
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memastikan tidak akan menutup mata terhadap 17+8 Tuntutan Rakyat yang mencuat usai gelombang unjuk rasa di berbagai daerah hingga akhir Agustus lalu. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan, setiap aspirasi masyarakat akan direspons positif sesuai amanat demokrasi.
“Sebagai tuntutan rakyat, pemerintah yang mendapat amanat rakyat tentu akan merespons positif apa yang menjadi keinginan rakyatnya. Mustahil pemerintah mengabaikan tuntutan itu,” ujar Yusril saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (4/9).
Terkait bidang hukum dan HAM, Yusril menekankan komitmen pemerintah untuk menegakkan hukum secara adil, transparan, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Ia merujuk pada arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta aparat bertindak tegas terhadap siapa pun yang melanggar hukum, tanpa pandang bulu.
Meski begitu, Yusril menegaskan aksi unjuk rasa damai tidak boleh diganggu karena merupakan hak rakyat. Yang ditindak tegas hanyalah pelaku pelanggaran hukum seperti pembakaran, penjarahan, perusakan, dan penghasutan untuk melakukan tindak kejahatan.
“Bagi mereka yang disangka melanggar hukum, hak-haknya tetap dilindungi. Mereka berhak menjalani pemeriksaan sesuai hukum acara, didampingi penasihat hukum, dan diperlakukan dengan asas praduga tak bersalah,” ucapnya.
Langkah Hukum
Yusril juga mengingatkan, apabila aparat sendiri melanggar aturan atau bertindak sewenang-wenang, maka langkah hukum tegas juga akan dijatuhkan kepada aparat tersebut. “Komitmen ini sangat penting agar keadilan benar-benar ditegakkan,” katanya.
Sebagai bentuk pengawasan, Kemenko Kumham Imipas telah melakukan koordinasi dengan seluruh aparat penegak hukum. Menteri HAM Natalius Pigai bahkan telah membentuk tim pengawasan untuk memastikan aparat bekerja sesuai prinsip HAM. Selain itu, Komnas HAM juga diberi ruang seluas-luasnya untuk menerima laporan, mengumpulkan data, dan melakukan pemantauan lapangan.
Yusril mengakui, gelombang unjuk rasa yang terjadi di Tanah Air turut mendapat perhatian dunia internasional, termasuk dari Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk HAM di Jenewa, Swiss. Namun, ia memastikan Indonesia tetap menjamin hak rakyat untuk berunjuk rasa dalam koridor demokrasi.
“Rakyat, termasuk mahasiswa yang berunjuk rasa secara damai, dijamin dan dilindungi hak-haknya. Pemerintah hanya menindak mereka yang melakukan perusakan, pembakaran, atau penjarahan,” tegas Yusril. (tb)
Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama
JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...
Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI
JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...
Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina
JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga BBM Asia Tenggara Naik Serentak Imbas Perang Iran, RI Masih...
Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM
JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...
Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...
Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa
JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...
Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA
JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...
Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas
BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...
Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan
SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...
Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot
JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...
Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya
JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....
12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”
JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...