Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Komunitas

PCINU Jerman Gelar Pelatihan Kepemimpinan untuk Diaspora Muslim Indonesia

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 12 Juni 2025 01:49 WIB
PCINU Jerman Gelar Pelatihan Kepemimpinan untuk Diaspora Muslim Indonesia
NEWSREAL.ID - PELATIHAN KEPEMIMPINAN: Sejumlah diaspora Indonesia di Jerman mengikuti pelatihan kepemimpinan yang diadakan oleh Lakpesdam PCINU Jerman bekerja sama dengan Nusantara Islamic Center (Nuic) di Dusseldorf, Jerman, kemarin. (Foto: Ist)

NEWSREAL, DUSSELDORF- Pasar kerja Jerman yang dikenal sangat kompetitif menuntut para profesional, termasuk dari kalangan diaspora Indonesia memiliki lebih dari sekadar keahlian teknis.

Menjawab tantangan tersebut, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) PCINU Jerman, bekerja sama dengan Nusantara Islamic Center (NUIC), mengambil inisiatif strategis dengan menggelar “Aswaja Youth Leadership Summer Camp”, Jumat, (6/6).

Acara rangkaian “Gebyar Dzulhijjah 1446 H” itu dilaksanakan di kantor pusat Techbros GmbH di Dusseldorf, Jerman. Pelatihan ini dirancang sebagai kawah candradimuka untuk memperkuat kompetensi kepemimpinan dan membangun jaringan solid di antara generasi muda Indonesia yang sedang meniti karier di Jerman.

Untuk memastikan materi yang disampaikan relevan dan berbobot, pelatihan menghadirkan tiga praktisi Indonesia yang memiliki pengalaman profesional yang panjang dan memegang posisi kunci di perusahaan-perusahaan ternama di Jerman. Mereka adalah Yudhi Rahadian (CEO Techbros GmbH), Erwin Rizali (Direktur Huawei), dan Miftah El Azmi (Project Engineer di perusahaan konstruksi raksasa, Züblin AG).

Acara berjalan dinamis dan interaktif. Yudhi Rahadian, dengan pengalamannya sebagai pendiri perusahaan teknologi, menekankan pentingnya mindset kewirausahaan dan keberanian mengambil risiko yang terukur. Sementara Erwin Rizali membedah strategi kepemimpinan yang efektif baik dalam dunia profesional maupun dalam konteks tradisi keislaman.

Melengkapi keduanya, Miftah El Azmi berbagi wawasan mengenai peran generasi muda Muslim dalam membangun peradaban dunia. “Sebagai seorang pengusaha muslim, penting kiranya untuk memikirkan bagaimana produk profesional yang kita hasilkan tidak hanya berorientasi keuntungan secara ekonomi, melainkan juga menguntungkan secara sosial. Tidak mudah memang,” ungkap Yudhi Rahadian.

Modal Utama

Agar memperoleh perhatian pasar, menurutnya, self-branding dan menjaga kepercayaan (trust) menjadi modal utama dalam meniti karir profesional. Peserta sebanyak 30 sangat antusias mengikuti pelatihan.

Mereka datang dari berbagai kota seperti Koln, Aachen, Frankfurt, Darmstadt. Bahkan ada yang menempuh perjalanan jauh dari negara bagian Bayern. Latar belakang mereka pun menjadi potret mini diaspora Indonesia di Jerman.

Ada peserta program vokasi (Ausbildung) bidang keperawatan, relawan sosial (FSJ) yang sedang mencari arah karier, mahasiswa S1 Teknik, mahasiswa S2 dari berbagai disiplin ilmu, kandidat doktor (S3) yang ingin mempersiapkan karier pasca-riset, bahkan dokter profesional yang ingin mempertajam kemampuan manajerialnya.

Salah satu testimoni datang dari Siti Nurbaitillah, peserta dengan latar belakang program vokasi (Ausbildung). Ia mengungkapkan apresiasinya terhadap relevansi acara tersebut dengan kehidupan diaspora.

“Saya merasa sangat bersyukur bisa ikut serta dalam acara Leadership Summer Camp ini. Acaranya benar-benar seru, menyenangkan, dan jauh dari kata membosankan,” ujar Siti. Menurutnya, yang paling berkesan adalah diskusi dan sharing tentang bagaimana menjadi seorang Muslim yang tinggal di negara dengan mayoritas non-Muslim.

“Topik ini sangat relevan dan membuka wawasan saya tentang pentingnya menjaga identitas keislaman, sekaligus tetap mampu beradaptasi secara positif dengan lingkungan sekitar,”ungkapnya.

Ketua Lakpesdam PCINU Jerman, M Zaki Fahmi menjelaskan, inisiatif ini merupakan bagian dari khidmah (pengabdian) organisasi kepada warganya. Menurutnya, sukses di dunia profesional adalah salah satu bentuk dakwah bil-hal (dakwah melalui perbuatan nyata).

“Kami ingin membekali generasi muda kita agar bisa memimpin dengan iman untuk membentuk masa depan bersama. Kami percaya bahwa kesuksesan profesional yang dilandasi integritas dan nilai-nilai spiritual akan memberikan dampak yang jauh lebih besar, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi citra positif komunitas Muslim Indonesia di Eropa,” kata alumni Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta yang sedang menempuh jenjang master ilmu kimia di Universitat Bonn ini.

Sebagai bagian dari “Gebyar Dzulhijjah 1446 H” yang dilakukan ibadah salat Iduladha dan silaturahmi Halalbihalal, Summer Camp ini menjadi pilar penting yang menunjukkan keseimbangan antara penguatan spiritual dan pengembangan intelektual komunitas.

Diharapkan acara ini menjadi titik awal terbentuknya sebuah ekosistem yang suportif, dengan rencana tindak lanjut untuk memastikan dampak jangka panjang bagi para alumni. (ct)

Berita Terbaru

Duet Aji/Agus Kampiun Ceqiu 10 Ball Double Tournament

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Turnamen biliar Ceqiu 10 Ball Double Tournament yang digelar di Ceqiu Pool & Cafe, Jalan Brigjen Sudiarto No. 371, Kota Semarang, Kamis (15/1/2026),...

Lukas Indarto Juara 2Day 9 Ball Tournament Usai Comeback Dramatis

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Turnamen biliar bertajuk 2Day 9 Ball Tournament yang digelar di Ceqiu Pool & Cafe, Jalan Brigjen Sudiarto No. 371, Semarang berlangsung sengit dan...

BNN Berbagi dengan Santri, Perkuat Kepedulian Sosial di Pesantren

NEWSREAL.ID, BOGOR- Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar kegiatan bakti sosial bagi santriawan dan santriwati Pondok Pesantren Daarul Wasiilah Al-Abror sebagai bagian dari rangkaian Capacity Building...

Heru “Trubus” Kampiun Ceqiu Cup I 2025

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Heru “Trubus” Hendra Prasetya tampil sebagai yang terbaik di Turnamen Biliar Bola 9 Ceqiu Cup I 2025. Pada laga final yang berlangsung Minggu,...

Ceqiu Cup I Hadirkan Persaingan Ketat Antarpebiliar

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Ceqiu Pool & Cafe turut ambil bagian menghidupkan kompetisi biliar di Kota Semarang dengan menggelar Turnamen Biliar Bola 9 Ceqiu Cup I-2025 pada...

Umat Padati Low Lie Bio, Peringatan Sejit Te Bo Berlangsung Khidmat

NEWSREAL.ID, SEMARANG– Suasana Kelenteng TITD Low Lie Bio, Sabtu (6/12) malam dipenuhi ratusan umat Tri Dharma yang datang dari berbagai kota. Mereka berkumpul untuk mengikuti...

Jogja Jadi Pelopor, Paguyuban Batik Sawit Pertama di Indonesia Resmi Terbentuk

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA- Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali mengukuhkan posisinya sebagai kota batik sekaligus pusat inovasi berkelanjutan. Tonggak sejarah baru ditorehkan dengan diresmikannya Paguyuban Batik Sawit...

Benih Super Cepat M70D Jadi Primadona di Panen Raya Polaman

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Panen raya di Kelurahan Polaman, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Rabu (5/11), membawa kabar menggembirakan bagi petani. Varietas padi unggul M70D, yang dikenal berumur...

KONI Semarang Dukung Regenerasi Pebiliar

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara berharap merebaknya rumah biliar di Kota Semarang akan menjadi jalan lahirnya pebiliar-pebiliar handal di masa depan....

Diskusi “Kita Indonesia”: Samuel Wattimena Ajak Anak Muda Belajar Lewat Seni

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Anggota Komisi VII DPR RI sekaligus pemerhati budaya, Samuel JD Wattimena, menegaskan pentingnya pemerintah daerah memberi ruang lebih luas bagi seniman untuk berkarya....

Bambang Wuragil Pimpin HNSI Jateng

NEWSREAL.ID, SEMARANG– Pengurus Dewan Pengurus Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) Jawa Tengah periode 2025-2030 di bawah pimpinan Dr Ir Bambang Wuragil, MM, M.Si...

Joyo Tentrem Boyolali Jadi Rujukan Petani Belajar Vermikompos

NEWSREAL.ID, BOYOLALI- Ratusan petani dari Sekolah Tani Nusantara (STN) Kabupaten Karanganyar berbondong-bondong mengikuti kunjungan belajar ke Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Joyo Tentrem...

Leave a comment