Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Opini

Perlu Akses Transportasi Untuk Mewujudkan Program Pendidikan Gratis, Lumbung Pangan dan Pengetesan Kemiskinan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 19 Februari 2025 11:31 WIB
Perlu Akses Transportasi Untuk Mewujudkan Program Pendidikan Gratis, Lumbung Pangan dan Pengetesan Kemiskinan

KEMISKINAN tidak akan beranjak selama akses transportasi tidak memadai. Apapun bentuk program yang diberikan kepada warga miskin. Jika memang serius mengentaskan kemiskinan, terlebih dahulu perbaiki akses transportasi .

Gubernur Jateng Terpilih Ahmad Luthfi menegaskan, pengentasan kemiskinan akan tetap menjadi prioritas utama dalam pemeritahannya. Selain itu, Program Makan Bergizi Gratis, Ketahanan Pangan, sektor Pendidikan menghadirkan program Pendidikan SMA gratis yang dikhususkan bagi masyarakat di tingkat kemiskinan ekstrem dan anak-anak yang putus sekolah (Tribun Jateng, 13/2/2025).

Hampir semua kepala daerah menjanjikan akan mengentaskan kemiskinan, namun hingga sekarang belum banyak terwujud. Pasalnya, akar masalah tidak pernah dibereskan, sehingga terkesan orang miskin di Indonesia dipelihara. Bukan untuk dientaskan, namun sebagai lumbung suara setiap lima tahunan.

Kunci mobilitas untuk mengakses ke peluang yang baik adalah transportasi. Karena itu, subsidi transportasi umum adalah keharusan, bukan pilihan. Tanpanya, masyarakat miskin dan penyandang disabilitas akan semakin terpinggirkan (Irine Yusiana Roba Putri, 2025)

Akses transportasi yang terbatas dapat berdampak negatif pada kehidupan masyarakat miskin, seperti keterisolasian, keterasingan dan hambatan dalam pendidikan, hambatan dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan, hambatan dalam pengembangan pengetahuan, hambatan masalah sosial dan ekonomi jangka panjang.

Di sejumlah wilayah di Jateng, sebagian anak harus putus sekolah lantaran angkutan umum sudah tidak tersedia di daerahnya. Angka putus sekolah meningkat yang berpengaruh terhadap peningkatan jumlah pernikahan anak sekaligus meningkatkan kelahiran bayi stunting.

Kriteria masyarakat miskin berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Sosial, meliputi kriteria dari aspek ekonomi, fisik, kesehatan, psikologis dan lainnya. Keterbatasan akses ke transportasi merupakan salah satu aspek yang menentukan.

Daerah miskin, pasti akses transportasinya buruk. Jalan kota/kabupaten yang tidak mantap (rusak) sebesar 38 persen.  Menurut data IRMS Semester 2 (2022) dan Data Pusat Fasilitasi Infrastruktur Daerah (2020), kondisi jalan di Indonesia berdasarkan kewenangan, kemantapan untuk jalan nasional 92,18 persen, jalan provinsi 73,79 persen dan jalan kota/kabupaten 62 persen.

Berdasarkan SK Menteri PUPR No. 1688/KPTS/M/2022 tentang Penetapan Ruas Jalan Menurut Statusnya sebagai Jalan Nasional. Panjang jalan keseluruhan di Indonesia adalah 529.132,19 kilometer. Jalan nasional 47.603,39 km, kondisi mantap 91,08% dan kondisi tidak mantap 8,90%. Jalan provinsi 47.874,4 km, kondisi mantap 90,94% dan kondisi tidak mantap 9,06%. Jalan kota/kabupaten 433.654,4 km (82,05%), kondisi mantap 62% dan kondisi tidak mantap 38%.

Kondisi Jalan di Jateng

Berdasar data Bappeda Jawa Tengah (2025), total panjang jaringan jalan di Provinsi Jawa Tengah 31.116,64 km. Terdiri dari 1.518,09 km jalan nasional, 2.404,741 km jalan provinsi dan 27.193,81 km jalan kab/kota.

Sebanyak 56,18 persen dalam kondisi baik (17.480,22 km), kondisi sedang 27,06 persen (8.420,05 km) dan kondisi rusak 33,26 persen (5.108,77 km).

Kondisi jalan nasional 36,95 persen baik (560,93 km), 54,07 persen sedang (820,79 km) dan rusak 8,99 persen (136,36 km). Jalan provinsi 83,60 persen baik (2.010,27 km), sedang 8,89 persen (213,89 km) dan rusak 7,51 persen (73,00 km). Sedangkan kondisi jalan kabupaten/kota 54,83 persen baik (14.909,02 km), sedang 27,16 persen (7.385,37 km), dan rusak 16,76 persen (4.899,41 km). Dibanding daerah lain, jalan kabupaten/kota di Jawa Tengah (16,76 persen) masih di bawah rata-rata kondisi tidak mantap nasional (38 persen).

Untuk mempercepat pengurangan jalan rusak di kabupaten/kota, sejak tahun 2023 diterbitkan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. Anggaran Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2023 sebesar Rp14,6 triliun untuk penanganan 2.873 km jalan daerah di seluruh Indonesia. Hal yang sama dilakukan juga di tahun berikutnya dengan anggaran sekitar Rp 15 triliun untuk perbaikan 2.900 km jalan di daerah di 2024.

Panjang jalan Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2023 bervariasi di beberapa provinsi, di antaranya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 217,9 km, Provinsi DI Yogyakarta 23 km, Provinsi Jambi 36,96 km. Provinsi Jawa Tengah menerima alokasi sebesar Rp1,36 triliun dari program Inpres Jalan Daerah yang digunakan untuk memperbaiki dan membangun 40 ruas jalan dengan total panjang 289,8 kilometer.

Adanya Inpres Jalan Daerah yang pernah dikucurkan ke daerah termasuk di Jawa Tengah, turut membantu menuntaskan jalan rusak di daerah. Sayangnya, tahun 2025 belum dianggarkan Inpres Jalan Daerah.

Jaringan jalan di daerah yang semakin baik, akan memperlancar mobilitas barang dan penumpang. Program angkutan tol laut tidak hanya dinikmati daerah singgapa kapal tol laut. Namun dapat jkuga dinikmati hingga daerah pedalaman dengan adanya program subsidi angkutan barang. Demikian pula dengan angkutan bus perintis akan menambah jumlah rute yang akan dioperasikan.

Di Jawa Tengah hanya ada satu trayek bus perintis, yakni Teluk Penyu – Kemit – Nusa Ungu sejauh 110 km di Kabupaten Cilacap. Pemprov. Jawa tengah dapat mengusulkan beberapa trayek angkutan bus perintis di Jawa Tengah yang melintas antar kabupaten/kota, seperti Waduk Kedung Ombo – Boyolali – Surakarta, Ungaran – Bandungan – Sumowono – Kaloran – Temanggung, Randugunting – Pati.

Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat.

Share:

Berita Terbaru

Kemacetan Tanjung Priok, Djoko Setijowarno : Benahi Tata Kelola Kawasan Pelabuhan

KEMACETAN panjang yang terjadi di sekitar Kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (17/4/2025). Diperkirakan adalah kemacetan lalu lintas yang terparah. Namun, kemacetan bukan hal...

Penyebab dan Solusi Penanganan Banjir di Indonesia

Oleh: [Edy Susilo]* BAYANGKAN sejenak, Anda terbangun di tengah malam oleh suara gemuruh air yang deras. Dalam hitungan menit, rumah yang selama ini menjadi tempat...

Mengurai Kemacetan di Merak, Butuh Satu Komando

PERTANYAAN ini sering muncul dari para pemudik lintas Merak-Bakauheni karena setiap arus mudik Lebaran, seperti Lebaran 2024 terjadi kemacetan panjang sampai Km 97. Saking frustasinya...

Pengawasan Angkutan Logistik Belum Optimal, Pemerintah harus Turun Tangan

KECELAKAAN* angkutan logistik setiap hari terjadi di negeri ini, bahkan bisa mencapai tujuh kali kejadian dalam sehari. Armada truk menduduki peringkat kedua penyebab kecelakaan lalu...

Resolusi Usai Idul Fitri

KATA resolusi lebih sering diucapkan kebanyakan orang saat pergantian tahun baru. Jarang sekali diungkapkan saat memuliakan hari-hari besar keagamaan, seperti perayaan Idulfitri 1445 H. Padahal,...

Kondisi Jalan Rusak Berlubang Tanggungjawab Siapa ?

“Ketika musim hujan tiba, banyak ditemukan jalan rusak. Kondisi jalan rusak, jika dibiarkan tidak ditangani dengan baik akan berpotensi rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan...

Kerukunan Umat dan Optimisme Indonesia Emas

TAHUN 2023 telah berakhir. Kini, suka cita dan setumpuk harapan baru menyeruak di tiap benak individu anak bangsa. Di 2024, meski dinamika dan tantangan zaman...

Operasional Trans Metro Terlindungi Perda Angkutan Umum

TRANSPORTASI* merupakan salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok, selain kebutuhan hidup lainnya yang menunjang kebutuhan pokok selain sandang, pangan dan papan....

Visi Misi Capres-Cawapres Infrastruktur dan Transportasi, Ini Kata Pengamat Djoko Setijowarno

INDONESIA sedang mengalami krisis transportasi umum dan darurat keselamatan lalu lintas. Ketiga pasangan calon presiden dan wakil presiden yang bersaing di Pemilu 2024 telah menawarkan...

Ekstra Hati-hati Saat Mobilitas Jelang Akhir Tahun

HASIL Survei Online Pergerakan Masyarakat pada Masa Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan tahun 2023, menghasilkan diperkirakan sebanyak...

Kereta Cepat Picu Kesenjangan Layanan Transportasi Umum

*Maluku Juga Butuh Transportasi Umum Nyaman “Beroperasinya kereta cepat WHOOSH Jakarta – Bandung, kian memperlebar kesenjangan pelayanan transportasi umum di Indonesia.“ PROVINSI Maluku merupakan wilayah...

Aksesibilitas dan Konektivitas Menentukan Pengguna LRT Jabodebek

SEJAK diresmikan operasi LRT Jabodebek oleh Presiden Joko Widodo pada 28 Agustus 2023, ada peningkatan penumpang yang cukup berarti. Terutama stasiun yang memiliki konektivitas dengan...

Leave a comment