
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat dari sisi tata kelola dan standar kesehatan. Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG bersama Kementerian Kesehatan kini tengah membahas 19 standar operasional prosedur (SOP) kesehatan, distribusi pangan, dan strategi lintas kementerian agar program nasional tersebut berjalan lebih aman dan efisien.
Ketua Harian Tim Koordinasi MBG, Nanik Sudaryati Deyang menjelaskan, pembahasan SOP menjadi bagian penting dari upaya memperbaiki tata kelola MBG yang kini melibatkan jutaan penerima manfaat.
“Beberapa hal kami bahas, terutama soal 19 SOP kesehatan, penyusunan menu, dan pelaksanaan distribusi MBG bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” ujar Nanik dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (8/11).
Nanik menegaskan, pelaksanaan MBG tidak bisa berjalan sendiri karena menyangkut alokasi anggaran besar dan keterlibatan banyak sektor. Salah satu tantangan utama yang dibahas adalah pasokan bahan pangan untuk 14.299 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini melayani sekitar 40 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
“Permintaan dari dapur-dapur MBG menyebabkan kenaikan harga ayam, telur, dan sayuran. Kalau tidak diantisipasi, persoalan bahan baku bisa jadi ledakan berikutnya,” katanya.
Tim Koordinasi MBG menekankan pentingnya sinergi antar-kementerian dalam menjaga pasokan bahan pangan. Nanik mencontohkan, BKKBN dapat berperan dengan menggerakkan kader posyandu untuk beternak ayam atau menanam sayuran dan buah di pekarangan rumah sebagai langkah antisipatif terhadap lonjakan permintaan pangan.
Program MBG sendiri menargetkan 83 juta penerima manfaat pada 2026, termasuk siswa, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kementerian Sosial bahkan mengusulkan agar lansia dan penyandang disabilitas turut dimasukkan dalam program, dan usulan tersebut telah disetujui Presiden.
Syarat SLHS
Dalam rapat koordinasi itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan perkembangan SPPG yang telah memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Dari total lebih dari 14 ribu SPPG, baru 1.218 yang telah mendapatkan SLHS, sementara 4.590 lainnya masih dalam proses pengajuan.
Kemenkes mengungkap, sebagian SPPG masih menghadapi kendala seperti temuan bakteri e-coli dalam air dan pemenuhan persyaratan fisik Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB).
Untuk itu, Kemenkes mengusulkan 19 SOP wajib yang akan menjadi acuan nasional bagi dapur MBG di seluruh daerah. “BGN dan Kemenkes harus duduk bersama membahas 19 SOP ini agar dapur-dapur yang dihentikan sementara bisa beroperasi lagi,” jelas Nanik.
Sementara itu, Kemenko PMK melaporkan kesepakatan dengan Kementerian Desa, di mana 20 persen dana desa akan diarahkan untuk program ketahanan pangan. Dana tersebut digunakan untuk membina petani, peternak, dan nelayan agar mampu menyuplai bahan pangan untuk program MBG.
Dukungan juga datang dari Kementerian Agama, yang mencatat sebanyak 29 pesantren telah memiliki SPPG dan 270 pesantren lainnya menerima pasokan MBG dari dapur terdekat. Total 337.442 santri kini telah menjadi penerima manfaat MBG di lingkungan pesantren.
Dengan pembahasan lintas kementerian dan penguatan SOP kesehatan ini, pemerintah berharap program Makan Bergizi Gratis tak hanya menekan angka stunting, tetapi juga membangun sistem pangan lokal yang berkelanjutan dan sehat bagi seluruh lapisan masyarakat. (ct)
Kunjungi Indonesia, Presiden Jerman Dipameri Kerukunan Umat Beragama
JAKARTA,NEWSREAL.id — Indonesia menampilkan salah satu praktik baik kerukunan antar umat beragama kepada Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Ibu Negara Elke Büdenbender saat...
Modernisasi Stasiun Gambir dan Penanganan Perlintasan Sebidang Fokus PT KAI
JAKARTA, NEWSREAL.id – Pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api disorot. Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian itu saat...
Harga BBM Subsidi tidak Naik, Ini Penjelasan Pertamina
JAKARTA, NEWSREAL.id – Harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan. Baca Juga Airlangga Ingatkan Dampak Perang AS-Iran: Harga BBM Bisa Ikut Terkerek...
Laporan DEN, Survei MBG Tunjukkan Dampak Positif bagi UMKM
JAKARTA,NEWSREAL.id – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif tidak hanya terhadap pemenuhan...
Pembangunan Giant Sea Wall-Pelabuhan, Pemerintah RI Gaet Rusia
JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah RI mengkampanyekan pembangunan Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah Indonesia juga...
Staf Khusus Menag RI di Vesak Festival 2026: Doakan Presiden Prabowo Jaga Perdamaian dan Kerukunan Bangsa
JAKARTA,NEWSREAL.id— Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat kebangsaan. Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young...
Cetak Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan sebagai Kepala KUA
JAKARTA,NEWSREAL.id– Baru-baru ini sejarah dicatat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian yang dipimpin Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA baru saja mengangkat belasan pejabatnya ke...
Pelaksanaan Program MBG, Presiden Prabowo : Tekankan Integritas dan Akuntabilitas
BOGOR, NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan tidak ada ruang bagi penyimpangan...
Pimpinan BGN Diganti, Ketum G-Nesia : Program MBG Butuh Sentuhan Pemimpin Perempuan
SOLO,NEWSREAL.id – Lonceng pertanda bersih-bersih di institusi Badan Gizi Nasional (BGN) sudah dibunyikan Presiden Prabowo Subianto melalui pengumuman yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi...
Presiden Prabowo Benahi BGN, Ketua dan Wakil Ketua Dicopot
JAKARTA,NEWSREAL.id- Presiden Prabowo Subianto membenahi Badan Gizi Nasional. Ketua dan Wakil Ketua BGN copot dan digantikan yang baru. “Bapak presiden mengambil keputusan untuk lakukan pergantian...
Kunjungan Presiden ke Luar Negeri Dikritik, Seskab Teddy : Terpenting Hasil Konkretnya
JAKARTA,NEWSREAL.id – Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya pasang badan guna menangkis serang dari berbagai pihak terkait kunjungan Kepala Negara Bersama rombongan ke luar negeri....
12 Kloter Diberangkatkan ke Tanah Air, Kemenhaj : Zamzam sudah Disiapkan”
JAKARTA,NEWSREAL.id — Awal Juni 2026 mulai memasuki fase kepulangan gelombang pertama jamaah haji ke Tanah Air. Pemulangan dilakukan secara berjenjang melalui Bandara Internasional King Abdul...