali 3 Desa
SUKOHARJO, NEWSREAL.id – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berada di Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo nyatanya ditunggu-tunggu oleh masyarakat sekitar. Haryono, Sekretaris Desa Tangkisan menceritakan bahwa...
Sepeda Motor Tertemper Kereta Api Bathara Kresna Di CFD Solo, Langsung Di Evakuasi Ke RS Kasih Ibu
SOLO,newsreal id – Kecelakaan kereta api Bathara Kresna kembali terjadi di Solo. Kejadian terjadi Minggu, (19/04/2026) pagi tadi saat Car Free Day masih berlangsung. Dari...
Solo Raya Hujan Deras, Sungai Meluap Genangi Rumah Warga
SOLO,newsreal.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Solo Roya sejak Selasa (14/4/2026) sore hingga malam hari dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama memicu...
Gunung Semeru “Batuk-batuk, Keluarkan Awan Panas dan Guguran Sejauh 3 km
LUMAJANG, newsreal.id – Salah satu gunung teraktif di Jawa Timur yakni Gunung Semeru erupsi dan mengeluarkan awan panas guguran sejauh tiga kilometer. Gunung yang terletak...

