Ekonomi Bisnis

Wamen P2MI Buka Peluang Penempatan PMI ke Eropa

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 14 Juni 2025 12:43 WIB
Wamen P2MI Buka Peluang Penempatan PMI ke Eropa
NEWSREAL.ID - PENEMPATAN PMI: Wamen Christina Aryani berdiskusi dengan perwakilan perusahaan Belanda TOS and Susie Care tentang penempatan pekerja migran Indonesia (PMI), di kantor Kementerian P2MI di Jakarta, Jumat (13/6). (Foto: HO KemenP2MI)

NEWSREAL, JAKARTA — Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, tengah menjajaki peluang kerja sama penempatan tenaga kerja terampil Indonesia ke Belanda dan sejumlah negara Eropa. Fokus utamanya adalah sektor kelautan, perikanan, serta kesehatan.

Langkah ini dimulai melalui pertemuan dengan Direktur Utama perusahaan rekrutmen asal Belanda, TOS and Susie Care, di Kantor KemenP2MI, Jakarta Selatan, Jumat (13/6).

“Kami melihat potensi besar penempatan pekerja migran Indonesia di Belanda. Bahkan, kami sudah berdiskusi langsung dengan Duta Besar RI di Den Haag untuk menggali lebih dalam potensi yang ada,” ujar Christina.

Dalam keterangannya, Wamen menyatakan komitmennya agar Indonesia bisa menjadi salah satu negara prioritas bagi penyedia tenaga kerja terampil di Eropa. “Kami berharap semakin banyak pekerja Indonesia, khususnya di bidang kesehatan dan perikanan-kelautan, bisa diberangkatkan ke Belanda melalui TOS and Susie Care,” jelasnya.

Tak hanya dua sektor tersebut, KemenP2MI juga tengah mengeksplorasi peluang pengiriman pekerja musiman (seasonal worker) ke negara-negara lain yang menjadi mitra TOS and Susie Care.

Christina juga menyambut positif kerja sama perusahaan asal Belanda itu dengan sejumlah institusi pendidikan tinggi di Indonesia, seperti Universitas Binawan dan UIN Syarif Hidayatullah. Ia menegaskan bahwa pengiriman tenaga kerja terampil dan profesional, seperti perawat dan tenaga kesehatan lainnya, merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo, guna mengurangi dominasi pengiriman pekerja domestik.

Perluasan Kerja Sama

Sementara itu, CEO TOS and Susie Care, Kees Wagenaar, berharap pemerintah Indonesia dapat mendukung perluasan kerja sama penempatan pekerja migran ke Belanda.

“Kami sudah mulai memberangkatkan 10 tenaga kesehatan dari Indonesia, walau prosesnya panjang dan ketat. Tapi itu penting untuk menjaga profesionalisme,” ujarnya.

Wagenaar juga menyampaikan kesiapan perusahaannya menjalin kerja sama lebih luas dengan lembaga penempatan pekerja migran Indonesia, meskipun TOS and Susie Care telah memiliki cabang di Tanah Air.

Berdasarkan data KemenP2MI, dari 482 perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) yang terdaftar, hanya 250 yang aktif menyalurkan tenaga kerja di sektor kelautan — sektor utama yang saat ini ditekuni oleh TOS and Susie Care. (ct)

Berita Terbaru

Logis 08: Penguatan Rupiah dan IHSG Dipengaruhi Tren Positif Pelaku Pasar yang Diinisiasi Sufmi Dasco

JAKARTA,NEWSREAL.id – Penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan pelaku...

Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI

JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...

KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...

Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...

Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara

JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Leave a comment