
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Founder Diwa Foundation yang juga Ketua Ormas G-Nesia, Diah Warih Anjari, mengecam keras kasus penolakan pasien oleh sejumlah rumah sakit di Papua yang berujung meninggalnya seorang ibu dan bayinya. Ia menyebut kejadian tersebut sebagai bentuk kegagalan sistem pelayanan kesehatan yang tidak boleh dibiarkan berulang.
Diah menegaskan kasus ini mencederai amanat konstitusi sekaligus meruntuhkan kepercayaan publik terhadap fasilitas kesehatan. “Ini tragedi kemanusiaan. Kita tidak boleh menormalisasi penolakan pasien dalam kondisi gawat darurat. Apa pun alasannya, nyawa manusia bukan angka statistik,” ujar Diah dalam keterangannya, Rabu, (26/11).
Menurut laporan awal, terdapat empat rumah sakit yang disebut terlibat dalam rangkaian penolakan. Satu rumah sakit di Kabupaten Jayapura, dan tiga di Kota Jayapura. Diah Warih menilai insiden ini menggambarkan buruknya koordinasi antar fasilitas kesehatan, lemahnya sistem rujukan, serta minimnya empati pada pelayanan publik.
“Musibah ini tidak akan terjadi bila sistem rujukan berjalan, bila komunikasi antar rumah sakit solid, dan bila kemanusiaan ditempatkan di atas segala prosedur,” tegasnya. Ia juga menyoroti pentingnya audit menyeluruh. “Tidak cukup hanya meminta klarifikasi. Harus ada investigasi independen, audit prosedur IGD, dan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang terlibat,” tambahnya.
Lebih jauh, Diah mendesak Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah untuk mengambil langkah cepat dan tegas. “Buka hasil investigasi secara transparan, beri sanksi bila terbukti ada kelalaian, dan pastikan keluarga korban mendapatkan keadilan,” katanya.
Hambatan Akses
Ia menegaskan bahwa negara wajib hadir memastikan pelayanan kesehatan bersifat nondiskriminatif. “Masyarakat Papua sudah terlalu sering menghadapi hambatan akses layanan dasar. Negara harus memastikan mereka tidak dibiarkan berjuang sendiri.”
Diah menutup pernyataannya dengan imbauan agar semua rumah sakit di Indonesia memperkuat komitmen pelayanan darurat tanpa syarat. “Setiap detik adalah penentu antara hidup dan mati. Jangan sampai kasus seperti ini menjadi normal baru. Kesehatan adalah hak, bukan belas kasihan.”
Seperti diberitakan, seorang ibu hamil bernama Irene Sokoy asal Kampung Hobong, Sentani, Jayapura, meninggal bersama bayi dalam kandungannya setelah diduga ditolak empat rumah sakit di Kabupaten dan Kota Jayapura.
Irene Sokoy meninggal pada Senin (17/11) pukul 05.00 WIT setelah melalui perjalanan panjang dan melelahkan dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya hingga empat kali tanpa mendapatkan penanganan memadai. (tb)
Pimpin Ratas, Prabowo Bahas Aspirasi Pekerja hingga Peran Kampus untuk Bangun Daerah
JAKARTA, NEWSREAL id -Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Kabupaten, Jawa Barat, pada Sabtu, 2...
Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Diusut Kepolisian
JAKARTA,NEWSREAL.id – Kepolisian mengusut kecelakaan tragis yang melibatkan taksi Green SM, KRL, dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Kota Bekasi. Peristiwa pilu kecelakaan...
Bertemu Sultan HB X, Diwa Foundation Paparkan Rencana Kegiatan Kebangsaan Bersama KND RI
YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Kota Yogyakarta dipilih Komisi Nasional Disabilitas RI bersama Diwa Foundation dalam menggelar berbagai kegiatan akbar dan sosial menjelang Peringatan Hari Lahir Pancasila dan...
Dikecam, Pemasangan Spanduk “Rising Lion” di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia Gaza
JAKARTA,NEWSREAL.id – Kementerian Luar Negeri RI mengecam keras tindakan dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit Gaza Palestina. Dalam siaran persnya, Kemlu menyatakan prihatin...
Keberangkatan Perdana, Menhaj Lepas 391 Jamaah Embarkasi Jakarta-Pondok Gede
JAKARTA,NEWSREAL.id — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan kloter pertama calon jamaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M...
Kemenhaj dan Polri Berantas Haji Ilegal hingga ke Daerah
JAKARTA, NEWSREAL.id – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk meningkatkan pengawasan serta menekan praktik haji nonprosedural yang kerap merugikan...
Diluncurkan Kemendes, CSR ISSF Peningkatan Ekonomi Desa
JAKARTA,NEWSREAL.id – Kemampuan ekonomi pedesaan diharapkan terus meningkat. Hal ini menjadi salah satu program yang ditelurkan Kementerian Desa (Kemendes). Seperti yang diluncurkan baru-baru ini yakni...
Kapal Gamsunoro Disewa Pihak Ketiga, Pertamina Kompetitif 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung
JAKARTA, NEWSREAL.id – PT Pertamina (Persero) memberikan pernyataan terkait informasi yang menyebar di media massa terkait kapal tanker GMT Gamsunoro yang diawaki bukan warga negara...
Bikin Begidik ! 7 Ton Ikan Sapu-sapu Ditangkap Lalu Dikubur di Jakarta, Kenapa ?
JAKARTA,newsreal.id – Merinding bila mendengar atau melihat langsung, ikan sekitar 6,98 ton jenis ikan sapu-sapu ditangkap di berbagai lokasi di Jakarta. Lalu dikumpulkan hampir secara...
Retret Ketua DPRD Seluruh Indonesia, Presiden Prabowo : Kita semua di tenda ini adalah patriot
MAGELANG,newsreal.id – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di...
Olahraga Renang Jadi Favorit Presiden Prabowo Sebelum Kunjungan Kerja ke Magelang
JAKARAT,newsreal.id – Presiden Prabowo Subianto memulai aktivitasnya pada Sabtu pagi, 18 April 2026, dengan menjalankan rutinitas olahraga di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat. Kegiatan...
Dharma Santi 2026, Presiden Prabowo Tekankan Nilai Persaudaraan dan Toleransi
JAKARTA,newsreal.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat merayakan Dharma Santi Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu di Indonesia. Ucapan tersebut disampaikan dalam video yang...

