Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Pendidikan Jarak Jauh Jadi Solusi Atasi Anak Tidak Sekolah

Tim Redaksi, Newsreal.id
Jumat, 8 Agustus 2025 16:51 WIB
Pendidikan Jarak Jauh Jadi Solusi Atasi Anak Tidak Sekolah
NEWSREAL.ID - Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi PKPLK, Tatang Muttaqin. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah terus mencari terobosan untuk menekan angka anak tidak sekolah (ATS) di Indonesia yang saat ini mencapai 3,9 juta jiwa. Salah satunya melalui pengembangan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), yang disiapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) lewat peta jalan bertahap hingga tahun 2029.

Program ini diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), dan telah diuji coba di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Malaysia. Ke depan, skema PJJ akan diperluas ke seluruh provinsi dengan menghadirkan sekolah induk di masing-masing wilayah.

“Setiap provinsi akan memiliki satu sekolah induk yang menyelenggarakan PJJ, sehingga anak-anak yang memiliki kendala geografis, ekonomi, atau sosial tetap bisa mengakses pendidikan,” kata Dirjen PKPLK, Tatang Muttaqin, di Jakarta, Jumat (8/8).

Sekolah Jarak Jauh

Pada tahap awal, program ini akan melibatkan sekitar 100 murid pada 2025. Pemerintah menargetkan peningkatan secara bertahap hingga menjangkau 3.400 siswa di seluruh Indonesia pada 2027, dan mendirikan sekolah jarak jauh nasional pada 2029.

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyambut baik langkah ini. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjamin keberhasilan PJJ, termasuk penyediaan infrastruktur teknologi, pelatihan guru, serta peran aktif orang tua.

“PJJ bukan hanya alternatif, tetapi bentuk pemenuhan hak konstitusional warga negara dalam mengakses pendidikan. Maka kolaborasi semua pihak sangat krusial,” ujarnya.

Menurut data Kemendikdasmen, 25 persen dari ATS berada pada jenjang pendidikan menengah. Tantangan yang dihadapi mencakup biaya, pernikahan dini, pekerjaan, hingga keterbatasan transportasi. Melalui PJJ, pemerintah berharap tak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal dalam pendidikan. (tb)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Leave a comment