Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Perkuat Operasi Kemanusiaan di Gaza, PBB Tambah Rp182 Miliar

Tim Redaksi, Newsreal.id
Selasa, 14 Oktober 2025 17:57 WIB
Perkuat Operasi Kemanusiaan di Gaza, PBB Tambah Rp182 Miliar
NEWSREAL.ID - KEMBALI KE UTARA: Warga Palestina menyusuri jalan untuk kembali ke Gaza City, dekat Jalur Gaza tengah, Jumat (10/10). (Foto: EPA)

NEWSREAL.ID, NEWS YORK- Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan sekaligus Koordinator Bantuan Darurat, Tom Fletcher, mengumumkan penyaluran dana tambahan sebesar 11 juta dolar AS untuk mendukung peningkatan operasi kemanusiaan di Gaza, Senin (13/10).

Baca : TNI AU Terjunkan 28 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza

Alokasi tersebut merupakan tambahan dari 9 juta dolar AS yang telah dikucurkan pekan lalu melalui Dana Tanggap Darurat Pusat (Central Emergency Response Fund/CERF). Dengan demikian, total bantuan PBB untuk Gaza Palestina dalam dua pekan terakhir mencapai 20 juta dolar AS atau sekitar Rp330 miliar.

Namun Fletcher memperingatkan, tanpa dukungan tambahan dari negara-negara anggota, pendanaan untuk operasi penyelamatan di Gaza bisa terhenti.

“Tanpa kontribusi baru bagi CERF, kami tidak akan bisa terus menyalurkan bantuan vital bagi mereka yang sangat membutuhkannya,” ujarnya.

Baca : Israel Tetapkan Gaza City Sebagai Zona Perang

Fokus Bantuan

Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), dalam 60 hari pertama gencatan senjata, PBB dan mitra-mitranya akan fokus memberikan bantuan penyelamat nyawa di seluruh Gaza, termasuk makanan, air bersih, layanan kesehatan, perlengkapan tempat tinggal, kebersihan, dan dukungan perlindungan.

OCHA juga melaporkan bahwa Mekanisme 2720 PBB telah mendapatkan persetujuan Israel untuk pengiriman bantuan tambahan. Total bantuan yang kini masuk mencapai 190.000 ton per Minggu (12/10).

“Pasokan ini tersebar di berbagai wilayah, Yordania, Mesir, Israel, Siprus, dan Tepi Barat dan siap untuk didistribusikan,” tulis OCHA dalam pernyataannya. Untuk kali pertama sejak Maret, gas untuk memasak berhasil memasuki Gaza pada Minggu, (12/10) diikuti distribusi tenda bagi pengungsi, daging beku, buah segar, tepung, dan obat-obatan.

Kondisi di lapangan juga mulai membaik, dengan pekerja kemanusiaan kini lebih leluasa menjangkau area yang sebelumnya tertutup akibat pertempuran. Dari Jumat (10/10) hingga Minggu, tim pemantau OCHA mencatat sekitar 310.000 warga berpindah dari wilayah selatan ke utara Gaza, sementara 23.000 lainnya bergerak ke arah lain.

baca : Mantan Dubes Palestina: Negara-negara Harus Berani Jatuhkan Sanksi ke Israel

PBB menegaskan, meski gencatan senjata telah membawa sedikit harapan, situasi kemanusiaan di Gaza masih sangat rapuh dan membutuhkan dukungan global yang konsisten. (ct)

Berita Terbaru

Israel Dihantam Rudal Iran, Dampak Kerusakan Disebut Disensor Ketat

NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan rudal Iran ke Israel disebut menimbulkan kerusakan dan korban yang tidak sedikit. Namun di tengah perang yang terus memanas, pemerintah Israel...

Perang Mahal vs Drone Murah: AS Disebut Bakar Rp15 Triliun Sehari Lawan Iran

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Perang antara Amerika Serikat dan Iran memunculkan ironi besar: amunisi supermahal dipakai untuk menghadapi drone murah. Pemerintahan Presiden Donald Trump bahkan disebut menghabiskan...

Rudal 1 Ton Meluncur Lagi: Iran Hantam Target AS-Israel, Haifa Ikut Disasar

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah makin panas. Iran kembali meluncurkan gelombang serangan rudal besar-besaran yang diklaim menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel. Bahkan,...

IRGC Balas Trump: Akhir Perang di Timur Tengah Ditentukan Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihak yang menentukan kapan perang di Timur Tengah berakhir adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat Donald...

OKI Murka: Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Kian Brutal

NEWSREAL.ID, JEDDAH- Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras meningkatnya kekerasan yang dilakukan kelompok pemukim Israel terhadap warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Melalui pernyataan...

Dorong Gencatan Senjata, Rusia Ajukan Resolusi DK PBB

NEWSREAL.ID, MOSKOW- Pemerintah Rusia saat ini dilaporkan tengah menyusun rancangan resolusi untuk diajukan ke DK PBB guna mendorong gencatan senjata di kawasan Timur Tengah yang...

Trump Sebut Iran ‘Pecundang Timur Tengah’, Akademisi: Itu Cuma Retorika Politik

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pernyataan keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Iran sebagai “pecundang Timur Tengah” dinilai tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Akademisi hubungan...

Jurnalis India Viral: Dampak Rudal Iran di Israel Disebut Disensor, Kerusakan Diklaim Lebih Parah

NEWSREAL.ID, NEW DELHI- Sebuah video pengakuan jurnalis India mendadak viral di media sosial. Ia mengklaim kerusakan di Israel akibat serangan rudal Iran jauh lebih besar...

Moskow Tegaskan Berdiri di Belakang Iran, Sinyal Beri Bantuan Militer Jika Diminta

NEWSREAL.ID, LONDON- Peta geopolitik perang di Timur Tengah makin panas. Rusia secara terbuka menyatakan tidak bersikap netral dalam konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan...

Tongkat Estafet Revolusi Iran Berpindah: IRGC Langsung Pasang Badan untuk Mojtaba Khamenei

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Iran resmi memasuki babak baru. Setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, Dewan Pakar langsung menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Revolusi Islam....

Trump Kena “Tamparan Teheran”? Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Iran Usai Serangan AS-Israel

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Alih-alih menggoyang kekuasaan Iran, serangan militer Amerika Serikat dan Israel justru memunculkan babak baru yang tak terduga. Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi...

24 Negara Bagian AS Gugat Tarif Baru Trump, Dinilai Langgar Konstitusi

NEWSREAL.ID, WASHINGTON- Kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden Donald Trump memicu gelombang perlawanan dari pemerintah daerah di Amerika Serikat. Sebanyak 24 negara bagian resmi...

Leave a comment