Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

KIT Batang Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 18 Maret 2025 03:37 WIB
KIT Batang Jadi Kawasan Ekonomi Khusus
NEWSREAL.ID - TERIMA KUNJUNGAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menerima kunjungan direksi KIT Batang di Kantor Gubernur Jateng, Jl Pahlawan, Semarang, Senin (17/3). (Dok: Humas Pemprov)
  • Gubernur: Bantu Pembangunan Wilayah

SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mendukung penuh transformasi Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Rencananya status tersebut akan diresmikan dalam waktu dekat.

“Adanya KIT Batang menjadi KEK, akan membantu sekali terutama dalam rangka membangun wilayah kita,” kata Luthfi, seusai menerima kunjungan direksi KIT Batang, di Kantor Gubernur Jateng, Senin (17/3).

Dengan berstatus KEK, Luthfi berharap pengembangan ketrampilan masyarakat diarahkan ke bidang yang dibutuhkan dalam sektor industri di daerah tersebut. Ditegaskannya, pemerintah wajib memberi jaminan ketertiban dan keamanan di kawasan, serta kepastian hukum bagi penanam modal.

Sementara itu, Direktur Utama PT KIT Batang, Ngurah Wirawan, mengatakan, dengan berstatus KEK, ada tiga sektor yang ditonjolkan di kawasan yang meliputi industri bidang pengolahan, bidang transportasi dan logistik, serta bidang pariwisata dan properti.

“Status KEK dengan tiga bidang bidang itu, diharapkan mempercepat investasi. Tidak hanya sektor industri, akan tetapi bisnis pariwisata, properti, transportasi, dan logistik bisa berkembang. Jadi variannya lebih luas,” ujarnya.

Dengan berstatus KEK, lanjut Ngurah, lebih berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Batang. Masyarakat tidak hanya bisa menjadi pekerja pabrik di KIT Batang, melainkan bisa merambah usaha di sektor lain; seperti jasa boga, pariwisata, perhotelan, kafe, dan lainnya.

Pasok Kebutuhan

Menurut dia, masyarakat juga bisa berpartisipasi dalam memasok kebutuhan-kebutuhan yang ada di KIT Batang. Selain sektor bidang pangan, layanan lain seperti transportasi, juga diharap bisa dikembangkan.

“Prinsipnya kami siap mengembangkan kawasan industri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, dan bekerja sama dengan Pemprov Jateng dalam rangka tujuan tersebut,” ucap Ngurah.

Dari sisi serapan tenaga kerja, jelasnya, status KEK akan membuat investasi semakin deras masuk ke KIT Batang. Dengan demikian, penciptaan lapangan kerja di KIT Batang akan semakin banyak, dan berdampak untuk masyarakat Batang maupun Jateng.

Ia merinci, sejak empat tahun beroperasi, sudah ada tujuh pabrik yang beroperasi di kawasan tersebut. Dari jumlah itu, setidaknya telah menyerap 8.000 orang pekerja. Rencananya, ada 27 investor lagi yang bakal menjadi bagian di KIT Batang, dengan nilai investasi di atas Rp20 triliun.

“Target ke depan (serapan tenaga kerja-Red) per tahun minimal 5.000 orang. Semoga sepuluh tahun ke depan mencapai 50 ribu orang,” tandasnya. (tb)

Share:

Berita Terbaru

Siap-siap Jakarta Gelap, Cek Waktu Pemadaman Lampu ?

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadaman lampu secara serentak. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 20.30-21.30 WIB itu juga dilakukan dalam rangka aksi...

Dikepung 162 Bencana Selama Januari–April 2026, Ini Upaya Pempov Jateng

SEMARANG, NEWSREAL.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mencatat sebanyak 162 kejadian bencana alam terjadi sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Dari jumlah tersebut,...

Sepeda Motor Tertemper Kereta Api Bathara Kresna Di CFD Solo, Langsung Di Evakuasi Ke RS Kasih Ibu

SOLO,newsreal id – ​Kecelakaan kereta api Bathara Kresna kembali terjadi di Solo. Kejadian terjadi Minggu, (19/04/2026) pagi tadi saat Car Free Day masih berlangsung. Dari...

Solo Raya Hujan Deras, Sungai Meluap Genangi Rumah Warga

SOLO,newsreal.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Solo Roya sejak Selasa (14/4/2026) sore hingga malam hari dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama memicu...

Gunung Semeru “Batuk-batuk, Keluarkan Awan Panas dan Guguran Sejauh 3 km

LUMAJANG, newsreal.id – Salah satu gunung teraktif di Jawa Timur yakni Gunung Semeru erupsi dan mengeluarkan awan panas guguran sejauh tiga kilometer. Gunung yang terletak...

Mahasiswa Udinus Dilibatkan Tekan Sampah Pangan MBG

SEMARANG,newsreal.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Gizi Nasional, menggandeng civitas akademika Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) untuk meminimalkan sampah pangan. Kerja sama itu diwujudkan...

Kemaru Panjang, Menteri PU Pastikan Kesiapan Pasokan Air Irigasi dari Waduk Gajah Mungkur

WONOGIRI,newsreal.id – Kemampuan Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Jawa Tengah dalam mengantisipasi musim kemarau 2026 sedang dipersiapkan. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim...

Pemkab Kendal Tinjau Lokasi dan Korban Kebakaran Bulak

KENDAL,newsreal.id – Pemerintah Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat memberikan penanganan dan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Bulak, Kecamatan Rowosari. Bupati Kendal,...

“War’ Ikan Sapu-sapu di Ibukota, Gubernur Pramono Minta Diperluas

JAKARTA,newsreal.id – Faktor kerusakan lingkungan dan ekosistem perairan lokal di sejumlah sungai di Jakarta menjadi masalah tersendiri yang dihadapi Pemprov DKI Jakarta. Selain itu populasi...

Acungkan Jempol untuk Bupati Kendal, Wakil Ketua KPK Sentil OPD dan Kasih Wejangan Jajaran

KENDAL,newsreal.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan apresiasi atas kesetiaan Bupati Kendal dan jajaran yang selalu melayani masyarakat dengan sepenuh hati. KPK yang diwakili KPK,...

Destinasi Wisata Jateng Siap Sambut Wisatawan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemprov Jateng memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan selama libur Lebaran 2026 seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan pemudik di berbagai daerah. Gubernur Jateng, Ahmad...

Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, BMKG Minta Daerah Rawan Kekeringan Siaga

NEWSREAL.ID, CILACAP– BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan kekeringan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi...

Leave a comment