Ekonomi Bisnis

Kemenkop Targetkan 80 Ribu Kopdes Merah Putih Berdiri hingga Akhir 2026

Tim Redaksi, Admin
Rabu, 18 Februari 2026 21:38 WIB
Kemenkop Targetkan 80 Ribu Kopdes Merah Putih Berdiri hingga Akhir 2026
NEWSREAL.ID - LAYANAN CALL CENTER: Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, meresmikan pengembangan Call Center 1500 587 untuk menampung pengaduan masyarakat terkait Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan koperasi secara keseluruhan di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Rabu (18/2/2026) (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mulai menunjukkan progres nyata. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut sebanyak 1.000 unit Kopdes Merah Putih telah rampung dibangun dari target besar 80 ribu unit hingga akhir 2026.

Dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Rabu (18/2/2026), Ferry menjelaskan bahwa hingga Februari ini hampir 20 ribu unit Kopdes tengah dalam proses pembangunan, dengan rata-rata progres fisik sudah mencapai 20 persen.

“Asumsinya kalau sekarang 20 persen, pada Mei nanti sudah selesai 100 persen dibangun (20 ribu unit),” ujarnya. Menurut Ferry, pembangunan koperasi tidak sekadar mengejar jumlah bangunan.

Pemerintah juga menyiapkan sistem manajemen, penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), hingga dukungan teknis agar koperasi bisa langsung beroperasi optimal setelah diresmikan.

Ia menambahkan, setelah 20 ribu unit rampung pada pertengahan tahun, pembangunan akan dilanjutkan secara bertahap hingga mencapai 80 ribu unit pada akhir 2026, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

Tahap Awal

Sebelumnya, pada 23 Januari lalu, Ferry juga menyampaikan target 27 ribu Kopdes Merah Putih siap beroperasi pada April 2026 sebagai tahap awal dari program nasional tersebut.

Program pembangunan 80 ribu Kopdes Merah Putih sendiri resmi diluncurkan Presiden pada Juli 2025. Pemerintah berharap koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi desa, memperkuat kemandirian masyarakat, sekaligus mendorong pemerataan ekonomi nasional.

Dari sisi pendanaan, program ini melibatkan berbagai sumber, mulai dari APBN, APBD, Dana Desa, hingga dukungan BUMN. Salah satunya PT Agrinas Pangan Nusantara yang ditugaskan membangun gerai, gudang, serta sarana logistik koperasi.

Setiap unit Kopdes akan mendapat plafon pendanaan Rp3 miliar. Rinciannya, Rp2,5 miliar dialokasikan untuk investasi pembangunan fisik dan kelengkapan operasional (capex), sementara Rp500 juta untuk biaya operasional awal (opex).

Adapun infrastruktur yang dibangun mencakup tujuh gerai wajib, yakni kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, gudang berpendingin (cold storage), serta sarana logistik.

Dengan progres yang terus dikebut, pemerintah optimistis Kopdes Merah Putih dapat segera beroperasi masif dan menjadi tulang punggung ekonomi desa di seluruh Indonesia. (tb)

Berita Terbaru

Ekspor Gas ke Negara tak Diperpanjang, HKI : Langkah Tepat

JAKARTA,NEWSREAL.ID-Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia menyampaikan rencana pemerintah untuk tidak memperpanjang kontrak ekspor gas ke negara tetangga sebagai langkah tepat guna memastikan kebutuhan energi industri...

36 Investor Global Dikumpulkan OJK, Ada Apa ?

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar rapat virtual dengan 336 investor regional dan global, pada Senin (19/10/2026) lalu, guna...

Operasional KDKMP 1 Oktober, BUMN Pendukung Teken PKS dengan Agrinas

JAKARTA,NEWSREAL.ID – PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan sejumlah mitra BUMN untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang...

Era Prabowo Subianto Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun Dilunasi

JAKARTA,NEWSREAL.ID – Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan pemerintah telah menuntaskan pembayaran utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) senilai Rp218,3 triliun kepada Bank Indonesia...

Diwa Foundation Hadir di Gorontalo, Penuhi Undangan Bank Indonesia untuk Ramaikan Event HARFEST 2026

GORONTALO, NEWSREAL.ID – Bank Indonesia Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan Pemprov Gorontalo dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Gorontalo menyelenggarakan Festival Kuliner dalam rangkaian Hulonthalo Art...

Logis 08: Penguatan Rupiah dan IHSG Dipengaruhi Tren Positif Pelaku Pasar yang Diinisiasi Sufmi Dasco

JAKARTA,NEWSREAL.id – Penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan pelaku...

Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI

JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...

KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...

Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...

Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara

JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...