Internasional

Hamas Pastikan Pertukaran Tahanan dengan Israel Dimulai Senin

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 11 Oktober 2025 16:39 WIB
Hamas Pastikan Pertukaran Tahanan dengan Israel Dimulai Senin
NEWSREAL.ID - PENYERAHAN JENAZAH: Para pejuang Hamas Palestina berdiri tegap menjelang penyerahan jenazah empat sandera Israel di Khan Younis, Gaza selatan, pada Februari lalu. (Foto: AFP)

NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Harapan baru muncul di tengah rentetan konflik berkepanjangan di Gaza. Hamas mengumumkan bahwa proses pertukaran tahanan dengan Israel yang merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata kemungkinan besar akan dimulai Senin (13/10) mendatang.

Baca : Hamas Sepakat Gencatan Senjata, Jalan Perdamaian Gaza Mulai Terbuka

Pejabat senior Hamas, Mousa Abou Marzouq, menegaskan bahwa pertukaran tersebut tidak akan dijadikan ajang militerisasi atau perayaan publik.

“Pertukaran tahanan mungkin dimulai pada Senin,” ujarnya dalam wawancara televisi, Jumat (10/10).

Fase pertama kesepakatan gencatan senjata antara Hamas dan Israel mulai berlaku Jumat pukul 12.00 waktu setempat (16.00 WIB). Berdasarkan dokumen yang disiarkan TV KAN, Hamas akan membebaskan para sandera Israel yang masih hidup dalam 72 jam setelah kesepakatan diratifikasi.

Selain itu, Hamas juga diwajibkan menyerahkan informasi lengkap tentang sandera Israel yang tewas kepada mekanisme gabungan yang melibatkan Turki, Qatar, Mesir, dan Palang Merah Internasional (ICRC).

Baca : Hamas Tolak Pasukan AS Masuki Gaza

Israel sendiri memperkirakan 48 warganya masih disandera di Gaza, dengan sekitar 20 orang diyakini masih hidup. Sementara itu, lebih dari 11 ribu warga Palestina masih ditahan di penjara-penjara Israel, banyak di antaranya dilaporkan mengalami penyiksaan, kelaparan, hingga pengabaian medis.

Posisi Tawar

Abou Marzouq menambahkan bahwa Hamas memiliki posisi tawar kuat dalam negosiasi dan menuding Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kerap menggunakan isu tahanan sebagai alasan memperpanjang perang di Gaza.

Ia juga mengungkapkan bahwa pasukan Israel telah mundur hingga ke “garis kuning”, meski masih menguasai sekitar 53 persen wilayah Jalur Gaza.

“Hamas tidak akan menerima keberadaan Israel di wilayah yang saat ini mereka kuasai,” tegasnya.

Menariknya, Abou Marzouq juga menyebut bahwa Amerika Serikat telah mengirim pasukan untuk memantau pelaksanaan gencatan senjata, meski hanya akan ditempatkan di wilayah Israel, bukan di Gaza.

Menurutnya, setelah fase pertukaran tahanan ini, fokus Hamas akan bergeser ke “proyek nasional” dan pembahasan penempatan pasukan penjaga perdamaian di Gaza dan Tepi Barat sebagai langkah menuju stabilitas jangka panjang. (ct)

Baca : Hamas: Kembalinya Warga ke Gaza Utara Kemenangan Palestina

Berita Terbaru

Senyum Protokoler dan Pengawal Prancis Saat Foto Bersama Presiden Prabowo

PRANCIS,NEWSREAL.id – Ada momen hangat yang mewarnai akhir kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Paris, Republik Prancis. Bukan di ruang pertemuan ataupun forum resmi,...

Israel-Rusia Dituding Negara Pelaku Kekerasan Seksual, Masuk Daftar Hitam

NEW YORK, NEWSREAL.id – Sebuah informasi mencengangkan dunia internasional ! Berikut ini adalah salah satu kengerian negeri yang saat ini menjadi perbincangan publik yakni, Israel...

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA

PARIS.NEWSREAL.id –Presiden Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif...

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Naik Lagi

JAKARTA,NEWSREAL.id– Amerika Serikat (AS) dan Iran tak juga akur. Di Selat Hormuz keduanya mengklaim saling serang. Hal ini tentu saja membaut perairan hangat kembali terjadi....

Diaspora Indonesia di Paris Rasakan Kehangatan Idul Adha Bersama Presiden Prabowo

PARIS,NEWSREAL.id – Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang...

Dipenuhi Perasaan Haru, Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris

PARIS,NEWSREAL.id – Ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Mereka berkerumunan di hotel tempat Kepala Negara...

Israel Didesakan Bebaskan Reporter Indonesia, Ri Kecam Penyerbuan Global Sumud Flotilla

JAKARTA,NEWSREAL.id– Aksi milter yang dilakukan Israel dengan mencegat dan menangkap aktivis yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla menuai kecaman. Kementerian Luar Negeri...

Israel Tangkap 100 Wartawan, Satu Orang Jurnalis Indonesia

SIPRUS,NEWSREAL.id – Militer Israel melakukan tindakan represif menyatakan kapal-kapal Israel mulai melakukan intersepsi terhadap armada koalisi Global Sumud. Sebanyak 100 aktivis ditangkap, dan seorang di...

Khawatir Disadap, AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One

JAKARTA,NEWSREAL.id – Khawatir sebagai alat mata-mata sejumlah barang dari China sengaja dibuang ke tong sampah sebelum menaiki Air Force One. Ulah ini dilakukan Presiden AS...

19 WNI Diamankan Otoritas Saudi Terkait Pelanggaran Hukum Haji

MAKKAH,NEWSREAL.id – Sebnayak 19 Warga Negara Indonesia (WNI) saat ini tengah diamankan oleh aparat keamanan Arab Saudi. Belasan WNI tersebut ditangkap atas dugaan berbagai pelanggaran...

Berbahasa Provokatif, Israel Kibarkan Bendera di Atas Rumah Sakit Indonesia di Gaza

GAZA, NEWSREAL.id – Perbuatan yang mendapatkan kecaman dilakukan oleh militer Israel baru-baru ini. Sejumlah tentara Israel mengibarkan spanduk di atas Rumah Sakit Indonesia dekat Jabalia...

Lancar, Tiga Kloter Perdana Jamaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

MADINAH, NEWSREAL.id — Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah calon haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu, 22 April 2026 dengan tertib dan lancar. Mereka...

Leave a comment