Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ekonomi Bisnis

Akhir 2025, Tunggakan 23 Juta Peserta BPJS Kesehatan Dihapus

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 5 November 2025 17:29 WIB
Akhir 2025, Tunggakan 23 Juta Peserta BPJS Kesehatan Dihapus
NEWSREAL.ID - BERI KETERANGAN: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (kedua kiri) memberikan keterangan pers, Rabu (5/11). (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar gembira bagi jutaan peserta BPJS Kesehatan. Pemerintah memastikan akan menghapus tunggakan iuran milik 23 juta peserta, terutama dari kalangan pekerja informal, mulai akhir tahun 2025.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan kebijakan penghapusan tunggakan ini menjadi bagian dari Program Penghapusan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan, yang bertujuan mendorong kepesertaan aktif dan memastikan akses layanan kesehatan bagi seluruh warga negara.

“Program ini akan dimulai akhir 2025. Harapannya, tidak ada lagi masyarakat, terutama yang kurang mampu, kehilangan hak layanan kesehatan hanya karena menunggak iuran,” ujar Cak Imin dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (5/11).

Cak Imin menjelaskan, penerima manfaat program ini difokuskan pada peserta kategori Bukan Penerima Upah (BPU), mereka yang bekerja di sektor informal seperti pedagang, buruh lepas, hingga pekerja mandiri.

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk implementasi nyata amanat Pasal 28H ayat 1 UUD 1945 tentang hak setiap orang untuk memperoleh layanan kesehatan. “Peserta yang masih memiliki tunggakan nanti cukup melakukan registrasi ulang untuk kembali menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan,” terangnya.

Aturan Kepatuhan

Selain menghapus tunggakan, pemerintah juga akan memperkuat penegakan aturan kepatuhan kepesertaan BPJS Kesehatan. Cak Imin menegaskan, kebijakan ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Yang mampu harus tetap membayar iuran secara rutin sebagai bentuk solidaritas dan gotong royong. Sementara yang belum mampu akan dibantu pemerintah. Ini semangat kita untuk memastikan semua warga punya jaminan kesehatan,” tegasnya.

Saat ini, jumlah peserta aktif BPJS Kesehatan mencapai 279,7 juta orang, dan pemerintah menargetkan cakupan penuh atau universal health coverage (UHC) dapat tercapai pada 2026. (tb)

Berita Terbaru

Respons Imbauan WFH, Golkar Usul Prioritas di Tiga Provinsi

NEWSREAL.ID, JAKARTA –Wacana kebijakan work from home (WFH) untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik Timur Tengah mendapat sorotan dari Partai Golkar. Mereka meminta...

Menkeu Rem Anggaran Baru K/L, APBN Dijaga Tetap Sehat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tegas dengan membatasi pengajuan anggaran baru dari kementerian dan lembaga (K/L). Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga...

Prabowo Panggil Airlangga Cs ke Istana, Efisiensi Anggaran dan WFA Dibahas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (19/3/2026), untuk membahas langkah efisiensi pemerintah di tengah tekanan anggaran. Sejumlah pejabat...

Main Harga Pangan Jelang Lebaran? Siap-Siap Kena Pidana

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberi peringatan keras kepada pelaku usaha yang nekat memainkan harga pangan menjelang Lebaran 2026. Tak hanya sanksi administratif, ancaman pidana juga disiapkan...

Blusukan ke Beringharjo, Purbaya Bantah Pasar Tradisional ‘Mati Suri’

NEWSREAL.ID, YOGYAKARTA– Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pasar tradisional di Indonesia tidak mati suri, setelah melihat langsung aktivitas perdagangan di Pasar Beringharjo dan...

Utang RI Tembus 434,7 Miliar Dolar AS, BI: Masih Terkendali

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada awal tahun 2026 tercatat masih dalam kondisi terkendali. Bank Indonesia (BI) mencatat total ULN Indonesia pada...

Eskalasi Perang AS-Iran Meningkat, Menkeu: APBN 2026 Masih Aman

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran memang bikin ekonomi global ikut deg-degan. Tapi pemerintah Indonesia masih cukup santai. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa...

Volume Logistik Diprediksi Melonjak 30 Persen Selama Ramadan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramadhan tak hanya membuat pasar dan dapur lebih sibuk. Sektor logistik nasional juga ikut “ngebut”. Distribusi barang diperkirakan melonjak hingga 30 persen, dipicu...

ATM Mulai Sepi, Warga RI Pindah ke Mobile Banking

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mesin ATM di Indonesia perlahan mulai “ditinggalkan”. Bukan karena rusak, tapi karena masyarakat kini lebih nyaman bertransaksi lewat ponsel. Dari bayar tagihan sampai...

Menkeu: APBN Masih Tangguh Hadapi Badai Krisis Global

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi potensi krisis global, termasuk...

Timur Tengah Memanas, DPR Minta Pemerintah Percepat Kemandirian Energi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketegangan geopolitik global yang meningkat mendorong DPR RI mendesak pemerintah mempercepat program kemandirian energi nasional. Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan...

Antisipasi Dampak Perang AS-Iran, Airlangga: Pasokan Energi RI Sudah Diamankan dari Luar Timur Tengah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi gejolak pasokan energi akibat konflik global. Salah satunya dengan mengamankan sumber energi dari berbagai negara di...

Leave a comment