Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Prabowo Optimistis Swasembada Energi Terwujud Maksimal Enam Tahun

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 30 Juni 2025 03:30 WIB
Prabowo Optimistis Swasembada Energi Terwujud Maksimal Enam Tahun
NEWSREAL.ID - GROUNDBREAKING: Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Erick Thohir (kanan), Dubes China untuk Indonesia Wang Lutong (kiri) dan Co Founder CATL Li Ping (kedua kiri) menekan tombol bersama sebagai tanda pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan proyek Ekosistem ANTAM-IBC-CBL di Artha Industrial Hill, Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, KARAWANG- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia akan mampu mewujudkan swasembada energi dalam waktu maksimal enam tahun ke depan. Hal ini disampaikannya saat meresmikan pembangunan ekosistem industri baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6).

Didampingi para pakar dan mitra industri, Prabowo menyebut bahwa potensi energi nasional, terutama dari tenaga surya dan kelistrikan, sangat besar dan cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Para ahli meyakinkan saya bahwa kita bisa mandiri energi. Lima tahun, paling lambat enam tahun, kita bisa capai itu,” ujarnya.

Ia menyoroti pentingnya proyek industri baterai kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya besar membangun kemandirian energi nasional. Salah satu proyek yang dikembangkan saat ini diklaim akan menghasilkan kapasitas listrik sebesar 15 gigawatt.

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa angka itu masih harus ditingkatkan demi mengejar target 100 gigawatt untuk mandiri secara penuh. “Proyek ini mungkin harus dilipatgandakan. Tapi saya percaya kita mampu,” kata Prabowo.

Ketidakpastian Global

Presiden juga mengapresiasi kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk konsorsium internasional seperti CATL dari Tiongkok, serta ANTAM dan IBC dari Indonesia. Ia menyebut kolaborasi lintas negara penting untuk kemajuan bersama, apalagi di tengah ketidakpastian global.

“Indonesia selalu memilih kerja sama, memilih kolaborasi daripada konflik,” tuturnya, mengutip pepatah Tiongkok: Seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak.

Proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi mencapai USD 5,9 miliar dan diperkirakan menyerap 8.000 tenaga kerja langsung.

Selain Karawang, proyek ini juga dikembangkan di Halmahera Timur dan akan melibatkan enam proyek terintegrasi dari hulu ke hilir, termasuk pembangunan dermaga multifungsi.

Prabowo menegaskan bahwa pembangunan sektor energi bersih bukan hanya soal investasi, tetapi juga jalan menuju kedaulatan bangsa dan keberlanjutan masa depan. (tb)

Berita Terbaru

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

Ombudsman Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Impor 150 Ribu Mobil Niaga dari India

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rencana pemerintah mengimpor 150 ribu mobil niaga dari India untuk mendukung logistik Koperasi Desa menuai sorotan. Ombudsman RI menyarankan agar kebijakan tersebut dievaluasi...

Mudik Lebaran 2026, PT Pelni Beri Diskon Tiket 30 Persen

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar baik buat calon pemudik jalur laut. PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan diskon tiket kapal sebesar 30 persen selama periode mudik Lebaran...

Malaysia Dukung RI Pimpin D-8, Titip Pesan: Jangan Lupa UMKM!

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Malaysia resmi kasih “lampu hijau plus dukungan penuh” buat Indonesia yang lagi pegang tongkat komando organisasi Developing Eight (D-8). Tapi ada satu catatan...

Airlangga Ingatkan Dampak Perang AS-Iran: Harga BBM Bisa Ikut Terkerek

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran tak hanya berdampak pada geopolitik global, tetapi juga berpotensi memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. Menteri...

Soal Moratorium Ritel Modern, Menkop: Itu Kewenangan Pemda, Bukan Pemerintah Pusat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan kebijakan moratorium atau penghentian sementara izin pembangunan ritel modern sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah daerah (pemda), bukan ranah Kementerian...

Kemenaker Pastikan Bonus Hari Raya Ojol Tetap Ada, Maksimal H-7 Lebaran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadan sudah berjalan sepekan, dan pertanyaan klasik menjelang Lebaran kembali muncul: kapan THR cair? Bagi pengemudi ojek online (ojol), kabar baiknya Bonus Hari...

APKLI Desak Penataan Ulang Ritel Modern

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Keberadaan warung kelontong kian terdesak. Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) mencatat jumlah warung kelontong di Indonesia terus menyusut dalam hampir dua dekade...

103 Ribu Kursi Kereta Mudik Lebaran 2026 Masih Tersedia

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Buat kamu yang belum pegang tiket mudik Lebaran 2026, tenang dulu. Masih ada sekitar 103 ribu kursi kereta untuk periode pra-Lebaran 11-20 Maret...

Danantara Hidupkan Lagi Tambang Ombilin, Target Serap 1.000 Pekerja

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mendorong percepatan reaktivasi tambang batu bara Ombilin di Sawahlunto, Sumatera Barat. Jika kembali beroperasi, tambang legendaris ini diproyeksikan...

Ombudsman Buka Posko THR 2026, Soroti Ratusan Aduan yang Belum Tuntas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ombudsman Republik Indonesia (ORI) berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia serta sejumlah pemerintah daerah menyelenggarakan Posko THR Keagamaan 2026 menjelang pencairan tunjangan hari...

Leave a comment