Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Asesmen di MPLS Bukan Ujian Kelulusan, tapi Pemetaan Awal Siswa

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 11 Juli 2025 20:36 WIB
Asesmen di MPLS Bukan Ujian Kelulusan, tapi Pemetaan Awal Siswa
NEWSREAL.ID - PELUNCURAN MPLS: Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat acara Peluncuran MPLS Ramah bersama Penerima Beasiswa ADEM di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Jumat (11/7). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menegaskan asesmen literasi dan numerasi yang dilakukan saat Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah tahun ajaran 2025/2026 bukanlah bentuk ujian kelulusan bagi siswa baru.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menekankan bahwa asesmen ini murni sebagai instrumen awal untuk mengukur kemampuan dasar siswa, bukan sebagai penentu nasib akademik mereka.

“Asesmen literasi-numerasi jangan dimaknai sebagai tes. Ini hanya semacam asesmen pendahuluan untuk mengetahui tingkat kemampuan membaca dan menulis siswa baru,” kata Mu’ti dalam peluncuran MPLS Ramah di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Jumat (11/7).

Strategi Pembelajaran

Mu’ti menambahkan bahwa hasil asesmen tersebut akan menjadi acuan bagi guru dalam menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan kondisi murid di awal tahun ajaran. Tujuannya adalah agar tidak ada siswa yang tertinggal akibat ketidaksesuaian metode pengajaran.

“Hasil asesmen itu menjadi input bagi guru. Kalau ada yang kemampuannya masih rendah, bisa diberikan pendampingan atau materi pengantar terlebih dahulu,” jelasnya.

Kebijakan ini muncul sebagai respons atas banyaknya temuan lapangan dan laporan publik, termasuk video yang memperlihatkan siswa SMP bahkan SMA yang belum bisa membaca atau berhitung dengan lancar.

Kondisi ini kerap menyulitkan guru dalam proses belajar-mengajar sejak awal. Sebagai informasi, asesmen literasi dan numerasi akan dilakukan selama 60 menit dalam rangkaian MPLS Ramah untuk siswa baru tingkat SMP dan SMA di seluruh Indonesia. (ct)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Leave a comment