Nasional

Diah Warih Kecam Penolakan Pasien di RS Papua

Tim Redaksi, Admin
Kamis, 27 November 2025 00:01 WIB
Diah Warih Kecam Penolakan Pasien di RS Papua
NEWSREAL.ID - Founder Diwa Foundation dan Ketua Ormas G-Nesia, Diah Warih Anjari. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Founder Diwa Foundation yang juga Ketua Ormas G-Nesia, Diah Warih Anjari, mengecam keras kasus penolakan pasien oleh sejumlah rumah sakit di Papua yang berujung meninggalnya seorang ibu dan bayinya. Ia menyebut kejadian tersebut sebagai bentuk kegagalan sistem pelayanan kesehatan yang tidak boleh dibiarkan berulang.

Diah menegaskan kasus ini mencederai amanat konstitusi sekaligus meruntuhkan kepercayaan publik terhadap fasilitas kesehatan. “Ini tragedi kemanusiaan. Kita tidak boleh menormalisasi penolakan pasien dalam kondisi gawat darurat. Apa pun alasannya, nyawa manusia bukan angka statistik,” ujar Diah dalam keterangannya, Rabu, (26/11).

Menurut laporan awal, terdapat empat rumah sakit yang disebut terlibat dalam rangkaian penolakan. Satu rumah sakit di Kabupaten Jayapura, dan tiga di Kota Jayapura. Diah Warih menilai insiden ini menggambarkan buruknya koordinasi antar fasilitas kesehatan, lemahnya sistem rujukan, serta minimnya empati pada pelayanan publik.

“Musibah ini tidak akan terjadi bila sistem rujukan berjalan, bila komunikasi antar rumah sakit solid, dan bila kemanusiaan ditempatkan di atas segala prosedur,” tegasnya. Ia juga menyoroti pentingnya audit menyeluruh. “Tidak cukup hanya meminta klarifikasi. Harus ada investigasi independen, audit prosedur IGD, dan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang terlibat,” tambahnya.

Lebih jauh, Diah mendesak Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah untuk mengambil langkah cepat dan tegas. “Buka hasil investigasi secara transparan, beri sanksi bila terbukti ada kelalaian, dan pastikan keluarga korban mendapatkan keadilan,” katanya.

Hambatan Akses

Ia menegaskan bahwa negara wajib hadir memastikan pelayanan kesehatan bersifat nondiskriminatif. “Masyarakat Papua sudah terlalu sering menghadapi hambatan akses layanan dasar. Negara harus memastikan mereka tidak dibiarkan berjuang sendiri.”

Diah menutup pernyataannya dengan imbauan agar semua rumah sakit di Indonesia memperkuat komitmen pelayanan darurat tanpa syarat. “Setiap detik adalah penentu antara hidup dan mati. Jangan sampai kasus seperti ini menjadi normal baru. Kesehatan adalah hak, bukan belas kasihan.”

Seperti diberitakan, seorang ibu hamil bernama Irene Sokoy asal Kampung Hobong, Sentani, Jayapura, meninggal bersama bayi dalam kandungannya setelah diduga ditolak empat rumah sakit di Kabupaten dan Kota Jayapura.

Irene Sokoy meninggal pada Senin (17/11) pukul 05.00 WIT setelah melalui perjalanan panjang dan melelahkan dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya hingga empat kali tanpa mendapatkan penanganan memadai.  (tb)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Leave a comment