Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Fadli Zon Kukuh Lanjutkan Penulisan Ulang Sejarah RI

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 3 Juli 2025 16:58 WIB
Fadli Zon Kukuh Lanjutkan Penulisan Ulang Sejarah RI
NEWSREAL.ID - BERI KETERANGAN: Menbud Fadli Zon memberikan keterangan kepada media seusai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (2/7). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, MAROS- Di tengah tekanan dan desakan untuk menghentikan, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa proyek penulisan ulang sejarah Indonesia tetap akan dilanjutkan.

Proyek yang telah melibatkan ratusan sejarawan dari berbagai kampus ini dinilai penting untuk memperkuat identitas bangsa di tengah derasnya arus informasi global. “Kemarin sudah saya jelaskan di DPR, penulisan ulang sejarah ini terus berlanjut dan kita melibatkan 130 sejarawan dan ahli sejarah dari 34 perguruan tinggi,” ujar Fadli saat kunjungan kerja di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (3/7).

Menurut Fadli, proyek ini akan berjalan sesuai rencana dan akan dilanjutkan dengan uji publik yang dijadwalkan pada bulan ini. “Kita akan uji publik. Jadi, tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penulisan awal mencakup 10 bab, yang masih bersifat umum dan belum menyentuh detail narasi penuh sejarah nasional. Fadli juga menyoroti bahwa Indonesia selama lebih dari dua dekade belum pernah menyusun kembali narasi sejarah nasional secara resmi.

“Sudah 26 tahun kita tidak menulis sejarah bangsa sendiri. Ini berbahaya karena bisa membuat kita kehilangan arah, apalagi di tengah gempuran narasi asing,” katanya.

Penolakan Partai

Meski demikian, proyek ini tidak lepas dari kritik. Fraksi PKB dan PDIP di DPR meminta agar proyek ini ditunda. PDIP mengkhawatirkan proyek sejarah ini bisa menjadi alat negara untuk menutup-nutupi pelanggaran hak asasi manusia di masa lalu.

Sementara PKB menyuarakan agar penulisan sejarah dilakukan secara lebih transparan dan inklusif. Anggota Komisi X DPR dari PKB, Habib Syarief, menyebut ada keprihatinan serius dari berbagai kalangan, termasuk organisasi perempuan seperti Fatayat dan Muslimat NU.

Mereka mempertanyakan siapa saja penulis sejarah tersebut, serta menyoroti waktu pengerjaan yang dianggap terlalu singkat untuk sebuah proyek besar berskala nasional.

“Ini menjadi pembahasan hangat di kalangan organisasi perempuan. Kita perlu pendekatan yang lebih menyejukkan, terutama bagi masyarakat yang merasa cemas dengan arah penulisan sejarah ini,” ujar Habib.

Proyek ini juga menimbulkan perdebatan luas di kalangan akademisi, pegiat HAM, dan komunitas sejarah. Sebagian menilai penulisan sejarah penting dilakukan secara berkelanjutan, namun tetap dengan prinsip keterbukaan dan keberagaman perspektif. (tb)

Berita Terbaru

Pimpin Ratas, Prabowo Bahas Aspirasi Pekerja hingga Peran Kampus untuk Bangun Daerah

JAKARTA, NEWSREAL id -Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten, Jawa Barat, pada Sabtu, 2...

Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Diusut Kepolisian

JAKARTA,NEWSREAL.id – Kepolisian mengusut kecelakaan tragis yang melibatkan taksi Green SM, KRL, dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Kota Bekasi. Peristiwa pilu kecelakaan...

Bertemu Sultan HB X, Diwa Foundation Paparkan Rencana Kegiatan Kebangsaan Bersama KND RI

YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Kota Yogyakarta dipilih Komisi Nasional Disabilitas RI bersama Diwa Foundation dalam menggelar berbagai kegiatan akbar dan sosial menjelang Peringatan Hari Lahir Pancasila dan...

Dikecam, Pemasangan Spanduk “Rising Lion” di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia Gaza

JAKARTA,NEWSREAL.id – Kementerian Luar Negeri RI mengecam keras tindakan dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit Gaza Palestina. Dalam siaran persnya, Kemlu menyatakan prihatin...

Keberangkatan Perdana, Menhaj Lepas 391 Jamaah Embarkasi Jakarta-Pondok Gede

JAKARTA,NEWSREAL.id — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan kloter pertama calon jamaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M...

Kemenhaj dan Polri Berantas Haji Ilegal hingga ke Daerah

JAKARTA, NEWSREAL.id – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk meningkatkan pengawasan serta menekan praktik haji nonprosedural yang kerap merugikan...

Diluncurkan Kemendes, CSR ISSF Peningkatan Ekonomi Desa

JAKARTA,NEWSREAL.id – Kemampuan ekonomi pedesaan diharapkan terus meningkat. Hal ini menjadi salah satu program yang ditelurkan Kementerian Desa (Kemendes). Seperti yang diluncurkan baru-baru ini yakni...

Kapal Gamsunoro Disewa Pihak Ketiga, Pertamina Kompetitif 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung

JAKARTA, NEWSREAL.id – PT Pertamina (Persero) memberikan pernyataan terkait informasi yang menyebar di media massa terkait kapal tanker GMT Gamsunoro yang diawaki bukan warga negara...

Bikin Begidik ! 7 Ton Ikan Sapu-sapu Ditangkap Lalu Dikubur di Jakarta, Kenapa ?

JAKARTA,newsreal.id – Merinding bila mendengar atau melihat langsung, ikan sekitar 6,98 ton jenis ikan sapu-sapu ditangkap di berbagai lokasi di Jakarta. Lalu dikumpulkan hampir secara...

Retret Ketua DPRD Seluruh Indonesia, Presiden Prabowo : Kita semua di tenda ini adalah patriot

MAGELANG,newsreal.id – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di...

Olahraga Renang Jadi Favorit Presiden Prabowo Sebelum Kunjungan Kerja ke Magelang

JAKARAT,newsreal.id – Presiden Prabowo Subianto memulai aktivitasnya pada Sabtu pagi, 18 April 2026, dengan menjalankan rutinitas olahraga di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat. Kegiatan...

Dharma Santi 2026, Presiden Prabowo Tekankan Nilai Persaudaraan dan Toleransi

JAKARTA,newsreal.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat merayakan Dharma Santi Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu di Indonesia. Ucapan tersebut disampaikan dalam video yang...

Leave a comment