Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Pendidikan

Pemerintah Targetkan 300 Ribu Sekolah Terkoneksi Internet Akhir 2025

Tim Redaksi, Newsreal.id
Rabu, 20 Agustus 2025 22:52 WIB
Pemerintah Targetkan 300 Ribu Sekolah Terkoneksi Internet Akhir 2025
NEWSREAL.ID - Direktur Jenderal Pendidikan PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen Gogot Suharwoto. (Foto: Kemendikdasmen)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan sebanyak 300 ribu sekolah di seluruh Indonesia terhubung dengan jaringan internet pada akhir 2025.

Langkah ini menjadi bagian penting dari program digitalisasi pendidikan sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan revitalisasi pendidikan.

Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, mengatakan program ini akan mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga sekolah menengah kejuruan (SMK).

“Targetnya 300 ribu sekolah terpasang internet tahun ini. Jika ada wilayah yang masih mengalami blank spot, kami akan segera mencari solusi agar semua bisa terlayani,” ujar Gogot dalam acara Peluncuran Nasional Program UOB My Digital Space bersama Ruangguru di Balai Sarbini, Jakarta, Rabu (20/8).

Lebih lanjut, Gogot menjelaskan bahwa digitalisasi sekolah tidak hanya sebatas penyediaan akses internet. Transformasi ini diarahkan untuk mewujudkan konsep kelas digital (digital classroom) yang melibatkan penyediaan perangkat pendukung seperti komputer, smartboard, konten pembelajaran digital, serta pelatihan kompetensi guru.

Kelas Digital

“Digitalisasi bukan sekadar menyediakan perangkat. Yang lebih penting adalah transformasi ruang belajar agar menjadi kelas digital, lengkap dengan perangkat, konten, dan pelatihan untuk guru,” tegasnya.

Program tersebut mendapat dukungan dari pihak swasta, antara lain UOB dan Ruangguru, yang membantu peningkatan kapasitas guru di bidang pembelajaran digital, termasuk keterampilan teknologi seperti koding dan kecerdasan buatan (AI).

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan 3.500 konten digital yang akan didistribusikan ke sekolah penerima program. Konten ini diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif, modern, dan sesuai kebutuhan perkembangan zaman.

Dengan langkah ini, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya memperkecil kesenjangan pendidikan antarwilayah sekaligus mempersiapkan generasi muda Indonesia yang lebih melek teknologi. Transformasi digital di sekolah diharapkan tidak hanya memperkuat mutu pembelajaran, tetapi juga mendukung daya saing bangsa di era global. (tb)

Berita Terbaru

Mendikdasmen: 60 Ribu Sekolah Rusak Ditarget Direvitalisasi 2026

NEWSREAL.ID, JEMBER– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajukan tambahan anggaran untuk merevitalisasi 60 ribu gedung sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun 2026. Ia...

Datangi DPR, Guru Madrasah Bawa 5 Tuntutan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kesabaran guru madrasah tampaknya sudah di ujung batas. Datang ke kompleks parlemen, Jakarta, Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia menyuarakan lima tuntutan langsung di...

Mendikdasmen: TKA Bukan Buat Rangking Sekolah, Tapi Bahan Evaluasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti akhirnya meluruskan polemik soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang belakangan ramai dikaitkan dengan klaim ranking...

Konsolnas 2026 Digelar, Kemendikdasmen Satukan Langkah Pusat-Daerah Bangun Pendidikan Berkualitas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pendidikan kembali ditegaskan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui penyelenggaraan Konsolidasi Nasional...

Tak Ada Unsur Pidana, Kasus Siswa SD di Ngada Akhiri Hidup Dihentikan

NEWSREAL.ID, NGADA- Kepolisian Resor Ngada memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus kematian seorang siswa kelas IV Sekolah Dasar di Desa Nenowea, Kecamatan Jerebuu,...

Wamendikdasmen Perkuat Peran Guru BK untuk Jaga Kesehatan Mental Siswa

NEWSREAL.ID, BANDUNG– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pentingnya penguatan peran guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sebagai...

Gubernur NTT Akui Tragedi Bocah SD di Ngada Cerminkan Kegagalan Sistem Pemerintah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyatakan duka mendalam atas meninggalnya seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada. Ia secara...

Mensos Prihatin Tragedi Murid SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar berusia 10 tahun di Kabupaten...

DPR Ingatkan Perlindungan Anak Usai Tragedi Bocah SD di NTT

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira meminta agar peristiwa tragis yang menimpa seorang bocah sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa...

Tragedi Siswa SD di NTT, Diah Warih Anjari Soroti Peran Stakeholder Daerah

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Tragedi meninggalnya seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengundang keprihatinan luas dari berbagai kalangan....

Bukan Cuma Pintar AI, Wamendikdasmen Ingatkan Generasi Muda Soal Integritas

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Di tengah pesatnya penggunaan kecerdasan artifisial (KA) dalam dunia pendidikan, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengingatkan generasi...

Mendikdasmen Kucurkan Rp2,4 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah

BACAAJA, BANDA ACEH– Pemerintah pusat menyiapkan anggaran besar untuk memulihkan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sebesar...

Leave a comment