
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Umum G-Nesia sekaligus Founder Diwa Foundation, Diah Warih Anjari, menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya seorang pelajar berinisial AT (14) di Kota Tual, Maluku, yang diduga akibat penganiayaan oleh oknum anggota Brimob.
Menurut Diah Warih, peristiwa yang merenggut nyawa siswa madrasah tsanawiyah tersebut tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban, tetapi juga melukai rasa keadilan masyarakat.
“Kami sangat prihatin dan berduka atas wafatnya ananda AT. Anak adalah aset bangsa yang harus dilindungi. Apapun alasannya, tindakan kekerasan yang berujung hilangnya nyawa anak tidak bisa dibenarkan,” tegas Diah dalam pernyataannya, Minggu (22/2/2026).
Sebagaimana diberitakan, insiden itu terjadi saat patroli cipta kondisi yang dilakukan anggota Brimob Batalyon C Pelopor di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis (19/2/2026) dini hari. Saat berada di kawasan Tete Pancing, Bripda MS diduga mengayunkan helm taktikal ke arah dua pengendara motor yang melaju kencang.
Helm tersebut mengenai pelipis korban AT hingga terjatuh dan mengalami kondisi kritis. Korban sempat dirawat di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIT. Sementara satu korban lain, NK (15), mengalami patah tangan.
Jadi Tersangka
Kapolres Tual AKBP Whansi Asmoro menyatakan Bripda MS telah ditetapkan sebagai tersangka setelah gelar perkara pada Jumat (20/2/2026). Tersangka dijerat Pasal 76C juncto Pasal 80 ayat (3) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara, serta Pasal 466 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.
Diah Warih menegaskan, penegakan hukum harus dilakukan secara transparan dan tanpa pandang bulu demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Kami meminta Kapolri dan jajaran untuk mengusut tuntas kasus ini. Jika terbukti bersalah, pelaku harus dijatuhi sanksi pidana maksimal serta sanksi etik yang tegas. Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan, terlebih terhadap anak,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar proses pemeriksaan oleh Propam Polda Maluku dilakukan secara terbuka dan akuntabel, serta memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan hukum dan pemulihan hak-haknya.
Diah menambahkan, reformasi internal kepolisian harus terus diperkuat, khususnya dalam pembinaan personel di lapangan agar menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia dan perlindungan anak.
“Polri adalah pelindung dan pengayom masyarakat. Kepercayaan publik adalah modal utama. Jangan sampai tindakan satu oknum merusak marwah institusi,” kata dia. G-Nesia dan Diwa Foundation, lanjut Diah, menyatakan siap mengawal proses hukum kasus tersebut hingga tuntas sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan anak dan penegakan HAM di Indonesia. (tb)
Komite Reformasi Polri Rampungkan Laporan, Segera Diserahkan ke Prabowo
NEWSREAL.ID JAKARTA– Komite Percepatan Reformasi Polri (KPRP) memasuki tahap finalisasi laporan akhir yang akan diserahkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan Menko Kumham...
Mutasi Polres Bima Kota, Diah Warih: Momentum Benahi Integritas Internal
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Umum G-Nesia sekaligus Founder Diwa Foundation, Diah Warih Anjari, menyampaikan keprihatinan atas dinamika yang terjadi di tubuh Polres Bima Kota menyusul pergantian...
RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Instrumen Sita Harta Buron yang Kabur ke Luar Negeri
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Kurnia Ramadhana berharap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset dapat menjadi instrumen hukum efektif untuk...
Komisi X Tegaskan MBG Tak Ganggu Anggaran Pendidikan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengganggu postur anggaran kementerian di bidang pendidikan....
Kemensos: 3 Juta Penerima Baru PKH-BPNT Masih Tunggu Proses Pencairan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Sosial mencatat sebanyak tiga juta penerima manfaat bantuan sosial (bansos) baru belum menerima bantuan karena masih dalam proses administrasi penyaluran. Menteri Sosial Saifullah...
Menhub Prediksi 144 Juta Orang Mudik Lebaran 2026
NEWSREAL.ID, SURABAYA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memprediksi sekitar 143,7 juta orang atau hampir 144 juta orang akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026 atau Idul...
Awal 2026, Driver ‘Juara’ Gojek Dapat BPJS Gratis: Iuran Ditanggung 100 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) memastikan akan menanggung 100 persen iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian...
BNN: Masyarakat Agen Perubahan Cegah dan Berantas Narkoba
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menegaskan masyarakat tidak lagi diposisikan sebagai objek pasif, tetapi sebagai subjek aktif sekaligus agen perubahan (agent of change)...
Puan Ingatkan RI Tetap Bebas Aktif di Board of Peace
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan agar posisi Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif setelah bergabung dalam Dewan Perdamaian...
Paripurna DPR: MKMK Tak Berwenang Proses Laporan Adies Kadir
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rapat Paripurna Ke-14 DPR RI Penutupan Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 menyetujui kesimpulan Komisi III bahwa Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) tidak...
MBG Ramadan Diminta Lebih “Nusantara”: BGN Dorong Menu Lokal
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan diminta tampil beda. Badan Gizi Nasional (Badan Gizi Nasional) mendorong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar...
Lebaran 2026: Kemenhub Siapkan 255 Kapal Penumpang
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah mulai tancap gas menyiapkan Angkutan Lebaran 2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan sebanyak 255 unit kapal telah disiagakan untuk mendukung kelancaran arus...

