Humaniora

12 Tahun Prajurit Elit TNI-AD Berpisah dengan Ayahnya, Pertemuannya Singkat dan Mengharu Biru

Tim Redaksi, newsreal.id
Selasa, 20 September 2022 21:47 WIB
12 Tahun Prajurit Elit TNI-AD Berpisah dengan Ayahnya, Pertemuannya Singkat dan Mengharu Biru
NEWSREAL.ID - FOTO : screenshot

*Kisah Mengharukan Prajurit Lintas Udara Divif 2 Kostrad di Medan Latihan

LOMBOK,newsreal.id – Warna-warni kisah mengharukan biru prajurit kebangsaan Bangsa Indonesia disajikan dalam kisah nyata kali ini. Diulas oleh akun resmi TNI-AD, berkisah dari sebuah latihan penerjunan Divisi Infanteri 2 Kostrad Kelompok Depan Operasi Linud (KDOL) dan penerjunan statik di daerah latihan Kampung Sengkol, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (17/9/2022).

Tercatat dua momen mengharukan dua anggota pelaku latihan yaitu Sertu Khoirudin dari Yonif 503/Mayangkara dan Pratu Reza dari Yonif 502/Ujwala Yudha.

Kisah pertama disebutkan Sertu Khoirudin, tercatat sebagai kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat, 20 Maret 1978. Sersan satu ini ini berdinas di Yonif 503/Mayangkara, Mojosari, Jawa Timur. Diketahui kurang lebih 12 tahun belum pernah bertemu dengan Ayah kandungnya bernama H. Yusuf. Kebetulan H Yusuf tinggal di Bima.

tni_ad2

Pada kesempatan latihan di Lombok Tengah, sebelum berangkat Sertu Khoirudin sempat menghubungi ayahnya bahwa ia akan melaksanakan latihan di Kampung Sengkol, Lombok Tengah. Kesempatan inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh Ayahnya untuk menemui anaknya.

H. Yusuf kepada media mengungkapkan setibanya di daerah latihan ia menanyakan perihal keberadaan putranya kepada tentara yang kebetulan adalah Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Syafrial, PSC., M.Tr.(Han), yang juga selaku Pangkogasgab Linud pada latihan tersebut.

H. Yusuf menjelaskan ia ingin bertemu dengan anak kandungnya karena sudah 12 tahun lebih tidak ketemu dengan anaknya.

Saat mencari Koptu Khoirudin, H. Yusuf membuat bingung Danyonif PR 503/Mayangkara karena tidak ada nama Koptu Khoirudin yang ia cari. Hingga akhirnya salah satu keluarganya menjelaskan bahwa pangkat anaknya sekarang sudah Sertu.

Dari sinilah H. Yusuf akhirnya bisa bertemu dengan anaknya Sertu Khoirudin yang dipertemukan secara langsung oleh Pangdivif 2 Kostrad yang pada saat itu merasa terharu dan iba dengan cerita yang diungkapkan oleh Bapak H. Yusuf.

Setelah kejadian tersebut, Pangdivif 2 Kostrad memberikan cuti selama 1 minggu kepada Sertu Khoirudin untuk menghabiskan waktu cutinya bersama keluarga di Lombok.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pangdivif 2 Kostrad, yang telah membantu mempertemukan saya dengan orang tua dan memberikan saya cuti selama 1 minggu di Lombok,” ujar Sertu Khoirudin.

“Waktu cuti 1 minggu ini akan saya manfaatkan untuk bersilaturahmi dengan keluarga saya lainnya yang berada di Lombok dan saya ingin berziarah ke makam ibu saya,” tambahnya.

Bawa Bayi

Tidak hanya itu, kejadian mengharukan lainnya juga dialami oleh Pratu Reza Primayadi orang asli Lombok yang saat ini berdinas di Yonif 502/Ujwala Yudha. Saat itu, istrinya Desy Sudiarti yang tengah hamil tua dan berdomisili di Lombok saat itu harus menerima keadaan karena tidak bisa dekat dengan suami yang berdinas di Malang, Jawa Timur.

tni_ad3

Diungkapkan oleh Pratu Reza Primayadi, ketika istrinya akan melahirkan, Pratu Reza Primayadi berencana akan mengajukan cuti tahunan namun Tuhan berkendak lain karena pada saat yang bersamaan, panggilan tugas mulia memanggil Pratu Reza yang harus ikut terlibat dalam pelaku latihan penerjunan di Kampung Sengkol, Lombok Tengah, yang kebetulan satu wilayah dengan lokasi keluarganya.

Kesempatan ini pula yang dimanfaatkan oleh Desy Sudiarti, dengan mata berlinang air mata dan membawa sosok bayi mungil masih merah yang usianya baru 2 minggu, istri Pratu Reza Primayadi melihat kehebatan sang suami sekaligus ayah dari bayinya yang melaksanakan penerjuan.

Setelah semua pasukan diterjunkan, Desy Sudiarti dengan bayinya menemui sang suami yang saat itu telah selesai melaksanakan latihan.

Terima kasih

Dalam kesempatan ini H. Yusuf dan Desy Sudiarti mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pangdivif 2 Kostrad karena telah mempertemukan mereka berdua dengan keluarganya.

Sementara itu, Pangdivif 2 Kostrad mengatakan bahwa momen ini sangat langka dan jarang terjadi.

tni_ad5

“Saya merasa terharu dan iba atas cerita yang telah disampaikan oleh Bapak H. Yusuf dan istri Pratu Reza Primayadi. Manusia makhluk sosial, dimanapun kita berada pasti kita selalu memikirkan keluarga di rumah, untuk itu melalui momen yang indah ini saya berharap kita bisa memetik hikmah dan selalu memperhatihan serta mengutamakan keluarga kita,” pesan Pangdivif. (red)

Berita Terbaru

Stafsus Menteri Agama : Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global

JAKARTA, NEWSREAL.id – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum refleksi bagi umat Islam untuk memperkuat semangat perubahan, memperluas wawasan, serta menghadirkan kontribusi...

Kunjungi Solo, Ini yang disampaikan Gugun Gumilar

SOLO, NEWSREAL.id – Stafsus Menang Gugun Gumilar mengunjungi Kota Solo, Jumat sore. Tujuan kehadiran Gugun untuk mendengar langsung kondisi lapangan. “Sore hari ini saya tiba...

Kemenag Perkenalkan Reconnect, Pendekatan Keagamaan untuk Rehabilitasi Mantan Napiter

JAKARTA,NEWSREAL.id – Tantangan utama dalam proses kembalinya mantan napiter menjadi warga negara karena minimnya pendekatan berbasis keagamaan yang menyentuh akar rumput. Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng...

Menhan Siap Gelar Latsarmil 2.300 ASN sebagai Komcad

JAKARTA,NEWSREAL.id– Kemenhan menyatakan kesiapannya menggelar program latihan dasar militer (Latsarmil) gelombang II untuk 2.300 aparatur sipil negara (ASN). Ke 2.300 ASN ini akan disiapkan menjadi...

Perbedaan Sunni – Syiah Bagian Fitrah, Gugun Gumilar : We are brother and sister in Islam. We are Muslim !

JAKARTA,NEWSREAL.id – Staf Khusus Bidang Kerjasama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan Menteri Agama, Gugun Gumilar menghadiri Seminar “Al-Qur’an: Kitab Suci Yang Abadi” di...

Stafsus Menag Gugun Gumilar Hadir di GKA Solo, Ajak Umat beragama kompak Jaga Persatuan

SOLO,NEWSREAL.id – Seluruh umat beragama di Indonesia diajak terus mempererat kekompakan untuk merawat dan menjaga persatuan kesatuan bangsa. Salah satu upaya yang bisa dilakukan secara...

Pembubaran Ibadah di Bantul DIY, Stafsus Kemenag Siap Turun ke Jogja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Aksi pembubaran paksa kegiatan ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Bantul, Yogyakarta, Minggu (24/5/2026), langsung mendapatkan respons. Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar...

Enam Pesawat MRCA Rafale Diserahkan, Presiden : Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Nasional

JAKARTA,NEWSREAL.id – Sebanyak enam pesawat MRCA Rafale, empat pesawat Falcon 8X, satu pesawat Airbus A400M MRTT, satu missile meteor dan enam smart weapon hammer, serta...

Sistem Pertahanan Udara Nasional Kian Garang, Ini Penyebabnya !

JAKARTA,NEWSREAL.id – Kemampuan Angkatan Udara Republik Indonesia kian garang. Hal ini ditandai dengan serah terima alutsista dari Pemerintah RI ke TNI, khususnya Angkatan Udara. TNI...

Kisah Ikon Global Haji 2026, Nenek Jumariah yang Sebatang Kara

DADA Jumariah berdebar kencang saat kakinya melangkah memasuki pelataran Masjidil Haram, Minggu (10/5/2026). Di bawah terik langit Makkah, perempuan lanjut usia itu berulang kali mengusap...

Staf Khusus Menag RI Rayakan Hardiknas bersama 38 Anak Pemulung, Komitmen Beri Pembinaan dan Beasiswa

JAKARTA,NEWSREAL.id — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, mengunjungi kegiatan belajar anak-anak di Yayasan Rumah Hebat Anak Indonesia...

Mantan Jenderal TNI Diundang ke Kemhan, Ada Apa ?

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pada Jumat (24/4/2026), Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat dihebohkan dengan kedatangan sejumlah orang-orang top di Tanah Air. Dengan pakaian batik, sejumlah pria yang...

Leave a comment

1 Comment

  • Ananda Dika
    Rabu, 21 September 2022 18:30 WIB

    Bravo TNI !!!

    Reply