
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama lintas kementerian demi mewujudkan tata kelola pekerja migran yang lebih terintegrasi.
Kolaborasi ini mencakup sinkronisasi data dan pembaruan informasi sehingga program pemberdayaan masyarakat, termasuk yang berkaitan langsung dengan pekerja migran, dapat berjalan lebih efektif.
Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani, menyampaikan bahwa koordinasi ini dilakukan di bawah arahan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat. Menurutnya, pelibatan berbagai kementerian menjadi kunci agar langkah pemberdayaan benar-benar terarah dan menjawab kebutuhan pasar global.
“Program yang berkaitan dengan pekerja migran tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Dengan kolaborasi lintas kementerian, efektivitas dan dampaknya bagi masyarakat akan lebih besar,” ujar Christina di Jakarta, Selasa (2/9).
Sejumlah kementerian dan lembaga turut serta dalam sinergi ini, antara lain Kementerian UMKM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koperasi, Kementerian Desa dan PDT, serta Badan Pusat Statistik (BPS).
Christina menjelaskan, P2MI memiliki tugas utama menyiapkan segala hal terkait migrasi yang aman, membuka peluang baru bagi masyarakat, serta memastikan kompetensi calon pekerja migran sesuai dengan kebutuhan pasar kerja internasional.
“Kami memberikan pilihan bekerja di dalam negeri maupun luar negeri, sekaligus mendampingi mereka yang ingin mengisi lapangan kerja di pasar global,” jelasnya.
Migran Center
Sejalan dengan hal itu, P2MI telah meluncurkan sejumlah program pengembangan SDM, salah satunya Migran Center di berbagai universitas. Fasilitas ini memberikan informasi lengkap mengenai kompetensi yang dibutuhkan, jalur keberangkatan yang aman, hingga perlindungan yang tersedia bagi calon pekerja migran.
Selain itu, Kemen-P2MI juga telah membentuk 45 Desa Migran Emas, yang dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan baik bagi calon migran maupun pekerja migran yang telah kembali ke tanah air. Desa ini menyediakan akses program pelatihan, pengembangan usaha, hingga sarana untuk berinvestasi.
“Lewat Desa Migran Emas, masyarakat bisa memanfaatkan program pemberdayaan secara langsung. Kami bekerja sama dengan banyak kementerian dan lembaga agar pekerja migran tidak hanya terlindungi, tetapi juga berdaya,” tambah Christina.
Dengan berbagai program ini, P2MI berharap pekerja migran tidak hanya kembali dengan selamat, tetapi juga mampu meningkatkan taraf hidupnya melalui usaha mandiri, UMKM, ataupun investasi. “Sesuai dengan slogan kami: pergi migran, pulang juragan. Kami ingin mereka benar-benar bisa memetik hasil dari kerja keras di luar negeri ketika kembali ke tanah air,” tegasnya. (tb)
Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Diusut Kepolisian
JAKARTA,NEWSREAL.id – Kepolisian mengusut kecelakaan tragis yang melibatkan taksi Green SM, KRL, dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Kota Bekasi. Peristiwa pilu kecelakaan...
Bertemu Sultan HB X, Diwa Foundation Paparkan Rencana Kegiatan Kebangsaan Bersama KND RI
YOGYAKARTA,NEWSREAL.id – Kota Yogyakarta dipilih Komisi Nasional Disabilitas RI bersama Diwa Foundation dalam menggelar berbagai kegiatan akbar dan sosial menjelang Peringatan Hari Lahir Pancasila dan...
Dikecam, Pemasangan Spanduk “Rising Lion” di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia Gaza
JAKARTA,NEWSREAL.id – Kementerian Luar Negeri RI mengecam keras tindakan dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit Gaza Palestina. Dalam siaran persnya, Kemlu menyatakan prihatin...
Keberangkatan Perdana, Menhaj Lepas 391 Jamaah Embarkasi Jakarta-Pondok Gede
JAKARTA,NEWSREAL.id — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan kloter pertama calon jamaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M...
Kemenhaj dan Polri Berantas Haji Ilegal hingga ke Daerah
JAKARTA, NEWSREAL.id – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk meningkatkan pengawasan serta menekan praktik haji nonprosedural yang kerap merugikan...
Diluncurkan Kemendes, CSR ISSF Peningkatan Ekonomi Desa
JAKARTA,NEWSREAL.id – Kemampuan ekonomi pedesaan diharapkan terus meningkat. Hal ini menjadi salah satu program yang ditelurkan Kementerian Desa (Kemendes). Seperti yang diluncurkan baru-baru ini yakni...
Kapal Gamsunoro Disewa Pihak Ketiga, Pertamina Kompetitif 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung
JAKARTA, NEWSREAL.id – PT Pertamina (Persero) memberikan pernyataan terkait informasi yang menyebar di media massa terkait kapal tanker GMT Gamsunoro yang diawaki bukan warga negara...
Bikin Begidik ! 7 Ton Ikan Sapu-sapu Ditangkap Lalu Dikubur di Jakarta, Kenapa ?
JAKARTA,newsreal.id – Merinding bila mendengar atau melihat langsung, ikan sekitar 6,98 ton jenis ikan sapu-sapu ditangkap di berbagai lokasi di Jakarta. Lalu dikumpulkan hampir secara...
Retret Ketua DPRD Seluruh Indonesia, Presiden Prabowo : Kita semua di tenda ini adalah patriot
MAGELANG,newsreal.id – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia yang digelar di...
Olahraga Renang Jadi Favorit Presiden Prabowo Sebelum Kunjungan Kerja ke Magelang
JAKARAT,newsreal.id – Presiden Prabowo Subianto memulai aktivitasnya pada Sabtu pagi, 18 April 2026, dengan menjalankan rutinitas olahraga di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat. Kegiatan...
Dharma Santi 2026, Presiden Prabowo Tekankan Nilai Persaudaraan dan Toleransi
JAKARTA,newsreal.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat merayakan Dharma Santi Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu di Indonesia. Ucapan tersebut disampaikan dalam video yang...
Petugas Haji 2026 Diberangkatkan, Wamenhaj : Petugas Jalani Misi Suci
JAKARTA,newsreal.id – Sebanyak 363 PPIH Daker Madinah dan Bandara akan bertolak menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Wamenhaj juga mengingatkan bahwa PPIH merupakan ujung tombak...

