Nasional

MenLH Temukan Hulu Sungai Rusak di Aceh, Soroti Dugaan Sawit dan Tambang Ilegal

Tim Redaksi, Admin
Senin, 15 Desember 2025 18:44 WIB
MenLH Temukan Hulu Sungai Rusak di Aceh, Soroti Dugaan Sawit dan Tambang Ilegal
NEWSREAL.ID - TUMPUKAN KAYU: Tumpukan pohon tumbang yang tersapu banjir bandang di kompleks Pesantren Darul Mukhlisin di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (14/12). (Foto:Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menemukan kondisi degradasi serius pada kawasan hulu daerah aliran sungai (DAS) di Aceh.

Temuan itu terungkap setelah peninjauan langsung ke wilayah terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hanif menyebut, kawasan hulu sungai yang seharusnya berfungsi sebagai penyangga ekosistem kini banyak terbuka. Alur sungai tampak melebar tidak wajar, disertai jejak longsoran tanah yang mengarah langsung ke permukiman warga.

Baca juga: Ulama Aceh Dorong Prabowo Tetapkan Banjir Sumatera sebagai Bencana Nasional

“Kami melihat dengan jelas bentang alam yang terdegradasi parah. Ini menunjukkan bahwa banjir bandang di Aceh Timur bukan semata peristiwa alam, melainkan sinyal tekanan serius terhadap lingkungan,” ujar Hanif dalam pernyataan tertulis, Senin (15/12).

Ia menegaskan, negara hadir bukan hanya untuk melihat dampak, tetapi memastikan perlindungan terhadap masyarakat. “Keselamatan rakyat adalah yang utama. Lingkungan yang rusak tidak boleh terus dibiarkan,” katanya.

Indikasi Kuat

Dalam peninjauan udara menyusuri pesisir timur Aceh, meliputi wilayah Tusam, Lhokseumawe, Langsa, hingga Aceh Tamiang, Hanif juga menemukan indikasi kuat penyerobotan kawasan hutan dan lahan.

Aktivitas tersebut diduga berkaitan dengan perkebunan sawit dan pertambangan ilegal, termasuk di lereng bukit dengan tingkat kemiringan ekstrem di atas 45 derajat.

Menurutnya, praktik tersebut secara nyata menghilangkan fungsi hutan sebagai pengendali tata air alami dan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi. Pengelolaan lahan di kawasan dengan kemiringan ekstrem dinilai sangat berbahaya dan bertentangan dengan prinsip perlindungan lingkungan hidup.

Baca juga: Banjir Sumatera: Fasilitas Kesehatan Mulai Pulih, Kemenkes Kerahkan Ribuan Nakes

“Praktik ilegal ini tidak hanya merusak hutan dan lahan, tetapi juga mengancam nyawa masyarakat yang tinggal di wilayah hilir,” tegas Hanif. Ia menegaskan tidak akan ada toleransi bagi pelanggaran yang merusak lingkungan.

“Siapa pun yang terbukti melanggar dan membahayakan rakyat akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya. Sebagai tindak lanjut, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dampak kerusakan hutan dan lahan di wilayah terdampak.

Evaluasi tersebut mencakup kondisi hutan, DAS, serta perubahan tata guna lahan yang terbukti berkontribusi terhadap meningkatnya risiko bencana. KLH bersama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) juga memastikan akan menindak tegas sejumlah korporasi yang diduga berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan melalui langkah penegakan hukum, termasuk upaya paksa sesuai ketentuan yang berlaku. (ct)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Leave a comment