Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Ketua Umum G-Nesia Prihatin Kasus Tewasnya Pelajar di Tual

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 22 Februari 2026 17:23 WIB
Ketua Umum G-Nesia Prihatin Kasus Tewasnya Pelajar di Tual
NEWSREAL.ID - Ketua Umum Generasi Nasional Indonesia (G-Nesia) sekaligus Founder Diwa Foundation, Diah Warih Anjari. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Umum G-Nesia sekaligus Founder Diwa Foundation, Diah Warih Anjari, menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya seorang pelajar berinisial AT (14) di Kota Tual, Maluku, yang diduga akibat penganiayaan oleh oknum anggota Brimob.

Menurut Diah Warih, peristiwa yang merenggut nyawa siswa madrasah tsanawiyah tersebut tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban, tetapi juga melukai rasa keadilan masyarakat.

“Kami sangat prihatin dan berduka atas wafatnya ananda AT. Anak adalah aset bangsa yang harus dilindungi. Apapun alasannya, tindakan kekerasan yang berujung hilangnya nyawa anak tidak bisa dibenarkan,” tegas Diah dalam pernyataannya, Minggu (22/2/2026).

Sebagaimana diberitakan, insiden itu terjadi saat patroli cipta kondisi yang dilakukan anggota Brimob Batalyon C Pelopor di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis (19/2/2026) dini hari. Saat berada di kawasan Tete Pancing, Bripda MS diduga mengayunkan helm taktikal ke arah dua pengendara motor yang melaju kencang.

Helm tersebut mengenai pelipis korban AT hingga terjatuh dan mengalami kondisi kritis. Korban sempat dirawat di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIT. Sementara satu korban lain, NK (15), mengalami patah tangan.

Jadi Tersangka

Kapolres Tual AKBP Whansi Asmoro menyatakan Bripda MS telah ditetapkan sebagai tersangka setelah gelar perkara pada Jumat (20/2/2026). Tersangka dijerat Pasal 76C juncto Pasal 80 ayat (3) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara, serta Pasal 466 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

Diah Warih menegaskan, penegakan hukum harus dilakukan secara transparan dan tanpa pandang bulu demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Kami meminta Kapolri dan jajaran untuk mengusut tuntas kasus ini. Jika terbukti bersalah, pelaku harus dijatuhi sanksi pidana maksimal serta sanksi etik yang tegas. Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan, terlebih terhadap anak,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar proses pemeriksaan oleh Propam Polda Maluku dilakukan secara terbuka dan akuntabel, serta memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan hukum dan pemulihan hak-haknya.

Diah menambahkan, reformasi internal kepolisian harus terus diperkuat, khususnya dalam pembinaan personel di lapangan agar menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia dan perlindungan anak.

“Polri adalah pelindung dan pengayom masyarakat. Kepercayaan publik adalah modal utama. Jangan sampai tindakan satu oknum merusak marwah institusi,” kata dia. G-Nesia dan Diwa Foundation, lanjut Diah, menyatakan siap mengawal proses hukum kasus tersebut hingga tuntas sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan anak dan penegakan HAM di Indonesia. (tb)

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Sampaikan Taklimat kepada Perwira Siswa TNI-Polri

JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada perwira siswa Sesko TNI dan Sespimti Polri, perwira siswa Sesko AD, AL, AU, dan Sespimmen Polri. Taklimat tersebut...

Jamaah Haji Mulai Bergerak ke Arafah, Kemenhaj : Jaga Kesehatan Selama Armuzna

JAKARTA,NEWSREAL.id – Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan bahwa jamaah haji Indonesia mulai diberangkatkan secara bertahap dari hotel masing-masing menuju Arafah pada Senin (25/5/2026), bertepatan dengan...

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menetapkan 1 Zulhijah 1447 Hijriah bertepatan dengan 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M jatuh pada Rabu,...

Pimpin Ratas, Prabowo Bahas Aspirasi Pekerja hingga Peran Kampus untuk Bangun Daerah

JAKARTA, NEWSREAL id -Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten, Jawa Barat, pada Sabtu, 2...

Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Diusut Kepolisian

JAKARTA,NEWSREAL.id – Kepolisian mengusut kecelakaan tragis yang melibatkan taksi Green SM, KRL, dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Kota Bekasi. Peristiwa pilu kecelakaan...

Bertemu Sultan HB X, Diwa Foundation Paparkan Rencana Kegiatan Kebangsaan Bersama KND RI

YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Kota Yogyakarta dipilih Komisi Nasional Disabilitas RI bersama Diwa Foundation dalam menggelar berbagai kegiatan akbar dan sosial menjelang Peringatan Hari Lahir Pancasila dan...

Dikecam, Pemasangan Spanduk “Rising Lion” di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia Gaza

JAKARTA,NEWSREAL.id – Kementerian Luar Negeri RI mengecam keras tindakan dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit Gaza Palestina. Dalam siaran persnya, Kemlu menyatakan prihatin...

Keberangkatan Perdana, Menhaj Lepas 391 Jamaah Embarkasi Jakarta-Pondok Gede

JAKARTA,NEWSREAL.id — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan kloter pertama calon jamaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M...

Kemenhaj dan Polri Berantas Haji Ilegal hingga ke Daerah

JAKARTA, NEWSREAL.id – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk meningkatkan pengawasan serta menekan praktik haji nonprosedural yang kerap merugikan...

Diluncurkan Kemendes, CSR ISSF Peningkatan Ekonomi Desa

JAKARTA,NEWSREAL.id – Kemampuan ekonomi pedesaan diharapkan terus meningkat. Hal ini menjadi salah satu program yang ditelurkan Kementerian Desa (Kemendes). Seperti yang diluncurkan baru-baru ini yakni...

Kapal Gamsunoro Disewa Pihak Ketiga, Pertamina Kompetitif 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung

JAKARTA, NEWSREAL.id – PT Pertamina (Persero) memberikan pernyataan terkait informasi yang menyebar di media massa terkait kapal tanker GMT Gamsunoro yang diawaki bukan warga negara...

Bikin Begidik ! 7 Ton Ikan Sapu-sapu Ditangkap Lalu Dikubur di Jakarta, Kenapa ?

JAKARTA,newsreal.id – Merinding bila mendengar atau melihat langsung, ikan sekitar 6,98 ton jenis ikan sapu-sapu ditangkap di berbagai lokasi di Jakarta. Lalu dikumpulkan hampir secara...