
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan memperketat pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji mulai tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan hanya jamaah yang benar-benar sehat dan siap secara fisik maupun mental yang dapat menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Kebijakan baru itu diumumkan oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (5/11).
Menurut Irfan, pemeriksaan kelayakan atau istithaah kesehatan akan dilakukan lebih ketat sejak tahap awal pendaftaran, bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah akan memperketat pemeriksaan kesehatan jamaah haji sejak tahap awal agar hanya jamaah yang benar-benar sehat, istithaah, dan siap secara fisik maupun mental yang diberangkatkan,” ujarnya.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut menyesuaikan dengan aturan baru dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, yang kini menerapkan persyaratan kesehatan lebih ketat bagi calon jamaah haji.
Melalui koordinasi dengan Kementerian Kesehatan Saudi, sejumlah penyakit dan kondisi medis kini dinyatakan tidak memenuhi syarat istithaah, artinya jamaah dengan kondisi tersebut tidak diizinkan berhaji.
“Tujuannya jelas, untuk memastikan ibadah haji dijalankan oleh jamaah yang benar-benar mampu secara fisik dan mental, sehingga tidak membahayakan diri sendiri maupun jamaah lain selama menjalankan ibadah,” kata Irfan.
Memenuhi Istithaah
Adapun kondisi medis yang dinyatakan tidak memenuhi istithaah antara lain gagal ginjal dengan cuci darah rutin, gagal jantung berat, penyakit paru kronis yang memerlukan oksigen terus-menerus, dan kerusakan hati berat.
Selain itu, termasuk pula gangguan kejiwaan berat, demensia pada lansia, kehamilan berisiko tinggi, serta penyakit menular aktif seperti tuberkulosis paru terbuka dan demam berdarah.
“Pasien kanker stadium lanjut, penderita jantung koroner dan hipertensi tidak terkontrol, diabetes melitus tidak terkontrol, penyakit autoimun yang tidak terkendali, epilepsi, stroke, serta gangguan mental berat juga dinyatakan tidak memenuhi syarat,” jelasnya.
Pemerintah menegaskan, calon jamaah dengan kondisi tersebut kemungkinan besar tidak akan lolos pemeriksaan kesehatan di Indonesia. Bahkan, jika lolos tahap awal namun terdeteksi saat pemeriksaan di Tanah Suci, mereka bisa ditolak atau dipulangkan oleh otoritas Arab Saudi.
Kemenhaj dan Kemenkes akan segera menyusun pedoman teknis pemeriksaan kesehatan haji 2026 agar pelaksanaannya seragam di seluruh daerah dan meminimalkan potensi jamaah gagal berangkat karena kendala medis. (tb)
Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Setor Rp17 Triliun ke Dewan Perdamaian Trump
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak pernah berjanji maupun berkomitmen memberikan dana sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17 triliun untuk bergabung...
Mensos: Efisiensi Anggaran Tak Akan Sentuh Bansos
NEWSREAL.ID, SURABAYA- Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan kebijakan efisiensi anggaran yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto tidak akan berdampak pada bantuan sosial (bansos)...
Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret, Polri Imbau WFA untuk Hindari Penumpukan Kendaraan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna mengurai potensi kemacetan saat arus balik Lebaran 2026. Langkah...
Menhub Pastikan Mudik-Balik Lancar
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan optimal. Pernyataan itu disampaikan saat...
Usai Lebaran, ASN WFH 1 Hari per Pekan, Pemerintah Klaim Hemat BBM hingga 20 Persen
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah Lebaran 2026. Skema ini dirancang sebagai langkah efisiensi energi...
Arus Balik Lebaran, KAI Siapkan 293 Ribu Kursi ke Jakarta
NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan ketersediaan kursi kereta api untuk arus balik Lebaran 2026 masih aman. Tercatat, sebanyak 293.937 tempat duduk masih...
Arus Balik Lebaran, Polri Minta Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 26-27 Maret
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol saat arus balik Lebaran pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan kendaraan....
Ini Daftar Wilayah RI Berpotensi Paling Panas di Kemarau 2026 Versi BMKG
NEWSREAL.ID, JAKARTA– BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami suhu lebih panas selama musim kemarau 2026, meski tidak seekstrem tahun 2024. Dalam laporan Climate...
Prabowo Buka Alasan RI Gabung BoP
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan Indonesia bersama negara-negara mayoritas Muslim bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Keputusan itu disebut sebagai...
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Jejaknya dari Bisnis hingga Olahraga
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kabar duka datang dari dunia bisnis dan olahraga Indonesia. Pimpinan Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu...
Resmi! Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diumumkan langsung...
Diskon 30 Persen Diserbu, 280 Ribu Penumpang KA Berangkat dari Jakarta
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program diskon tarif 30 persen kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 mendapat respons tinggi. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sekitar 280...

