Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

BPKH Dorong Indonesia Naik Kelas: Dari Pembeli Jadi Pemain di Ekosistem Ekonomi Haji

Tim Redaksi, Newsreal.id
Senin, 16 Februari 2026 18:15 WIB
BPKH Dorong Indonesia Naik Kelas: Dari Pembeli Jadi Pemain di Ekosistem Ekonomi Haji
NEWSREAL.ID - ANAK USAHA BPKH: Penguatan ekonomi haji oleh BPKH melalui anak usahanya di Arab Saudi, BPKH Limited. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menegaskan Indonesia tak boleh lagi hanya jadi “pembeli musiman” dalam penyelenggaraan haji dan umrah. Dengan jumlah jamaah terbesar di dunia, Indonesia dinilai sudah saatnya naik kelas menjadi pelaku utama dalam ekosistem ekonomi haji global.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Investasi Langsung, M. Arief Mufraini, mengatakan sejak awal pembentukan BPKH Limited pada 2023, entitas tersebut memang dirancang sebagai instrumen investasi langsung di sektor haji dan umrah.

“Orientasi awal pembentukan BPKH Limited atas dukungan Kementerian Agama, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Keuangan adalah investasi langsung di ekosistem haji dan umrah,” ujar Arief di Jakarta, Senin, (16/2/2026).

Sebagai negara dengan lebih dari 200 ribu jamaah haji setiap tahun dan sekitar 1,5 juta jamaah umrah, Indonesia sebenarnya menggerakkan ekosistem ekonomi bernilai besar. Sektor yang terdampak pun luas, mulai dari perhotelan, konsumsi, transportasi, hingga logistik dan layanan pendukung lainnya.

Namun selama ini, Indonesia lebih banyak berada di posisi pembeli layanan (procurement). Karena itu, BPKH mendorong pergeseran bertahap menuju skema investasi agar Indonesia memiliki posisi strategis dalam rantai nilai ekonomi haji. “Ini merupakan tahapan pertama untuk secara gradual melakukan pergeseran dari procurement ke investasi,” jelas Arief.

Revisi UU Keuangan Haji

Untuk memperkuat langkah tersebut, BPKH menilai perlu adanya revisi Undang-Undang Pengelolaan Keuangan Haji agar model investasi ekosistem dapat dijalankan lebih komprehensif. Saat ini, proses penguatan regulasi itu tengah berjalan sebagai bagian dari pembenahan tata kelola jangka panjang.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menegaskan upaya ini bukan sekadar bisnis, melainkan pembangunan fondasi kedaulatan ekonomi haji. “Yang sedang dibangun adalah fondasi kedaulatan ekonomi haji, bukan praktik perantara,” tegas Fadlul.

Ia menambahkan, kedaulatan ekonomi haji bukan berarti mengomersialisasikan ibadah. Sebaliknya, langkah ini bertujuan memastikan tata kelola ekonomi haji berjalan profesional, efisien, dan berpihak pada jamaah. Salah satu contoh konkret adalah optimalisasi area komersial hotel yang digunakan jamaah Indonesia.

Selama ini, potensi ekonomi dari fasilitas tersebut sepenuhnya dikelola pihak eksternal. Melalui pendekatan investasi strategis, sebagian nilai ekonomi itu diharapkan kembali memperkuat dana haji dan memberi manfaat langsung bagi jamaah.

BPKH juga menginisiasi penyediaan konsumsi pada fase pra dan pasca-Armuzna. Pada periode sebelumnya, jamaah Indonesia belum sepenuhnya memperoleh layanan makan tiga kali sehari di fase tersebut. “Tahun lalu kita melakukan perbaikan dalam kondisi yang sangat menantang. Banyak dapur tidak dapat beroperasi optimal, mobilisasi logistik terbatas, tetapi kebutuhan jamaah harus tetap diprioritaskan,” ujar Arief.

Ke depan, inisiatif ini diharapkan menjadi standar baru pelayanan haji Indonesia. Dalam kerangka yang lebih luas, pengembangan Kampung Haji sebagai gagasan strategis pemerintah melalui Danantara sebagai leading sector juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia di panggung ekonomi haji global.

“BPKH siap berkolaborasi dalam pengembangan Kampung Haji. Ini bukan agenda sektoral, melainkan agenda strategis nasional untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem haji global,” kata Fadlul. (tb)

Berita Terbaru

Polemik POUK Tesalonika Teluknaga, Gugun Gumilar Dorong Dialog Damai

NEWSREAL.ID, TANGERANG- Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar meminta polemik penyegelan Kantor Yayasan Persekutuan Oikoumene Umat Kristen (POUK) Tesalonika di Teluknaga, Kabupaten Tangerang diselesaikan...

Din Syamsuddin Serukan Persatuan Umat Islam demi Perdamaian Dunia

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Tokoh cendekiawan Muslim Indonesia yang juga mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin mengajak umat Islam untuk memperkuat persatuan sebagai langkah penting dalam mewujudkan...

Insentif Rp6 Juta per Hari Dihentikan Jika SPPG Tak Penuhi Standar

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan akan menghentikan insentif sebesar Rp6 juta per hari bagi mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi...

Antisipasi El Nino, Bapanas Perkuat Cadangan Pangan dari Dalam Negeri

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat cadangan pangan pemerintah (CPP) berbasis produksi dalam negeri sebagai langkah mitigasi menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang...

Pemerintah Ubah Skema MBG, Kini Hanya Dibagikan Saat Hari Sekolah

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah memutuskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hanya diberikan pada hari aktif sekolah, tidak lagi disalurkan saat hari libur. Kebijakan ini diambil setelah...

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Desak Evaluasi Keanggotaan BoP

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk mempertimbangkan kembali keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace...

Survei: 83 Persen Warga Indonesia Tolak Serangan AS-Israel ke Iran

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Hasil survei gabungan dari Lembaga Survei Indonesia, Indikator Politik Indonesia, dan Saiful Mujani Research and Consulting menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia menolak serangan yang...

Indonesia Berpotensi Jadi Contoh Global South dalam Pembatasan Medsos Anak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pakar Teknologi Informasi Ismail Fahmi menilai Indonesia berpeluang menjadi tolok ukur bagi negara-negara Global South dalam menerapkan kebijakan pembatasan media sosial bagi anak....

Diwa Dukung Pembatasan Akses Medsos Anak

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Kekhawatiran terhadap dampak dunia digital pada anak kian mengemuka. Arus informasi yang begitu deras, tanpa batas yang jelas, dinilai berpotensi mengganggu kesehatan mental...

Rusia: Serangan ke Pasukan Perdamaian Tak Boleh Dianggap Wajar

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon. Ia sekaligus menegaskan...

Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, DPR Minta TNI dan PBB Bersikap Tegas

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mendesak adanya ketegasan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait gugurnya sejumlah...

Di Tengah Geopolitik Memanas, Diah Warih Anjari Apresiasi Presiden Tak Naikkan Harga BBM

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ketua Umum Ormas G-Nesia sekaligus Founder Diwa Foundation, Diah Warih Anjari menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas keputusan pemerintah yang tidak...