Nasional

Gus Ipul Tegaskan Charles Holland Dicopot

Tim Redaksi, Admin
Senin, 24 November 2025 15:20 WIB
Gus Ipul Tegaskan Charles Holland Dicopot
NEWSREAL.ID - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan bahwa Charles Holland Taylor tidak lagi menjabat sebagai penasihat khusus Ketua Umum PBNU untuk urusan internasional.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, di tengah menguatnya pembahasan publik soal dugaan keterlibatan zionisme dalam kegiatan organisasi.

“Iya, itu salah satunya,” ujar Gus Ipul saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, menanggapi pencopotan Charles yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 4780/PB.23/A.II.10.71/99/11/2025 yang ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penjelasan detail mengenai keputusan tersebut akan disampaikan secara resmi oleh jajaran Syuriah PBNU. “Penjelasan lengkap akan disampaikan melalui saluran resmi organisasi,” katanya.

Ranah Internal

Gus Ipul menekankan bahwa persoalan ini sepenuhnya berada di ranah internal dan akan ditangani sesuai mekanisme organisasi. Keputusan final berada di tangan jajaran Syuriah PBNU yang diketuai Rais Aam dan dua Wakil Rais Aam.

“Otoritas penyelesaian berada di jajaran Syuriah PBNU,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya tidak dapat berkomentar lebih jauh terkait dinamika yang sedang berlangsung.

Menyikapi tingginya tensi publik, Gus Ipul meminta warga NU serta masyarakat luas agar tidak terjebak pada spekulasi. Selain itu, PWNU dan PCNU diminta untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi resmi organisasi.

“Prinsipnya, saya minta kepada pengurus cabang dan wilayah untuk benar-benar bersabar, tetap berada dalam frekuensinya, dan mengikuti informasi yang ofisial,” kata dia.

Sebelumnya, beredar risalah rapat harian Syuriyah PBNU yang memuat rekomendasi agar Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, mengundurkan diri. Risalah tersebut memuat tiga poin utama yang disebut menjadi alasan desakan pengunduran diri, yakni diundangnya narasumber yang disebut terkait jaringan zionisme internasional dalam Akademi Kepemimpinan Nasional NU (AKN NU), yang dinilai bertentangan dengan nilai Aswaja An-Nahdliyah dan Muqaddimah Qanun Asasi NU.

Kedua, pelaksanaan AKN NU di tengah kecaman global terhadap Israel dianggap mencederai nama baik organisasi dan memenuhi unsur pelanggaran Pasal 8 huruf a Peraturan Perkumpulan NU Nomor 13 Tahun 2025 tentang pemberhentian fungsionaris.

Ketiga, indikasi pelanggaran tata kelola keuangan di lingkungan PBNU yang dinilai berdampak pada keberlangsungan badan hukum perkumpulan. Berdasarkan tiga poin tersebut, rapat harian Syuriyah menyerahkan keputusan kepada Rais Aam dan dua Wakil Rais Aam, yang kemudian memutuskan bahwa KH Yahya Cholil Staquf harus mengundurkan diri dalam waktu tiga hari sejak keputusan diterima.

Jika tidak, Syuriyah menyatakan siap memberhentikan yang bersangkutan. Risalah rapat tersebut disebut ditandatangani oleh Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar. (tb)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Leave a comment