Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Samuel JD Wattimena dan Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Jateng Naik Kelas

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 23 Agustus 2025 19:53 WIB
Samuel JD Wattimena dan Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Jateng Naik Kelas
NEWSREAL.ID - DISKUSI EKRAF: Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena (tiga dari kiri) dan Deputi Bidang Pengembangan Strategi Ekonomi Kreatif Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) RI, Cecep Rukendi (dua dari kiri) tampil sebagai pembicara dalam diskusi di ajang Jateng Creative Festival yang digelar di Awann Costa, Kawasan Pantai Marina, Semarang, Sabtu (23/8). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Ajang Jateng Creative Festival yang digelar di Awann Costa, Kawasan Pantai Marina, Semarang, Sabtu (23/8) menjadi panggung besar bagi ratusan pelaku ekonomi kreatif Jawa Tengah. Bukan hanya sekadar pameran, acara ini juga menjadi ruang diskusi antara pelaku kreatif, pemerintah daerah, hingga pemangku kebijakan nasional.

Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya peran Komite Ekonomi Kreatif (Komekraf) di daerah dalam mendorong inovasi dan gagasan baru. Menurutnya, Jateng punya keistimewaan karena hampir seluruh kabupaten/kotanya sudah memiliki wadah komekraf.

“Jateng ini yang paling lengkap. Ada 35 Komite Ekonomi Kreatif, dan sekitar 28 di antaranya sudah aktif dengan perda atau pergub. Ini modal besar untuk menggerakkan ekonomi kreatif,” ujar Samuel.

Politikus yang juga pemerhati budaya itu mengatakan, bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus direspons dengan ekosistem kreatif yang sehat. Ia berharap komekraf tidak sekadar menjadi formalitas, tapi benar-benar membina para artisan agar mampu menciptakan karya yang bernilai tinggi.

Dalam kunjungan ke sejumlah stan pameran, Samuel mengaku melihat banyak potensi. Namun, ia memberi catatan bahwa karya-karya tersebut masih perlu dipoles agar lebih relevan dengan selera generasi muda dan pasar global. Salah satu yang ia soroti adalah kelompok tari klasik Sobokarti.

“Kemasan yang terlalu klasik itu bagus untuk pelestarian, tapi untuk presentasi ke generasi muda atau orang yang tidak punya latar belakang budaya Jawa, mungkin kurang menarik. Harus ada sentuhan baru,” kata politikus PDIP ini.

Lebih jauh, Samuel menekankan pentingnya setiap karya, baik seni pertunjukan maupun produk kriya, memiliki alur cerita (storytelling). “Produk seperti tas, gantungan kunci, kuliner, hingga tari, semua harus punya storytelling. Dengan begitu, karya tidak hanya indah dipandang, tapi juga berkesan dan punya nilai tambah,” ucapnya.

Samuel bahkan membayangkan jika 35 komekraf di Jateng mampu menampilkan representasi seni dan produk berbeda sesuai subsektor. “Bayangkan, ada 17 subsektor ekonomi kreatif. Kalau setiap daerah memunculkan gagasan berbeda, itu akan jadi kekuatan yang luar biasa,” tegasnya.

Dukungan Kementerian

Sejalan dengan itu, Deputi Bidang Pengembangan Strategi Ekonomi Kreatif Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI, Cecep Rukendi yang turut hadir juga memberikan apresiasi tinggi. Ia menyebut Jateng sebagai provinsi dengan komunitas kreatif paling solid di Indonesia.

“Dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, sudah ada 28 yang memiliki komite ekonomi kreatif. Secara komunitas, ini kuat sekali. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi antara pelaku kreatif dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah pusat mendorong agar seluruh pemda di Jawa Tengah bisa sejalan dengan Asta Cita dan RPJMN yang menempatkan ekonomi kreatif sebagai salah satu prioritas pembangunan. Karena itu, Kemenparekraf menilai perlu adanya dinas khusus ekonomi kreatif di tingkat daerah agar pelaku kreatif punya mitra resmi dalam membangun ekosistem.

“Kami ingin ada counterpart yang jelas bagi pelaku kreatif di daerah. Jadi, mereka tidak berjuang sendirian, tapi ada lembaga resmi yang mendukung,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan tiga fokus utama pengembangan ekosistem ekonomi kreatif. Pertama, pengembangan talenta melalui upskilling dan reskilling. Tujuannya agar pelaku kreatif bisa naik kelas, dari usaha mikro menjadi kecil, kemudian menengah, hingga mampu bersaing di level nasional dan internasional. “Lokal-lokal champion itu harus kita cetak. Bukan hanya bisa bertahan di pasar domestik, tapi juga bisa go internasional,” katanya.

Kedua, penguatan pasar. Menurutnya, pelaku kreatif tidak boleh berhenti pada produksi dan jualan semata. Yang membedakan karya kreatif adalah inovasi dan kekayaan ide yang bisa dikomersialisasi dengan baik. “Banyak yang bisa bikin baju bagus, banyak yang bisa bikin kuliner enak. Tapi yang membedakan adalah kreativitasnya. Itu yang harus dijaga dan dikembangkan,” ucapnya.

Ketiga, perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Karya kreatif, katanya, tidak boleh hanya berhenti di produksi, tapi juga harus terlindungi secara hukum agar bisa dikomersialisasikan dengan aman.

“Kami punya program bagaimana menyadarkan para pelaku kreatif untuk melindungi karya cintanya, dan sekaligus mengkomersialisasikannya. Jadi, kreativitas mereka punya nilai ekonomi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan kombinasi komunitas kreatif yang kuat, dukungan regulasi, dan pendampingan dari pusat, baik Samuel maupun Kemenparekraf optimistis Jawa Tengah bisa menjadi motor penggerak ekonomi kreatif nasional.

“Kalau semua KEK ini solid, berbasis data, punya pembinaan artisan yang jelas, dan menyuguhkan karya orisinal, bukan hanya meniru tren, saya yakin Jateng akan jadi pusat ekonomi kreatif yang diperhitungkan,” tutup Samuel. (tb)

Berita Terbaru

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...

Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun

BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...

Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari

JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...

Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal

JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...

Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia

NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...

KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun

NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...

Leave a comment