Nasional

Bahlil Dorong Desentralisasi Izin Tambang

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 7 Februari 2026 23:22 WIB
Bahlil Dorong Desentralisasi Izin Tambang
NEWSREAL.ID - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melempar wacana perubahan besar dalam tata kelola pertambangan nasional. Ia menginginkan kewenangan penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) tidak lagi tersentral di Jakarta, melainkan diserahkan kepada pemerintah daerah.

Bahlil menilai selama ini pengelolaan perizinan tambang terlalu berpusat di ibu kota, mulai dari izin hingga domisili kantor perusahaan. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak mencerminkan prinsip pemerataan dan keadilan ekonomi.

“Saya pikir-pikir kenapa izinnya, kantornya, semuanya ada di Jakarta? Apakah negara republik ini hanya punya Jakarta? Inilah yang harus kita rapikan,” ujar Bahlil saat memberikan arahan dalam acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Ia menegaskan, ke depan pemerintah akan secara bertahap mengalihkan kewenangan perizinan kepada daerah, sekaligus membuka ruang lebih besar bagi pengusaha lokal dan pelaku UMKM untuk terlibat dalam sektor pertambangan.

“Maka perlahan-lahan kita kanalisasi izin kita kembalikan kepada teman-teman daerah, pengusaha daerah, UMKM. Harus dapat,” imbuhnya. Tak hanya soal perizinan, Bahlil juga mendorong agar pemerintah daerah mampu mengelola badan usaha milik daerah secara mandiri.

Menurutnya, masyarakat lokal harus menjadi aktor utama dalam pengelolaan sumber daya alam di wilayahnya. “Jangan wilayah NKRI dijadikan satu wilayah, tapi kekuasaan pembagian ekonomi politiknya hanya tertumpu pada satu wilayah,” kata Bahlil.

Kebesarn Jiwa

Ia menekankan perhatian terhadap daerah bukan tanpa alasan. Menurut Bahlil, Indonesia berdiri karena adanya kebesaran jiwa dari kerajaan-kerajaan dan wilayah di Nusantara yang rela meleburkan kekuasaan dan sumber dayanya ke dalam republik.

“Negara ini kan sebelum ada, raja-raja, sultan. Bayangkan mereka mau mengorbankan, merelakan kekuasaan dan ekonomi kepada republik tanpa ada permintaan apa-apa,” ujarnya. Selain itu, Bahlil juga menyinggung ketimpangan representasi politik di parlemen. Ia mengkritik komposisi anggota DPR RI yang masih didominasi legislator dari Pulau Jawa.

Menurutnya, Papua yang memiliki wilayah luas hanya diwakili 18 anggota DPR, jauh dibandingkan dengan Jawa yang hampir menguasai setengah dari total 580 kursi di parlemen. “Anggota DPR Papua hanya 18 orang. Coba bayangkan. Jadi yang kayak-kayak gini,” kata Bahlil.

Wacana desentralisasi izin tambang ini menjadi sinyal kuat dorongan pemerataan ekonomi dan politik, sekaligus membuka diskursus baru soal peran daerah dalam pengelolaan sumber daya alam nasional. (tb)

Berita Terbaru

Kebijakan Prabowo: Indonesia Terbuka bagi Investor Dunia, Kepentingan Nasional Tetap Prioritas

JAKARTA,TAPALBATAS.co-Presiden Prabowo Subianto menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap terbuka terhadap seluruh negara untuk menjalin kerja sama. Namun, ia menekankan setiap kemitraan harus...

Diangkat Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Hercules: NKRI Harga Mati

JAKARTA , NEWSREAL.id– Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rozario Marshal atau yang dikenal sebagai Hercules, kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban peran di...

Prabowo: KDKMP Jadi Pusat Pelayanan Ekonomi Desa yang Terintegrasi

JAKARTA,NEWSREAL.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat...

Belum Putuskan Pengganti Febrie, Istana Tunggu Usulan Jaksa Agung

JAKARTA,NEWSREAL.id– Soal pengganti Febrie Adriansyah, pemerintah menunggu usulan resmi dari Jaksa Agung ST Burhanuddin. Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum dapat menerbitkan keputusan pengangkatan...

Bupati Sukoharjo Jadi Tersangka KPK, Ini Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

BATANG, NEWSREAL.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan normal meski Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah...

Instruksi Prabowo, Aparatur Negara Introspeksi dan Pemerintahan Harus Bersih dari Korupsi

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparatur negara untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta berpihak kepada kepentingan...

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Tokoh Pengusaha dan Politikus Nasional

JAKARTA, NEWSREAL.id– Indonesia berduka atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Jakarta....

Berantas Penangkapan Ikan Ilegal, KKP Tambah 10 Kapal Patroli di Laut Natuna Utara

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pemerintah terus memperkuat pengamanan di Laut Natuna Utara dengan menambah armada kapal pengawas dan meningkatkan infrastruktur pengawasan guna mengantisipasi maraknya praktik penangkapan ikan...

Soal OTT Bupati Sukoharjo, KPK Ungkap Dugaan soal Kasus Pemerasan

JAKARTA, NEWSREAL.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengungkap konstruksi awal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. KPK sebut OTT tersebut berkaitan...

Gugun Gumilar: Indonesia Emas 2045 Memerlukan Pemuda yang Mampu Merawat Kerukunan

MANADO,NEWSREAL.id– Staf Khusus Menteri Agama RI, H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa keberhasilan Peta Jalan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda...

Berantas Korupsi, Diwa : Sinergitas TNI/Polri, Kejaksaan Dijaga demi Bangsa

JAKARTA, NEWSREAL.id– Pendiri DIWA Foundation, Diah Warih Anjari, mendorong sinergitas TNI, Polri dan Kejaksaan, untuk memberantas korupsi di Indonesia. Pernyataan itu muncul setelah Diwa, sapaan...

Prabowo dan PM Modi di Prambanan, Sapa Umat Hindu hingga Tinjau Pemugaran Candi

YOGYAKARTA, NEWSREAL.id – Keakraban Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi terlihat dalam rangkaian kunjungan bersama di kawasan Candi Prambanan, Rabu (8/7/2026)....