Nasional

Baru 40 Persen Perusahaan Sawit Siap Cegah Karhutla, Menteri LH Beri Peringatan

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 5 Juli 2025 14:24 WIB
Baru 40 Persen Perusahaan Sawit Siap Cegah Karhutla, Menteri LH Beri Peringatan
NEWSREAL.ID - PADAMKAN API: Personel gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, Polri, TNI, BKO Polda, dan regu pemadam perusahaan (RPK) berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, tahun lalu. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan bahwa sebagian besar perusahaan sawit belum menunjukkan kesiapan dalam mencegah kebakaran lahan.

Dari 2.590 perusahaan yang disurati pemerintah, baru 1.060 yang melaporkan kesiapsiagaannya hingga 2 Juli 2025, atau baru sekitar 40,9 persen yang menyatakan kesiapannya.

“Angka ini menunjukkan masih banyak pelaku usaha yang belum serius menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan,” tegas Hanif Faisol dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/7), usai memimpin Rapat Konsolidasi Lapangan di Balikpapan bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki).

Forum tersebut digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mencegah kebakaran lahan yang dapat mengancam ketahanan pangan, energi, serta lingkungan hidup.

Deteksi Dini

Hanif mengapresiasi inisiatif Gapki yang mewakili lebih dari 300 perusahaan di Kalimantan dalam penguatan sistem deteksi dini, penyediaan sarana pemadaman, dan peningkatan kapasitas tim tanggap darurat. Namun, ia menekankan bahwa keseriusan serupa harus ditunjukkan oleh seluruh pelaku usaha.

Data KLH/BPLH mencatat, meski titik panas (hotspot) turun 59 persen dibandingkan tahun lalu, masih ada 382 hotspot dan 498 kejadian kebakaran hingga 1 Juli 2025, termasuk di Kalimantan Timur.

Menteri LH juga menyoroti lima faktor utama penyebab karhutla: pembukaan lahan untuk pertanian dan perkebunan, konflik tenurial, lahan tidur (idle land), ketidakhadiran pemilik lahan (absentee), serta penyebaran api dari wilayah sekitar.

“Apalagi di lahan gambut saat musim kemarau, risikonya sangat tinggi. Apabila perusahaan tak memenuhi standar kesiapsiagaan, sanksi administratif hingga pidana akan diterapkan,” tegasnya.

Data 2015–2024 menunjukkan 79 areal HGU perusahaan perkebunan mengalami kebakaran dengan total luas lebih dari 42 ribu hektare. Fakta ini, menurut Hanif, menjadi bukti bahwa sebagian besar perusahaan sawit belum melakukan langkah maksimal dalam mencegah kebakaran lahan secara berkelanjutan. (tb)

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Gerakan Indonesia ASRI, Bedah Rumah Masyarakat TLDH

BOGOR,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus bagi masyarakat yang tidak mempunyai rumah layak huni. Dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten...

1.000 Perwira TNI-Polri Dikerahkan Atasi Karhutla Sumatera

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Sebanyak 1.000 perwira TNI dan Polri untuk diturunkan bersama jajaran di daerah untuk memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi...

Kemenkes Kirim 314 Nakes-logistik ke Respons Dampak Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Sebanyak 314 tenaga medis/tenaga kesehatan dan ratusan ribu logistik kesehatan ke tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan. Pengiriman ini dilakukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk...

Presiden Prabowo Masuk Hutan Cek Lokasi Kebakaran di Limbung Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.ID – Selepas melaksanakan rapat singkat di Posko Karhutla Pontianak, Presiden Prabowo Subianto bergegas melanjutkan agenda untuk mengecek langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan di...

Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Kepala Negara akan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus...

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Hadirkan Kepedulian di Tengah Pengungsi Gempa di Gelora Samador Maumere

MAUMERE,NEWSREAL.ID — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi Flores terus ditunjukkan jajaran Polda NTT. Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua...

100 Penyandang Disabilitas Semringah Masuk Istana Agung, Foto Bareng Tamu Penting dan Lihat Museum

YOGYAKARTA,Newsreal.id-Sebanyak 100-an siswa beserta pendamping dari sekolah luar biasa (SLB) di wilayah Yogyakarta tak melewatkan kesempatan langka masuk Istana Kepresidenan Yogyakarta atau Gedung Agung, Rabu...

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Leave a comment