Nasional

Prabowo Koreksi Istilah “Uang Lelah” untuk TNI dalam Penanganan Bencana

Tim Redaksi, Admin
Jumat, 2 Januari 2026 18:22 WIB
Prabowo Koreksi Istilah “Uang Lelah” untuk TNI dalam Penanganan Bencana
NEWSREAL.ID - RAPAT KOORDINASI: Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan dampak banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di Posko Terpadu Lanud Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Minggu (7/12) malam. (Foto: BPMI Sekretariat Presiden)

NEWSREAL.ID, ACEH TAMIANG- Presiden Prabowo Subianto mengoreksi pernyataan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait penyebutan “uang lelah” bagi personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas menangani bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera.

Prabowo menegaskan, prajurit TNI tidak mengenal lelah saat menjalankan tugas negara. Sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa personel TNI di lapangan menerima dua komponen dukungan biaya sesuai Peraturan Menteri Keuangan untuk kondisi darurat, yakni uang makan dan uang lelah.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan untuk kondisi darurat ini, personel TNI di lapangan mendapatkan dua komponen, uang makan dan uang lelah,” kata Abdul Muhari dalam rapat koordinasi bersama Presiden Prabowo di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Total dana yang diterima personel TNI tersebut sebesar Rp165 ribu per hari, dengan rincian Rp45 ribu untuk uang makan dan Rp120 ribu untuk uang lelah.

Menanggapi hal itu, Presiden Prabowo meluruskan istilah yang digunakan. Ia menilai penyebutan “uang lelah” kurang tepat untuk prajurit TNI yang bertugas di medan bencana.

Baca juga: BNPB Pastikan Personel TNI di Lokasi Bencana Terima Rp165 Ribu per Hari

“Kalau tentara jangan uang lelah ya, karena tentara nggak boleh lelah. Uang semangat,” ujar Prabowo. Ia menambahkan bahwa prajurit TNI harus dipahami sebagai pasukan yang tidak mengenal lelah dan selalu berbakti kepada negara dan bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Abdul Muhari juga menyampaikan bahwa BNPB telah menyalurkan dana operasional sebesar Rp2,7 miliar dari total pengajuan TNI senilai Rp84 miliar. Dana tersebut disalurkan ke Markas Besar (Mabes) TNI serta sejumlah Komando Daerah Militer (Kodam) yang terlibat langsung dalam penanganan bencana.

“Dari pengajuan Rp84 miliar, Rp2,7 miliar sudah disalurkan ke Mabes TNI dan kodam-kodam yang personelnya terjun langsung ke lapangan,” jelasnya. Kodam yang dimaksud antara lain Kodam Iskandar Muda, Kodam Bukit Barisan, dan Kodam di Sumatera Barat.

Pembiayaan Operasional

Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto memastikan tidak ada kendala dari sisi pembiayaan operasional personel TNI di wilayah terdampak bencana. Ia menjelaskan bahwa penyesuaian waktu penyaluran anggaran berkaitan dengan mekanisme pertanggungjawaban keuangan akhir tahun.

“Bukan karena dananya tidak ada, tetapi pertanggungjawaban keuangan harus diselesaikan per 31 Desember, lalu dimulai kembali pada 1 Januari. Jadi tidak ada masalah dari sisi keuangan,” ujarnya.

Baca juga: Bulog Pastikan Beras untuk Daerah Terdampak Bencana Sumatera Melimpah

Suharyanto menegaskan seluruh dukungan pembiayaan, termasuk operasional personel TNI dan pembangunan Jembatan Bailey, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah, kata dia, memastikan penanganan bencana merupakan tanggung jawab negara.

BNPB juga mencatat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,4 triliun untuk penanganan bencana hingga akhir 2025, serta menyiapkan tambahan Rp1,5 triliun dari kas negara untuk kebutuhan penanganan bencana pada 2026. Penyaluran dana dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme pertanggungjawaban keuangan dan awal tahun anggaran berikutnya. (tb)

Berita Terbaru

Dukung MBG, Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner

JAKARAT,NEWSREAL.id – Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri...

Menag Usulkan Strategis terkait MBG, Ini Masukannya

JAKARTA,NEWSREAL.id- Kementerian Agama memberikan sejumlah usulan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan...

Diah Warih: Sudaryono Jadi Dirigen Handal untuk BGN

Jakarta,NEWSREAL.com-Diah Warih Anjari, pendiri Diwa Foundatioan, beri apresiasi atas pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng.,M., MBA menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dewan Pembina Nasional (DPN) Tani...

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...