NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Ia menyebut sejak usia muda telah bersumpah mengabdikan jiwa dan raga bagi bangsa, dan tidak akan membiarkan masyarakat hidup dalam kesulitan, apalagi anak sekolah yang tak mendapat makanan layak.
“Di Republik Indonesia yang merdeka, di abad 21 tidak boleh ada orang yang lapar. Sejak muda saya telah bersumpah jiwa raga untuk bangsa dan rakyat Indonesia. Saya tidak rela jika masih ada rakyat yang hidup sangat sulit, atau anak-anak sekolah yang tidak makan,” ujar Prabowo dalam kunjungan kerjanya di Bekasi, Jawa Barat, Senin, (17/11).
Prabowo menilai Indonesia memiliki kekayaan alam luar biasa besar, namun selama berabad-abad tidak dikelola secara optimal sehingga lebih banyak dimanfaatkan pihak lain. Menurutnya, hal ini terjadi akibat kurangnya kemampuan para pemimpin masa lalu dalam menjaga dan mengelola sumber daya nasional.
Ia mengajak seluruh unsur kepemimpinan, mulai dari tokoh agama, pekerja, cendekiawan, pelaku ekonomi, media, hingga aparat TNI dan Polri untuk kembali pada tujuan utama berbangsa: memberikan kualitas hidup layak bagi seluruh rakyat.
Prabowo menegaskan bahwa sebuah negara tidak dapat disebut berhasil apabila kekayaan hanya dinikmati segelintir kelompok, terlebih jika mereka tidak memiliki kecintaan terhadap tanah air atau bahkan membawa kekayaan ke luar negeri.
“Indonesia tidak boleh mempertahankan keadaan di mana kekayaan hanya dinikmati segelintir orang. Apalagi bila mereka tidak cinta tanah air, atau tega membawa lari kekayaan kita ke luar negeri. Ini harus dihentikan,” tegasnya.
Tantangan Besar
Presiden juga menyampaikan bahwa pemerintahannya tengah menghadapi tantangan besar karena percepatan pembangunan tidak bisa dilakukan secara parsial. Situasi global menuntut Indonesia bergerak cepat di berbagai sektor sekaligus, mulai dari reformasi birokrasi, pemberantasan korupsi, pengetatan anggaran, pembenahan BUMN, penguatan hukum, hingga stabilitas ekonomi dan kesehatan.
Di bidang pendidikan, ia menekankan kebutuhan mendesak akan tenaga profesional seperti dokter, dokter gigi, insinyur, dan ilmuwan, agar kekayaan nasional dapat dikelola secara mandiri dan optimal.
Prabowo mengajak masyarakat menjaga persatuan dan meninggalkan sikap saling membenci maupun curiga. Ia menegaskan rakyat membutuhkan hasil nyata, bukan sekadar retorika.
“Tidak ada gunanya saling membenci atau dendam. Rakyat butuh hasil cepat. Tidak boleh terlalu banyak omongan, kita harus memberikan hasil nyata kepada rakyat,” tutupnya. (tb)
Diminta Tak Kejar Profit, Diah Warih: MBG adalah Investasi Menuju Indonesia Emas 2045
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program makan bergizi bagi anak-anak Indonesia dinilai bukan sekadar agenda sosial jangka pendek, melainkan investasi strategis untuk menyiapkan generasi unggul menuju visi besar...
Koalisi Sipil Desak Perintah Siaga 1 TNI Dicabut
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Instruksi siaga 1 dari Panglima TNI di tengah memanasnya konflik Timur Tengah menuai sorotan. Sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai langkah tersebut tidak memiliki...
Pemerintah Siapkan Benih Jagung Gratis untuk 1 Juta Hektare, Dorong Target Swasembada Pangan
NEWSREAL.ID, OGAN ILIR- Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyiapkan bantuan benih jagung gratis untuk lahan seluas hingga 1 juta hektare sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi jagung...
BGN Luruskan Isu Menu MBG: Program Ini Cuma Penuhi Sepertiga Kebutuhan Gizi Harian
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramai kritik soal porsi dan kandungan gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), akhirnya dijawab pemerintah. Badan Gizi Nasional menegaskan program tersebut memang...
Lebaran, Mendagri Minta Kepala Daerah Siaga
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menjelang arus mudik dan libur panjang Idul Fitri, pemerintah pusat ingin memastikan daerah tetap terkendali. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh...
BGN: SPPG Jadi Wajah Program Makan Bergizi Gratis di Masyarakat
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi garda terdepan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis...
Hari Perempuan Internasional, Menteri PPPA Soroti Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap 8 Maret menjadi momentum bagi pemerintah untuk kembali menegaskan pentingnya perlindungan bagi pekerja rumah tangga (PRT)...
Jusuf Kalla Soal BoP: Kalau Hanya Bela AS-Israel, Indonesia Tak Perlu Jadi Anggota
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menegaskan bahwa keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) harus benar-benar digunakan...
Reformasi Polri Mulai Difinalkan, Jimly Segera Serahkan Laporan ke Prabowo
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komite Percepatan Reformasi Polri (KPRP) memastikan rekomendasi perubahan besar di tubuh Kepolisian telah rampung. Laporan tersebut rencananya akan diserahkan kepada Presiden sebelum Lebaran...
Prabowo Siap Keluar dari BoP Jika Tak Bisa Perjuangkan Palestina
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto disebut siap mundur dari keanggotaan Board of Peace (BoP) jika forum tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi perjuangan kemerdekaan...
Nusron Beberkan Sikap Prabowo soal BoP: Pilih Jalur Diplomasi, Belum Bicara Keluar
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah menegaskan Presiden Prabowo Subianto tetap membuka ruang terhadap kritik dan masukan terkait keanggotaan Indonesia dalam forum perdamaian internasional Board of Peace (BoP)....
Jusuf Kalla: Indonesia Jangan Netral, Harus Berpihak pada Negara yang Diserang
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menilai Indonesia tidak seharusnya bersikap netral dalam konflik internasional ketika ada negara yang diserang. Ia...


