Regional

Ekonomi Jateng Tumbuh 4,95 Persen

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 12 Februari 2025 09:41 WIB
Ekonomi Jateng Tumbuh 4,95 Persen
NEWSREAL.ID - TOL JOGJA-BAWEN: Penampakan proyek pembangunan Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 6. Penyelesaian sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) di Jateng diharapkan semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi di masa mendatang. (Dok: Ist)

SEMARANG- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyebutkan bahwa ekonomi di provinsi tersebut pada triwulan IV 2024 terakselerasi momentum Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Perwakilan BI Jateng Rahmat Dwisaputra, dalam pernyataan di Semarang, Senin, perekonomian Jateng pada triwulan IV 2024 terakselerasi dan tumbuh sebesar 4,96 persen (year on year).

Capaian tersebut meningkat dibandingkan triwulan lalu yang tercatat sebesar 4,93 persen (yoy), dengan konsumsi rumah tangga (RT) yang menjadi sumber pertumbuhan utama di sisi pengeluaran, sedangkan sektor pertanian menjadi sumber pertumbuhan utama di sisi lapangan usaha.

Meski demikian, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada triwulan IV 2024 masih lebih rendah dibandingkan nasional yang tumbuh sebesar 5,02 persen (yoy).

Dari sisi pengeluaran, sumber pertumbuhan sisi pengeluaran terutama berasal dari konsumsi rumah tangga yang tumbuh lebih baik dari triwulan sebelumnya.

Ia menyebutkan bahwa konsumsi RT tumbuh 5,26 persen (yoy) sejalan dengan hasil Survei Konsumen (SK) Bank Indonesia pada Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang mencerminkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi, berada pada level optimis (>100), yaitu 135,77.

Kinerja konsumsi RT, antara lain didorong oleh peningkatan konsumsi pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta libur panjang. Selain itu, kata dia, konsumsi pemerintah juga membaik dari triwulan sebelumnya meskipun masih terkontraksi. Perbaikan tersebut sejalan dengan percepatan realisasi anggaran menjelang akhir tahun.

Sementara dari sisi lapangan usaha, sumber pertumbuhan terutama berasal dari sektor pertanian yang tumbuh lebih baik dari triwulan sebelumnya, seiring dengan cuaca yang lebih terkendali di akhir tahun 2024 sehingga mendorong peningkatan produksi padi dan hortikultura.

Lebih lanjut, sektor perdagangan pada triwulan laporan tumbuh dengan level pertumbuhan yang relatif sama dengan triwulan sebelumnya didorong oleh kenaikan permintaan masyarakat terutama pada saat momentum HBKN Nataru.

Sementara itu, sektor industri pengolahan tetap memberikan kontribusi yang tertinggi dibandingkan LU lainnya, dengan pangsa sebesar 33,71 persen meski secara pertumbuhan melambat dibandingkan triwulan sebelumnya. Di sisi lain, kinerja LU jasa keuangan mengalami kontraksi, antara lain karena perlambatan pertumbuhan kredit perbankan pada Triwulan IV 2024.

Ekonomi Tumbuh

Secara keseluruhan, ekonomi Jateng pada tahun 2024 tumbuh 4,95 persen (yoy), sedikit lebih rendah dibandingkan 2023 yang sebesar 4,97 persen (yoy). Dari sisi pengeluaran, salah satu faktor yang menyebabkan perlambatan pertumbuhan adalah pertumbuhan sektor industri pengolahan padat karya yang relatif terbatas sehingga berdampak pada perlambatan konsumsi rumah tangga.

Namun demikian, kinerja LU konstruksi dan investasi meningkat, terutama didukung oleh penyelesaian sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditargetkan selesai di tahun 2024, seperti Jalan Tol Yogya-Bawen Seksi I, Solo-Yogya-Kulon Progo Seksi II, dan KITB Fase I.

Ke depan, kata Rahmat, ekonomi Jawa Tengah diperkirakan tetap kuat dengan didukung permintaan domestik di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian global.

Pertumbuhan akan bersumber dari konsumsi rumah tangga, seiring dengan kenaikan Upah Minimum Provinsi serta kenaikan gaji guru dan Aparatur Sipil Negara (ASN), baik pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI dan Polri serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang sudah dianggarkan dalam RAPBN 2025.

Lebih lanjut, dari LU Pertanian diperkirakan cuaca di tahun 2025 relatif lebih terkendali dibandingkan tahun 2024 sehingga menurunkan potensi risiko gagal panen. Selain itu, Pemprov Jateng berkomitmen mendukung program swasembada pangan dengan penandatanganan deklarasi kesepakatan peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) dengan target luas tanam pada 2025 mencapai 2,3 juta hektare. (tb)

Share:

Berita Terbaru

Dukung Kopdar Bareng Mas Dar Jalan Terus, Ketum G-Nesia : Penolakan di UGM Dinamisasi, Next Ajak Mas Bahlil Ganteng

SOLO,NEWSREAL.id – Soal kericuhan yang terjadi di forum diskus “Kopdar Bareng Mas Dar” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin...

Diwa Foundation Lirik Aksi Bedah Rumah Jogja, Siapkan Kolaborasi

YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Kegiatan gotong royong bedah rumah di Yogyakarta memberikan kesan tersendiri bagi Diwa Foundation. Pendiri sekaligus founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari berjanji...

Siswa Sekolah Rakyat di Tabanan Curhat Presiden, Ini Kisahnya

BALI,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto mendengarkan langsung aspirasi calon siswa dan orang tua saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu,...

Rusa Makan Sampah di Kota Solo Viral, Kenapa ?

SOLO,NEWSREAL.id– Kisah viral datang dari Kota Solo, Jawa Tengah. Tepatnya di pusat Kota Bengawan, dunia maya dihebohkan soal tingkah tidak alami sejumlah hewan tepatnya di...

Di Bali, Prabowo Ingin Sekolah Rakyat Ditambah

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali, Minggu (7/6/2026). Di Pulau Dewata ini orang nomor satu di NKRI ini meminta fasilitas...

Hasil Ketahanan Pangan Laris Manis di CFD, Lapas Purwodadi Dorong Kemandirian Warga Binaan

PURWODADI,NEWSREAL.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui...

Kasus Penepiun Berkedok Investasi di Purwokerto agar Dilaporkan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau bagi korban dugaan penipuan berkedok investasi yang terjadi di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah agar berani melapor ke pihak...

Jaminan Keistimewaan dan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas, Ini kata Peneliti UGM dan UNY

YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Peneliti dua akademisi dari kampus bertetangga yakni Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Yogyakarta, masing-masing sepakat bila hak dan kewajiban penyandang disabilitas...

Ketua BPIP : Indonesia Krisis Implementasi Nilai Penyandang Disabilitas

YOGYKARTA, NEWSREAL.id – Meski Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas telah memberikan landasan hukum yang kuat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Aksesibilitas fisik...

Wali Kota Jogja Berikan Sambutan Hangat Seminar Kebangsaan Digelar KND-Diwa Foundation

YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya Seminar Kebangsaan dengan tema Kesetaraan Hak Memantapkan Ideologi Pancasila dan memperkuat Ketahanan Bangsa di...

Teror Pocong di Jateng Murni Ulah Content Creator, Polisi Jateng Siapkan Pembinaan

JAKARTA,newsreal.id – Polda Jateng menginstruksikan kepada jajaran untuk menindaklanjuti fenomena video teror pocong di sejumlah wilayah bikin heboh di media sosial. Fakta di lapangan menyebutkan...

Paulus Waterpauw : Jadikan Orang Asli Papua Pusat Utama Pembangunan

PAPUA, NEWSREAL.id – Upaya pemerintah pusat dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat asli Papua melalui berbagai program infrastruktur, ekonomi, dan penguatan sumber daya manusia terkadang disalahartikan....

Leave a comment