Hukum Kriminal

16 Ribu Lebih Warga Binaan Dapat Remisi, 174 Langsung Bebas

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 24 Desember 2025 20:17 WIB
16 Ribu Lebih Warga Binaan Dapat Remisi, 174 Langsung Bebas
NEWSREAL.ID - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemerintah memberikan remisi Natal 2025 kepada ribuan warga binaan pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menyebut sebanyak 16.078 warga binaan beragama Kristen dan Katolik menerima pengurangan masa pidana setelah memenuhi syarat yang ditetapkan.

Dari total tersebut, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memberikan Remisi Khusus (RK) Natal kepada 15.927 narapidana serta Pengurangan Masa Pidana Khusus (PMPK) Natal kepada 151 anak binaan. Sebanyak 174 narapidana di antaranya langsung menghirup udara bebas.

“Ini bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi bentuk apresiasi atas prestasi, dedikasi, dan kedisiplinan warga binaan dalam mengikuti program pembinaan,” kata Agus dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu, (24/12/2025).

Baca juga: Hadiah Hari Anak: 1.310 Anak Binaan Dapat Keringanan Hukuman, 38 Langsung Bebas

Menurut Agus, kebijakan remisi dan pengurangan masa pidana merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin hak-hak warga binaan. Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari sistem pembinaan yang berorientasi pada nilai kemanusiaan dan pemulihan.

Ia menegaskan, remisi menjadi instrumen penting untuk mendorong perubahan perilaku, memperkuat motivasi, serta menyiapkan warga binaan agar siap kembali dan berperan positif di tengah masyarakat setelah bebas.

Dari sisi kelembagaan, Agus menilai pemberian remisi Natal turut menciptakan iklim pembinaan yang lebih kondusif di dalam lapas dan lembaga pembinaan khusus anak. Selain itu, kebijakan ini juga membantu mengurangi tingkat kepadatan hunian.

Sumber Motivasi

Dalam momentum Natal 2025 yang mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, Agus berpesan agar warga binaan menjadikan keluarga sebagai sumber motivasi untuk terus memperbaiki diri dan tetap berada di jalan Tuhan.

“Bertanggungjawablah atas semua perbuatan yang dilakukan. Bertanggung jawab kepada istri, anak, suami, dan orang tua. Jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama,” pesan Agus.

Ia juga meminta para penerima remisi dan pengurangan masa pidana untuk menunjukkan perubahan nyata dan bersungguh-sungguh mempersiapkan diri sebelum kembali ke masyarakat.

Baca juga: Tinjau BLK Lapas Semarang, Menteri Imipas Dorong Peningkatan Skill Napi

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi memastikan seluruh penerima RK dan PMPK Natal telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sesuai ketentuan perundang-undangan.

Mashudi menegaskan proses pemberian remisi dilakukan secara akuntabel dan transparan. Seluruh penerima dinilai berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan, serta menunjukkan penurunan tingkat risiko.

Selain berdampak pada pembinaan, pemberian remisi Natal juga berkontribusi pada efisiensi anggaran negara. Total penghematan biaya makan narapidana dan anak binaan dari kebijakan ini tercatat mencapai Rp9,47 miliar. (tb)

Berita Terbaru

Dalam Sejarah Dugaan Penyadapan Terungkap, Ketum G-Nesia: Jangan Korbankan Kepercayaan Publik Terhadap Polri

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Ketua Umum Gen Emas Indonesia (G-Nesia), Diah Warih Anjari atau yang akrab disapa Diwa, menilai pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah...

Diusulkan, TGPF soal penggeledahan Ponpes Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen untuk mencari titik terang terkait penggeledahan di Pondok Pesantren (Ponpes)...

Komnas HAM Desak Pemulihan Psikologis Santriwati Pesantren Sukoharjo

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemulihan psikologis bagi santriwati, ustazah, dan balita yang diduga mengalami trauma akibat penggeledahan aparat di...

243 Orang dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla, Ini Penjelasan Kapolri

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan sebanyak 243 orang dan 13 korporasi menjadi tersangka dalam kasus kebakaran hutan...

Heboh Temuan Ombusmand RI di Lapas Cibinong, Diah Warih: Keadilan Tak Boleh Mengenal Kasta di Balik Jeruji

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Keadilan tidak boleh mengenal kasta, termasuk di balik jeruji besi. Prinsip itulah yang ditegaskan Founder Diwa Foundation Diah Warih Anjari dalam menyoroti hasil...

Temuan Ombudsman dan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berbeda, Komisi XIII : Harus Diusut Tuntas

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso meminta perbedaan hasil pemeriksaan Ombudsman RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di Lapas Kelas...

Terkait Proyek Dinas PUTR, KPK Gelar OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

JAKARTA,NEWSREAL.ID– Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena menjadi bupati yang ditarget Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkini. Sirajudin terkait dugaan korupsi...

Tersangka Kasus Pedagang Cermin Tewas di Pejompongan Ditetapkan, Diwa: Isu Anggota GRIB Terlibat Hoaks

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Misteri kasus meninggalnya pedagang cermin di kawasan Pejompongan memasuki babak baru. Kepolisian telah menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Perkembangan ini sekaligus menjadi penegasan...

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Tewasnya Pedagang Cermin di Pejompongan

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan tewasnya pedagang cermin Bambang Setiawan (59) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat....

Polri Ungkap 72 Tersangka Karhutla, Ditangani Sembilan Polda

JAKARTA,NEWSREAL.ID — Jajaran Polri telah menerbitkan 89 laporan polisi terkait dugaan tindak pidana karhutla di sembilan Polda, yakni Polda Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi,...

Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

TABANAN, NEWSREAL.com-Suara tangis seorang bocah perempuan yang terus memanggil ayahnya menjadi potret paling memilukan dari peristiwa pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas...

DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Penyekapan oleh Oknum Polisi di Jateng

JAKARTA, NEWSREAL.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI soroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang perempuan berinisial M (30), warga Cirebon, Jawa Barat (Jabar)....

Leave a comment