Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

KP2MI Lepas 202 Pekerja Migran ke Korea Selatan dan Jerman

Tim Redaksi, Admin
Selasa, 19 Agustus 2025 15:58 WIB
KP2MI Lepas 202 Pekerja Migran ke Korea Selatan dan Jerman
NEWSREAL.ID - PELEPASAN PEKERJA MIGRAN: Direktur Jenderal Penempatan KP2MI Ahnas foto bersama seusai melepas ratusan Pekerja Migran Indonesia di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri Bisnis dan Pariwisata di Depok, Senin (18/8). (Foto: KP2MI)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Sebanyak 202 pekerja migran Indonesia resmi diberangkatkan ke luar negeri oleh Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI). Mereka akan meniti karier di Korea Selatan dan Jerman melalui skema antar-pemerintah (G-to-G).

Dalam keterangannya, Selasa (19/8), KP2MI menyebutkan sebanyak 191 pekerja ditempatkan di sektor manufaktur, perikanan, dan jasa di Korea Selatan. Sementara 11 orang lainnya akan mengisi kebutuhan tenaga perawat di Jerman.

Direktur Jenderal Penempatan KP2MI, Ahnas menuturkan, para pekerja tersebut telah melewati proses panjang, termasuk Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP). Program ini meliputi pelatihan kompetensi dasar dan penguasaan bahasa negara tujuan.

“Umumnya persiapan memakan waktu hingga dua tahun. Kami ingin memastikan pekerja yang berangkat benar-benar siap secara teknis maupun bahasa,” ujar Ahnas dalam acara pelepasan di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi, Depok, Jawa Barat, Senin (18/8).

Duta Budaya

Dalam kesempatan itu, Ahnas berpesan agar para pekerja migran menjaga nama baik bangsa selama berada di luar negeri. Menurutnya, karakter budaya Indonesia harus tetap ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pekerja migran Indonesia punya budaya yang baik. Itu yang harus kita bawa ke negeri orang. Tunjukkan dedikasi kita, tunjukkan karakteristik kita,” ujarnya.

Ahnas juga mendorong para pekerja memanfaatkan pengalaman di luar negeri sebagai kesempatan untuk belajar. Tidak hanya soal keterampilan kerja, tetapi juga pemanfaatan teknologi yang dapat diaplikasikan ketika kembali ke Tanah Air.

“Bekerja di luar negeri adalah ladang belajar. Apa yang dipraktikkan di sana bisa dibawa kembali ke Indonesia untuk meningkatkan daya saing kita,” kata dia.

Pelepasan ratusan pekerja migran ini menjadi bagian dari komitmen KP2MI dalam membuka peluang kerja aman dan legal bagi warga negara Indonesia di luar negeri, sekaligus memperkuat kerja sama antar-pemerintah dalam penempatan tenaga kerja. (tb)

Berita Terbaru

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun

BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...

Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari

JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...

Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal

JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...

Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia

NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...

KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

Leave a comment