Berita

Bawaslu Jawa Tengah Terima 131 Kasus Pelanggaran

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 8 Desember 2024 01:51 WIB
Bawaslu Jawa Tengah Terima 131 Kasus Pelanggaran
NEWSREAL.ID - Ketua Bawaslu Jateng, Muhammad Amin memberikan keterangan seusai rapat pleno penetapan hasil Pilgub Jawa Tengah 2024 di Semarang, Sabtu, (7/12).

SEMARANG– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah saat ini sedang menindakanjuti 131 kasus pelanggaran dalam semua tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 . Dari 131 kasus tersebut, dua diantaranya sudah naik ke tingkat penyidikan atau SPKT. Satu kasus terjadi di Karanganyar terkait perusakan alat peraga kampanye (APK) dan lainnya di Purbalingga terkait netralitas kepala desa.

Ditemui seusai rapat pleno penetapan hasil Pilgub Jawa Tengah 2024 di Semarang, Sabtu, (7/12), Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Muhammad Amin mengungkapkan, netralitas dan aparatur sipil negara (ASN) dan kepala desa menjadi jenis pelanggaran terbanyak. Sisanya adalah politik uang, masalah administrasi, kode etik, hingga pidana.

“Dari 131 pelanggaran itu ada 77 kasus sudah diregister, yakni 18 kasus terkait administrasi, 18 kode etik, 2 pidana, kemudian 46 terkait kasus netralitas baik ASN dan kades,” kata Amin.

Hal Berbeda

Disinggung apakah pelanggaran bisa memengaruhi hasil rekapitulasi suara, Amin menyebutnya sebagai hal berbeda. Menurutnya, penyelesaian laporan pelanggaran yang masih berproses tidak akan menganggu rekapitulasi selama tidak merugikan salah satu pasangan calon (paslon).

Meski demikian, pihaknya memastikan akan menangani seluruh laporan yang telah masuk. “Fokus kami pada proses rekapitulasi. Artinya kami melihat bahwa ini tidak merugikan salah satu paslon. Tetapi penanganan selanjutnya akan kami tangani secara menyeluruh,” tegasnya.

Amin tak menampik jika dalam pelaksanaan pilkada serentak terdapat sejumlah permasalahan. Namun, permasalahan tersebut telah diselesaikan secara berjenjang. “Bahwa memang ada beberapa catatan-catatan dalam menghadapi rekapitulasi ini. Namun semuanya diselesaikan secara berjenjang, secara transparan,“ tegasnya.  (tb)

Share:

Berita Terbaru

Dukung Kopdar Bareng Mas Dar Jalan Terus, Ketum G-Nesia : Penolakan di UGM Dinamisasi, Next Ajak Mas Bahlil Ganteng

SOLO,NEWSREAL.id – Soal kericuhan yang terjadi di forum diskus “Kopdar Bareng Mas Dar” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin...

Diwa Foundation Lirik Aksi Bedah Rumah Jogja, Siapkan Kolaborasi

YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Kegiatan gotong royong bedah rumah di Yogyakarta memberikan kesan tersendiri bagi Diwa Foundation. Pendiri sekaligus founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari berjanji...

Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Curhat Presiden, Ini Kisahnya

BALI,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto mendengarkan langsung aspirasi calon siswa dan orang tua saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu,...

Rusa Makan Sampah di Kota Solo Viral, Kenapa ?

SOLO,NEWSREAL.id– Kisah viral datang dari Kota Solo, Jawa Tengah. Tepatnya di pusat Kota Bengawan, dunia maya dihebohkan soal tingkah tidak alami sejumlah hewan tepatnya di...

Di Bali, Prabowo Ingin Sekolah Rakyat Ditambah

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Minggu (7/6/2026). Di Pulau Dewata ini orang nomor satu di NKRI ini meminta fasilitas...

Hasil Ketahanan Pangan Laris Manis di CFD, Lapas Purwodadi Dorong Kemandirian Warga Binaan

PURWODADI,NEWSREAL.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui...

Kasus Penepiun Berkedok Investasi di Purwokerto agar Dilaporkan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau bagi korban dugaan penipuan berkedok investasi yang terjadi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah agar berani melapor ke pihak...

Jaminan Keistimewaan dan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas, Ini kata Peneliti UGM dan UNY

YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Peneliti dua akademisi dari kampus bertetangga yakni Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta, masing-masing sepakat bila hak dan kewajiban penyandang disabilitas...

Ketua BPIP : Indonesia Krisis Implementasi Nilai Penyandang Disabilitas

YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Meski Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah memberikan landasan hukum yang kuat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Aksesibilitas fisik...

Wali Kota Jogja Berikan Sambutan Hangat Seminar Kebangsaan Digelar KND-Diwa Foundation

YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Kebangsaan dengan tema Kesetaraan Hak Memantapkan Ideologi Pancasila dan memperkuat Ketahanan Bangsa di...

Teror Pocong di Jateng Murni Ulah Content Creator, Polisi Jateng Siapkan Pembinaan

JAKARTA,newsreal.id – Polda Jateng menginstruksikan kepada jajaran untuk menindaklanjuti fenomena video teror pocong di sejumlah wilayah bikin heboh di media sosial. Fakta di lapangan menyebutkan...

Paulus Waterpauw : Jadikan Orang Asli Papua Pusat Utama Pembangunan

PAPUA, NEWSREAL.id – Upaya pemerintah pusat dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua melalui berbagai program infrastruktur, ekonomi, dan penguatan sumber daya manusia terkadang disalahartikan....

Leave a comment