Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Nadiem Bantah Program Chromebook Mandek

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 10 Juni 2025 17:27 WIB
Nadiem Bantah Program Chromebook Mandek
NEWSREAL.ID - PENGADAAN DIGITALISASI: Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim (tengah) bersama kuasa hukum Hotman Paris (kanan) menjawab pertanyaan media terkait dugaan korupsi dalam proyek pengadaan digitalisasi pendidikan di lingkungan Kemendikbudristek periode 2019-2022. (Foto: Ist)

NEWSREAL, JAKARTA – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim membantah pengadaan laptop Chromebook mandek. Menurutnya, sebanyak 97 persen dari laptop yang telah dialokasikan sudah diterima oleh sekolah penerima pada 2023.

“Informasi yang saya dapat pada saat itu, sebanyak 97 persen laptop telah diterima oleh 77 ribu sekolah, dan sekolah-sekolah itu aktif serta teregistrasi,” ujar Nadiem dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (10/6). Ia menambahkan bahwa proses distribusi perangkat tersebut juga disertai sensus dan evaluasi berkala.

Nadiem menjelaskan, pihak Kemendikbudristek tidak hanya memastikan distribusi, tapi juga menelusuri pemanfaatan laptop di sekolah. Saat evaluasi pada 2023, pihaknya mengirim pertanyaan ke sekolah-sekolah penerima untuk mengetahui apakah Chromebook digunakan dalam proses pembelajaran.

“Hasilnya, sekitar 82 persen sekolah menjawab bahwa laptop digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar, bukan hanya untuk Asesmen Nasional atau administrasi,” katanya.

Pernyataan ini disampaikan Nadiem merespons penyidikan yang tengah dilakukan Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi dalam proyek pengadaan digitalisasi pendidikan, termasuk pengadaan Chromebook, di lingkungan Kemendikbudristek periode 2019-2022.

Permufakatan Jahat

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, menyampaikan bahwa penyidik sedang menelusuri dugaan permufakatan jahat dalam proses pengadaan. Salah satu yang disorot adalah dugaan pengkondisian tim teknis agar menyusun kajian yang mengarah pada penggunaan sistem operasi Chrome.

Menurut Harli, penggunaan Chromebook dinilai bukan merupakan kebutuhan prioritas. Ia mengungkapkan bahwa Pustekkom Kemendikbudristek sebenarnya pernah menguji coba penggunaan 1.000 unit Chromebook pada 2019, namun hasilnya dinilai tidak efektif.

Meski demikian, Nadiem tetap menegaskan bahwa berdasarkan data yang ia terima, mayoritas sekolah merasakan manfaat dari penggunaan perangkat tersebut untuk mendukung pembelajaran digital. (tb)

Berita Terbaru

155 Ribu Warga Binaan Dapat Remisi Lebaran, 1.162 Orang Langsung Bebas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Sebanyak 155.908 warga binaan di seluruh Indonesia menerima remisi khusus Idul Fitri 1447 H/2026. Kebijakan ini ditegaskan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai bentuk penghargaan...

KPK Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah Sejak 19 Maret

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah sejak Kamis (19/3/2026) malam. Juru Bicara...

Empat Oknum TNI Ditahan, Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menahan empat personel TNI yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Komandan Puspom TNI,...

KPK Bongkar Peran “Gus Alex” di Skandal Kuota Haji

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran penting Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex dalam kasus dugaan korupsi pengaturan kuota dan penyelenggaraan haji di...

BNN Musnahkan 34 Kg Narkoba, 147 Ribu Jiwa Disebut Terselamatkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Narkotika Nasional memusnahkan sebanyak 34,21 kilogram barang bukti narkotika hasil pengungkapan sembilan kasus, yang disebut telah menyelamatkan sekitar 147.340 jiwa. Pelaksana Tugas...

Polisi Periksa Tujuh Saksi dan Analisis 86 CCTV Usut Teror Air Keras ke Aktivis Kontras

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Polisi terus mendalami kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus. Hingga kini,...

Aktivis Disiram Air Keras, Prabowo Perintahkan Kapolri Usut Tuntas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus penyiraman diduga air keras terhadap seorang aktivis HAM memicu perhatian serius pemerintah. Presiden Prabowo Subianto disebut langsung memerintahkan kepolisian untuk mengusut tuntas...

KPK Curiga ‘THR Pejabat’ Tak Cuma di Cilacap, Kepala Daerah Lain Diminta Hentikan Praktik Ini

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kasus dugaan “THR pejabat” di Cilacap membuka kotak pandora baru. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik pemberian tunjangan hari raya dari kepala daerah...

Kunker Virtual, Jaksa Agung ST Burhanuddin Tekankan Penegakan Hukum Proaktif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin menekankan pentingnya penegakan hukum yang proaktif, profesional, dan berintegritas kepada seluruh jajaran Kejaksaan Republik Indonesia menjelang Hari Raya...

Sembilan OTT KPK Sepanjang 2026, Tiga Kasus Terjadi Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan sembilan operasi tangkap tangan (OTT) sejak awal tahun 2026. Penangkapan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menjadi OTT...

KPK Sita Uang Tunai dalam OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang tunai dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, bersama 26 orang...

Menteri HAM Kutuk Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Kontras, Desak Polisi Usut Tuntas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Natalius Pigai selaku Menteri Hak Asasi Manusia mengutuk keras aksi penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban...

Leave a comment