Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wisata

Gunung Rinjani Jadi Percontohan Taman Nasional Nol Sampah

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 23 Mei 2025 12:54 WIB
Gunung Rinjani Jadi Percontohan Taman Nasional Nol Sampah
NEWSREAL.ID - CEK SAMPAH: Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni turut mengecek sampah yang dibawa turun oleh rombongan pendaki di Pos Sembalun, Gunung Rinjani, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

MATARAM- Gunung Rinjani kini menjadi percontohan penerapan kebijakan nol sampah atau zero waste bagi seluruh kawasan taman nasional di Indonesia. “Kami sedang menerapkan secara serius Rinjani nol sampah dan nol kecelakaan. Kebijakan itu menjadi percontohan buat seluruh kawasan taman nasional di Indonesia,” kata Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam pernyataan yang dikutip di Mataram, kemarin.

Dikatakan Menhut, kebijakan itu bertujuan untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan  meningkatkan keselamatan para pendaki yang berwisata di Gunung Rinjani. “Kebijakan ini diterapkan demi mewujudkan pariwisata alam yang berkelanjutan dan aman bagi pengunjung,” kata Menteri Juli.

Lebih lanjut dia menegaskan penerapan pendakian nol sampah bukan sekadar imbauan, melainkan kebijakan yang dilaksanakan secara ketat dan terukur. Semua barang yang dibawa pendaki ke atas gunung dicatat secara rinci oleh petugas Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mulai dari jumlah, jenis, hingga kemasan.

Pendaki tidak boleh lagi menggunakan plastik sekali pakai. Semua makanan dan minuman harus dikemas dalam wadah yang dapat dipertanggungjawabkan, seperti pemakaian kotak makanan yang dapat digunakan kembali.

Mekanisme ini mewajibkan setiap pendaki untuk mengikuti prosedur mengemas masuk-mengemas keluar di mana semua barang yang dibawa naik gunung harus kembali turun dalam kondisi yang sama.

Sanksi Tegas

“Pendaki yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan bawaan mereka saat turun akan dikenai sanksi tegas berupa denda hingga Rp5 juta dan potensi masuk daftar hitam pendakian,” ucapnya.

Di sisi lain, kebijakan nol kecelakaan menjadi harapan agar pengelolaan Gunung Rinjani mampu menekan risiko kecelakaan yang sering terjadi akibat pendaki minim persiapan maupun minim informasi.

Menteri Juli menekankan bahwa fasilitas dan informasi pendakian harus ditingkatkan oleh pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani karena keamanan dan keselamatan adalah prioritas nomor satu.

Apabila ada titik rawan di jalur pendakian, harus segera diumumkan dan dipasang peringatan kepada para pengunjung. Kegiatan mendaki gunung bukan aktivitas spontan yang bisa dilakukan tanpa perencanaan matang.

“Naik gunung itu perlu persiapan. Ini bukan seperti pergi ke pusat perbelanjaan karena ajakan teman. Fisik, mental, perlengkapan, dan pengetahuan harus disiapkan. Jangan anggap remeh,” pungkas menteri kelahiran Pekanbaru, Riau, tersebut. (Ant,tb)

Berita Terbaru

Geopolitik Memanas, Menpar Siapkan Lima Strategi Jaga Pariwisata Indonesia Tetap Tumbuh

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah bergerak cepat merespons dampak dinamika geopolitik global terhadap sektor pariwisata. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyiapkan lima strategi utama guna menjaga momentum...

Libur Lebaran Makin Seru, Kemenpar Siapkan Paket Wisata & Tiket Pesawat Murah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kementerian Pariwisata menyiapkan berbagai paket wisata untuk menyambut libur Idul Fitri 2026, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang diprediksi mendorong lonjakan wisatawan dan perputaran...

Konflik Timur Tengah Memanas, Kemenpar Pastikan Pariwisata Bali Tetap Stabil

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Gejolak geopolitik di Timur Tengah belum berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata Indonesia. Pemerintah memastikan aktivitas wisata di Bali masih berjalan stabil dengan tingkat...

Libur Imlek, Bandara Bali Diprediksi Diserbu 438 Ribu Penumpang

NEWSREAL.ID, DENPASAR- Lonjakan penumpang diprediksi terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Dalam periode 13-19 Februari 2026,...

Imlek di Lawang Sewu: Ada Koridor Immersive dan Barongsai

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Libur Imlek jadi momentum spesial bagi ikon wisata Kota Semarang. Bukan cuma suguhan barongsai dan angpau, pengunjung kini diajak “menyusuri waktu” lewat teknologi...

Wamenpar: Kolaborasi Industri Jadi Kunci Pariwisata Indonesia Tumbuh Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menegaskan bahwa arah pembangunan pariwisata nasional tidak lagi semata mengejar lonjakan angka kunjungan, melainkan menitikberatkan pada kualitas pengalaman wisata. Wakil Menteri Pariwisata...

Menpar Buka Ruang Curhat Industri, Pariwisata Nasional Diminta Tancap Gas Bareng

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah tak mau jalan sendiri urusan pariwisata. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memilih duduk satu meja dengan pelaku industri untuk menyamakan visi, membaca...

Isu Nipah Mencuat, Kemenpar Tunggu Arahan Kemenkes

NEWSREAL.ID, BADUNG- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyatakan masih menunggu kebijakan dan arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait penanganan Virus Nipah sebelum mengambil langkah lanjutan di sektor...

Indonesia Dorong Pariwisata ASEAN yang Berkelanjutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata menyatakan komitmennya mendukung agenda ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026 dengan mengadopsi ASEAN Tourism Sectoral Plan (ATSP) 2026-2030. Langkah...

Kemenpar Unjuk Kekuatan Wisata RI di ATF TRAVEX 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) membawa “etalase” pariwisata Indonesia ke panggung ASEAN lewat ajang ASEAN Travel Exchange (ATF) TRAVEX 2026 yang digelar pada 28-30 Januari...

Jateng Tampilkan 11 Event di KEN 2026

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jawa Tengah kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat event pariwisata nasional. Sejumlah agenda budaya dan seni unggulan dari provinsi ini masuk dalam...

Pariwisata Ngebut di 2025, Menpar Klaim Target Nasional Terlampaui

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Sektor pariwisata nasional mencatatkan kinerja impresif sepanjang 2025. Pemerintah menyebut berbagai indikator utama, mulai dari kunjungan wisatawan, devisa hingga pergerakan wisatawan domestik, berhasil...

Leave a comment