cabut-paku-pohon-solo
CABUT PAKU : Salah satu relawan mencabuti paku-paku yang ditanam di pepohonan. (dok)

*Dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia

SOLO – Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni diperingati di Kota Solo, Jateng. Diwa Foundation (DiFo) Yayasan yang peduli, menjaga dan merawat lingkungan hidup bersama dengan elemen-elemen masyarakat, kelompok seniman Solo Slank, Tim Gorong-Gorong, serta Patriot Garuda Nusantara (PGN) turut memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Salah satu kegiatan kolaborasi DiFo bersama sejumlah elemen adalah langsung bergerak mencabut paku pohon di ruas-ruas jalan strategis di Kota Surakarta.

Ketua Harian DiFo, Harry BM dalam siaran persnya mengatakan, tujuan kegiatan di antaranya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pohon yang sehat untuk lingkungan hidup yang sehat.

“Juga meningkatkan resistensi dan penolakan masyarakat terhadap pemasangan rontek, iklan komersiil maupun reklame yang dipaku di pohon,” terangnya.

Harry juga menyatakan mendesak pihak terkait bersikap tegas kepada siapa saja yang melukai pohon dengan paku.

Pada bagian lain, pendiri DiFo, Diah Warih mengatakan aksi semacam ini tidak berhenti hari ini saja. “Kegiatan cabut paku pohon terus berlanjut,” tegasnya.

Aksi cabut paku dimulai dari Posko DiFo Jalan Tentara Pelajar, Gilingan Solo dilanjutkan di kawasan Mojo perbatasan Solo-Sukoharjo. Aksi dilanjutkan di jalur-jalur yang banyak ditumbuhi pohon dengan dipaku reklame liar seperti di sekitar Manahan.

Kegiatan ini juga melibatkan dinas terkait seperti DLH Kota Surakarta dan berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Surakarta. (rls)

Tinggalkan Pesan