Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Regional

KUA-PPAS 2026 Disepakati, Jateng Mantapkan Target Swasembada Pangan

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 20 November 2025 18:54 WIB
KUA-PPAS 2026 Disepakati, Jateng Mantapkan Target Swasembada Pangan
NEWSREAL.ID - NOTA KESEPAKATAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi foto bersama Pimpinan DPRD Jateng seusai penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2026 dalam rapat paripurna di Gedung Berlian, Kamis (20/11). (Foto: Humas Pemprov)

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Jawa Tengah resmi mengunci arah kebijakan fiskal tahun depan setelah Pemerintah Provinsi dan DPRD sepakat menetapkan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2026.

Kesepakatan tersebut diambil dalam rapat paripurna di Gedung Berlian DPRD Jateng, Kamis (20/11). Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, meski dana transfer ke daerah (TKD) mengalami penurunan, fokus pembangunan Pemprov Jateng tetap tidak bergeser.

Program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat disebutnya tetap menjadi prioritas utama. “Program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat tetap diutamakan,” ujarnya.

Luthfi menekankan bahwa ketahanan pangan akan menjadi garis besar pembangunan Jateng tahun 2026. “Fokus tahun depan adalah swasembada pangan,” tegasnya. Nota KUA-PPAS tersebut juga menjadi landasan penyusunan Rancangan APBD 2026.

Dari sisi ekonomi, sejumlah indikator menunjukkan penguatan. Pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan III 2025 tercatat 5,37 persen, lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya sebesar 4,93 persen. Dengan tren positif itu, Pemprov memproyeksikan pertumbuhan 2026 berada pada rentang 5-6 persen, dengan inflasi terjaga di kisaran 1,5-3,5 persen.

Penduduk Miskin

Indikator kesejahteraan masyarakat juga membaik. Persentase penduduk miskin pada Maret 2025 turun menjadi 9,48 persen dari 9,58 persen pada September 2024. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga menyusut dari 4,78 persen menjadi 4,66 persen. Pemerintah menilai perbaikan ini sebagai pondasi kuat menuju prioritas pembangunan 2026.

Dari sisi fiskal, pendapatan daerah 2026 ditargetkan naik 3,04 persen menjadi Rp23,74 triliun. Sementara belanja daerah direncanakan lebih efisien dengan penurunan 2,79 persen. Pembiayaan daerah dipatok sebesar Rp414,5 miliar, terdiri dari penerimaan pembiayaan Rp484,5 miliar dan pengeluaran Rp70 miliar.

Strategi memperkuat pendapatan asli daerah juga menjadi fokus Pemprov, di antaranya digitalisasi pembayaran pajak, optimalisasi pajak air permukaan, peningkatan kinerja BUMD, serta pendayagunaan aset dan layanan samsat.

Ketua DPRD Jateng, Sumanto, menambahkan bahwa penyesuaian anggaran 2026 banyak dipengaruhi oleh menurunnya dana transfer pusat. Namun ia menegaskan prioritas daerah tetap sejalan dengan visi Gubernur, yakni menjadikan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional. Pada rapat yang sama, DPRD juga menyetujui Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2026. (tb)

Berita Terbaru

Soal Dana Hibah, PB XIV Purbaya: Kami Ikuti Arahan Pemerintah

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pakoeboewono (PB) XIV Purbaya merespons pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang mengungkap dana hibah pemerintah untuk Keraton Surakarta selama ini masuk ke rekening...

Ratusan Siswa di Grobogan Diduga Keracunan MBG

NEWSREAL.ID, GROBOGAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan, Jateng, tengah menangani dugaan kejadian luar biasa keracunan makanan yang diduga berasal dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG),...

Kanwil Kemenkum Jateng Fokus Perkuat Posbankum Desa Jelang 2026

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Jawa Tengah menargetkan penguatan peran Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di desa dan kelurahan di seluruh Jawa Tengah,...

Wagub Aceh Soal Insiden Bendera Bulan Bintang: Tolong Fokus Korban Banjir

NEWSREAL.ID, BANDA ACEH- Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah alias Dek Fadh angkat suara usai insiden ricuh pengibaran bendera bulan bintang di Aceh Utara. Ia menyayangkan kericuhan...

Gus Yahya-Rais Aam Sepakat, Kisruh PBNU Masuk Babak Damai

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyepakati kesepakatan baru usai konflik internal...

UMP Jateng 2026 Naik 7,28 Persen, Jadi Rp2,32 Juta per Bulan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2026 naik sebesar 7,28 persen menjadi Rp2.327.386,07 per bulan. Kenaikan...

Laka Maut di Exit Tol Krapyak, DPR Desak Kemenhub Lakukan Evaluasi Menyeluruh

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Anggota Komisi V DPR RI Daniel Mutaqien Syafiuddin mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama pengelola jalan tol dan kepolisian untuk melakukan evaluasi total terhadap...

Banjir Bandang Terjang Kawasan Wisata Guci

NEWSREAL.ID, TEGAL– Kawasan Objek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jateng diterjang banjir bandang akibat hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu Sungai Gung, Sabtu (20/12/2025)...

Wamensos Ajak Publik “Patungan” Empati untuk Korban Bencana Sumatera

NEWSREAL.ID, MUNGKID- Banjir dan longsor yang menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih menyisakan luka mendalam. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono pun...

Dua Kubu Raja Keraton Solo Bertemu di Balai Kota, Bahas Peresmian Museum dan Songgobuwono

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Dua kubu yang mengklaim sebagai pemegang hak takhta Keraton Solo menggelar pertemuan tatap muka di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (15/12) siang....

Terdampak Banjir, Pemprov Jateng Dorong Solusi Terpadu Penanganan Jalur KA di Grobogan

NEWSREAL.ID, SEMARANG- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menilai penanganan dampak banjir pada jalur kereta api di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, membutuhkan solusi jangka panjang dan lintas...

Kubu Pakoe Boewana XIV Purbaya Klarifikasi Penggantian Gembok Museum Keraton

NEWSREAL.ID, SURAKARTA- Pihak Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwana XIV Purbaya membantah tudingan pengusiran terhadap pegawai Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa...

Leave a comment