Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
TNI Polri

Kompolnas Bocorkan Resep Reformasi Polri: Digital, Humanis, Diawasi Ketat

Tim Redaksi, Newsreal.id
Minggu, 14 September 2025 22:02 WIB
Kompolnas Bocorkan Resep Reformasi Polri: Digital, Humanis, Diawasi Ketat
NEWSREAL.ID - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), M. Choirul Anam. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Desakan reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menguat usai gelombang aksi unjuk rasa Agustus lalu. Menanggapi hal itu, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menegaskan ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan dalam wacana pembenahan institusi kepolisian: instrumen digital, hak asasi manusia (HAM), dan mekanisme pengawasan.

Komisioner Kompolnas M Choirul Anam menjelaskan, upaya reformasi Polri sebenarnya tidak dimulai dari nol. Menurutnya, ketiga instrumen tersebut sudah ada, tinggal diperkuat, diperbaiki, atau bahkan diganti jika memang sudah tidak relevan.

“Ini bisa jadi roadmap penguatan kepolisian agar lebih profesional, humanis, dan tetap menjunjung tinggi prinsip HAM,” kata Anam, Minggu (14/9). Instrumen pertama adalah digitalisasi.

Anam menilai, pesatnya perkembangan ruang digital menuntut Polri untuk menyesuaikan diri. Instrumen kepolisian harus selaras dengan zaman sekaligus memastikan perlindungan terhadap kebebasan berekspresi, berpendapat, dan berkumpul sebagaimana dijamin konstitusi.

Perubahan Kultur

Kedua, hak asasi manusia. Menurut catatan organisasi masyarakat sipil, tindakan represif aparat terhadap masyarakat masih kerap terjadi. Anam menekankan perlunya perubahan kultur melalui pendidikan kepolisian yang lebih menekankan nilai-nilai HAM. “Kalau budaya kekerasan dan kewenangan berlebihan masih dianggap wajar, itu harus dibenahi,” tegasnya.

Sementara instrumen ketiga adalah pengawasan. Inti poin ketiga adalah penguatan pengawasan, baik internal melalui Divisi Propam maupun eksternal lewat Kompolnas. Anam menilai penting memastikan mekanisme pengawasan berjalan efektif, tidak hanya untuk mencegah pelanggaran, tetapi juga untuk mendorong perubahan kebijakan di tubuh Polri.

Wacana reformasi Polri juga sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang berencana membentuk komisi khusus evaluasi kepolisian. Langkah itu diambil setelah dialog Presiden dengan Gerakan Nurani Bangsa (GNB), forum tokoh lintas agama dan masyarakat sipil di Istana Kepresidenan, Kamis (11/9).

Menurut perwakilan GNB, Pendeta Gomar Gultom, masyarakat menuntut evaluasi menyeluruh agar Polri lebih transparan, humanis, dan profesional. Presiden Prabowo pun disebut menyambut positif aspirasi tersebut dan berkomitmen segera membentuk tim reformasi kepolisian. (tb)

Berita Terbaru

DPR: Kemandirian Industri Pertahanan Butuh Konsistensi dan Keberanian Investasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini menegaskan, penguatan industri pertahanan nasional tidak semata-mata bergantung pada besarnya anggaran, melainkan pada konsistensi kebijakan jangka...

Komisi Reformasi Desak Kapolri Kaji Ulang Penindakan Ribuan Demonstran

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Komisi Percepatan Reformasi Polri mendesak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo untuk mengkaji ulang proses penindakan terhadap 1.038 demonstran yang ditangkap dalam rangkaian...

KSAL Tinjau Kecanggihan Alutsista Laut Jerman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali meninjau kecanggihan alat utama sistem senjata (alutsista) laut milik perusahaan pertahanan Jerman saat...

Kemhan: Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza Tunggu Lampu Hijau Presiden

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rencana Indonesia mengirim prajurit TNI sebagai pasukan perdamaian ke Gaza masih menunggu keputusan akhir dari Presiden Prabowo Subianto. Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan bahwa...

Densus: 110 Anak Teridentifikasi Rencanakan Aksi Teror Sepanjang 2025

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap temuan mengejutkan terkait meningkatnya keterlibatan anak dalam perencanaan aksi teror. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 110 anak...

Soal Polisi Aktif Harus Mundur, Kompolnas: Putusan MK Wajib Dipatuhi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memastikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait larangan anggota Polri aktif menduduki jabatan sipil tanpa mengundurkan diri harus dipatuhi sepenuhnya...

Prabowo Minta Ada Keterwakilan Perempuan di Komisi Reformasi Polri

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) bentukan Presiden Prabowo Subianto bakal segera punya anggota baru, seorang perempuan. Tambahan ini dilakukan untuk memastikan ada keterwakilan...

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Langkah Tepat TNI AL Perkuat Lautan Nusantara

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rencana TNI Angkatan Laut membeli kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi dari Italia dinilai sebagai keputusan strategis untuk memperkuat postur pertahanan maritim Indonesia...

Di Hadapan 133 Ribu Prajurit, Prabowo Instruksikan Modernisasi Organisasi TNI

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas saat memimpin upacara peringatan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Minggu (5/10)....

HUT ke-80 TNI, Prabowo: TNI Benteng Kedaulatan Bangsa

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ribuan pasang mata menyaksikan Presiden Prabowo Subianto untuk pertama kalinya memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di...

KSAD Pastikan Rekrutmen Prajurit TNI AD Transparan dan Gratis

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tidak ada lagi istilah “orang dalam” atau pungutan biaya dalam proses rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat (AD). Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal...

Ahmad Dofiri Resmi Jadi Penasihat Khusus Presiden untuk Reformasi Kepolisian

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Komjen Polisi (Purn) Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian,...

Leave a comment