Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Komunitas

Diskusi “Kita Indonesia”: Samuel Wattimena Ajak Anak Muda Belajar Lewat Seni

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 23 Agustus 2025 16:03 WIB
Diskusi “Kita Indonesia”: Samuel Wattimena Ajak Anak Muda Belajar Lewat Seni
NEWSREAL.ID - NARASUMBER DISKUSI: Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena (dua dari kiri) tampil sebagai salah satu narasumber dalam kebangsaan bertajuk “Kita Indonesia” yang digelar RRI Semarang di Auditorium RRI, Sabtu (23/8). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Anggota Komisi VII DPR RI sekaligus pemerhati budaya, Samuel JD Wattimena, menegaskan pentingnya pemerintah daerah memberi ruang lebih luas bagi seniman untuk berkarya.  Hal itu ia sampaikan dalam diskusi kebangsaan bertajuk “Kita Indonesia” yang digelar RRI Semarang di Auditorium RRI, Sabtu (23/8).

Menurut Samuel, seni tidak bisa dipisahkan dari identitas bangsa. Ia menilai, ketika seniman diberi ruang untuk berekspresi, maka akan lahir karya-karya yang merefleksikan wajah Indonesia yang beragam.

“Kebangsaan itu bukan hanya slogan, tetapi rasa. Rasa itu tumbuh kalau seniman diberi ruang untuk menyampaikan identitas, gagasan, dan ekspresi mereka,” ucapnya.

Samuel juga menyoroti pentingnya eksplorasi budaya lokal sebagai bagian dari penguatan identitas bangsa. Ia mencontohkan Semarang yang memiliki keunikan khas dalam sejarah, suara, maupun kehidupan sosial.

“Kalau bisa, cari bunyi-bunyi khas kota ini, karena itu akan jadi ciri yang membedakan. Sama seperti kalau kita ke laut atau gunung, suara itu abadi dan mengingatkan pada tempatnya,” ujar wakil rakyat dari Dapil I Jateng (Kota/Kab Semarang, Kendal dan Kota Salatiga) ini.

Jembatan Generasi

Lebih jauh, Samuel menilai bahwa seni adalah jembatan lintas generasi. Menurutnya, anak muda bisa belajar kebangsaan tidak melulu dari buku atau pidato, tetapi juga melalui karya seni yang menyentuh rasa.

“Saya percaya seni bisa menjadi cara paling sederhana sekaligus paling kuat untuk membangun kebersamaan,” kata politikus PDIP ini. Ia pun mendorong pemerintah daerah untuk tidak ragu mendukung ekosistem seni dan budaya.

Samuel menekankan bahwa dukungan itu tidak hanya soal fasilitas, tetapi juga apresiasi dan promosi agar karya seniman bisa sampai ke masyarakat luas. “Kalau ruang ini dibuka, saya yakin akan muncul banyak talenta baru dari daerah. Dan mereka bukan hanya menghibur, tetapi juga memberi makna tentang siapa kita sebagai bangsa,” pungkasnya.

Acara “Kita Indonesia” yang digelar RRI Semarang ini menghadirkan diskusi kebangsaan sekaligus pertunjukan seni. Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara seni, budaya, dan kebangsaan di tengah dinamika masyarakat modern.

Selain Samuel Watiimena, hadir sebagai narasumber Yoyok Riyo Sudibyo, serta perwakilan Keluarga Besar Manggarai Semarang Anisitus Amanat Gaham.

Kepala Stasiun LPP RRI Semarang, Atik Hindari, menegaskan kegiatan ini menjadi wujud komitmen lembaga penyiaran publik untuk melestarikan budaya. Atik menjelaskan, konsep variety show dipilih agar acara lebih atraktif dan dekat dengan masyarakat. “Selain dialog, ada musik, fashion show, dan pagelaran budaya Manggarai,” ujarnya. (tb)

Berita Terbaru

Duet Aji/Agus Kampiun Ceqiu 10 Ball Double Tournament

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Turnamen biliar Ceqiu 10 Ball Double Tournament yang digelar di Ceqiu Pool & Cafe, Jalan Brigjen Sudiarto No. 371, Kota Semarang, Kamis (15/1/2026),...

Lukas Indarto Juara 2Day 9 Ball Tournament Usai Comeback Dramatis

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Turnamen biliar bertajuk 2Day 9 Ball Tournament yang digelar di Ceqiu Pool & Cafe, Jalan Brigjen Sudiarto No. 371, Semarang berlangsung sengit dan...

BNN Berbagi dengan Santri, Perkuat Kepedulian Sosial di Pesantren

NEWSREAL.ID, BOGOR- Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar kegiatan bakti sosial bagi santriawan dan santriwati Pondok Pesantren Daarul Wasiilah Al-Abror sebagai bagian dari rangkaian Capacity Building...

Heru “Trubus” Kampiun Ceqiu Cup I 2025

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Heru “Trubus” Hendra Prasetya tampil sebagai yang terbaik di Turnamen Biliar Bola 9 Ceqiu Cup I 2025. Pada laga final yang berlangsung Minggu,...

Ceqiu Cup I Hadirkan Persaingan Ketat Antarpebiliar

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Ceqiu Pool & Cafe turut ambil bagian menghidupkan kompetisi biliar di Kota Semarang dengan menggelar Turnamen Biliar Bola 9 Ceqiu Cup I-2025 pada...

Umat Padati Low Lie Bio, Peringatan Sejit Te Bo Berlangsung Khidmat

NEWSREAL.ID, SEMARANG– Suasana Kelenteng TITD Low Lie Bio, Sabtu (6/12) malam dipenuhi ratusan umat Tri Dharma yang datang dari berbagai kota. Mereka berkumpul untuk mengikuti...

Jogja Jadi Pelopor, Paguyuban Batik Sawit Pertama di Indonesia Resmi Terbentuk

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali mengukuhkan posisinya sebagai kota batik sekaligus pusat inovasi berkelanjutan. Tonggak sejarah baru ditorehkan dengan diresmikannya Paguyuban Batik Sawit...

Benih Super Cepat M70D Jadi Primadona di Panen Raya Polaman

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Panen raya di Kelurahan Polaman, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Rabu (5/11), membawa kabar menggembirakan bagi petani. Varietas padi unggul M70D, yang dikenal berumur...

KONI Semarang Dukung Regenerasi Pebiliar

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara berharap merebaknya rumah biliar di Kota Semarang akan menjadi jalan lahirnya pebiliar-pebiliar handal di masa depan....

Bambang Wuragil Pimpin HNSI Jateng

NEWSREAL.ID, SEMARANG– Pengurus Dewan Pengurus Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) Jawa Tengah periode 2025-2030 di bawah pimpinan Dr Ir Bambang Wuragil, MM, M.Si...

Joyo Tentrem Boyolali Jadi Rujukan Petani Belajar Vermikompos

NEWSREAL.ID, BOYOLALI- Ratusan petani dari Sekolah Tani Nusantara (STN) Kabupaten Karanganyar berbondong-bondong mengikuti kunjungan belajar ke Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Joyo Tentrem...

Meriah, Perayaan Kesempurnaan Yang Suci Kwan Se In Po Sat di TITD Low Lie Bio

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Ratusan umat Tri Dharma dari berbagai penjuru memenuhi Kelenteng Kebun Jeruk / TITD Low Lie Bio, Manyaran, Semarang, Sabtu (12/7) malam. Malam itu...

Leave a comment