Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Nasional

Ribuan Rumah Rusak di Sumatera Diperbaiki, BNPB Kucurkan Rp369,9 Miliar

Tim Redaksi, Newsreal.id
Sabtu, 14 Februari 2026 11:52 WIB
Ribuan Rumah Rusak di Sumatera Diperbaiki, BNPB Kucurkan Rp369,9 Miliar
NEWSREAL.ID - TERDAMPAK BANJIR: Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat mengunjungi lokasi terdampak banjir di Aceh, beberapa waktu lalu. (Foto: BNPB)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera terus dikebut. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan dana ratusan miliar rupiah untuk membantu ribuan keluarga memperbaiki rumah mereka yang rusak akibat bencana.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI menyalurkan dana stimulan pembangunan rumah rusak ringan hingga sedang senilai Rp369,9 miliar. Bantuan ini diberikan kepada 17.251 kepala keluarga (KK) terdampak bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

“Bantuan stimulan rumah rusak hari ini disalurkan kepada 17.251 KK di 25 kabupaten/kota terdampak di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatera Utara. Total nilai bantuan mencapai Rp369,915 miliar,” kata Kepala BNPB, Suharyanto, di Lhokseumawe, Jumat, (13/2/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Suharyanto dalam kegiatan penyaluran bantuan stimulan rumah rusak ringan dan sedang bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera, yang digelar di Balai Kota Lhokseumawe. Ia menjelaskan, dana stimulan disalurkan dengan skema Rp15 juta per KK untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta per KK untuk rumah rusak sedang.

Verifikasi Data

“Masih ada 24 kabupaten/kota yang saat ini dalam proses verifikasi data. Penyalurannya akan segera dilakukan pada minggu depan,” ujarnya.

Khusus di Kota Lhokseumawe, tercatat 23 KK menerima bantuan rumah rusak ringan dan 1.178 KK untuk rumah rusak sedang, dengan total bantuan mencapai Rp35,685 miliar. Artinya, hampir 90 persen pengajuan dari Pemerintah Kota Lhokseumawe telah disetujui.

“Hanya 21 KK yang masih memerlukan verifikasi ulang dan akan segera menerima bantuan setelah proses tersebut selesai,” kata Suharyanto. Ia menambahkan, proses verifikasi dilakukan secara berjenjang dari tingkat bawah hingga pusat.

Tim gabungan dari berbagai unsur turun langsung ke lapangan untuk memeriksa kondisi rumah warga terdampak, kemudian mengkategorikan tingkat kerusakan sesuai petunjuk pelaksanaan yang berlaku. Menurutnya, proses verifikasi berjalan relatif lancar tanpa kendala berarti. Bagi warga yang tidak masuk kategori rusak ringan atau sedang, pemerintah tetap menyiapkan skema bantuan lain yang dapat dimanfaatkan.

Dana bantuan tersebut disalurkan langsung ke rekening penerima. Pencairan tahap awal dapat dilakukan hingga 80 persen dari total dana, sementara sisa 20 persen baru bisa dicairkan setelah penerima menunjukkan bukti penggunaan dana untuk perbaikan rumah. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan hunian warga terdampak sekaligus mendorong proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera. (tb)

Berita Terbaru

Bela Negara Tanpa Batas, Wamenhan Ajak Penyandang Disabilitas Ikut Jaga Semangat Pancasila

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Semangat bela negara tak hanya milik mereka yang berseragam. Pemerintah kini mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, sebagai bagian...

Perjanjian Dagang RI-AS Digugat ke PTUN, Aktivis Nilai Merugikan Indonesia

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat kembali menuai polemik. Sejumlah organisasi masyarakat sipil resmi menggugat kesepakatan tersebut ke pengadilan karena dinilai merugikan...

Diminta Tak Kejar Profit, Diah Warih: MBG adalah Investasi Menuju Indonesia Emas 2045

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Program makan bergizi bagi anak-anak Indonesia dinilai bukan sekadar agenda sosial jangka pendek, melainkan investasi strategis untuk menyiapkan generasi unggul menuju visi besar...

Koalisi Sipil Desak Perintah Siaga 1 TNI Dicabut

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Instruksi siaga 1 dari Panglima TNI di tengah memanasnya konflik Timur Tengah menuai sorotan. Sejumlah organisasi masyarakat sipil menilai langkah tersebut tidak memiliki...

Pemerintah Siapkan Benih Jagung Gratis untuk 1 Juta Hektare, Dorong Target Swasembada Pangan

NEWSREAL.ID, OGAN ILIR- Pemerintah melalui Kementerian Pertanian menyiapkan bantuan benih jagung gratis untuk lahan seluas hingga 1 juta hektare sebagai upaya mempercepat peningkatan produksi jagung...

BGN Luruskan Isu Menu MBG: Program Ini Cuma Penuhi Sepertiga Kebutuhan Gizi Harian

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Ramai kritik soal porsi dan kandungan gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), akhirnya dijawab pemerintah. Badan Gizi Nasional menegaskan program tersebut memang...

Lebaran, Mendagri Minta Kepala Daerah Siaga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menjelang arus mudik dan libur panjang Idul Fitri, pemerintah pusat ingin memastikan daerah tetap terkendali. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh...

BGN: SPPG Jadi Wajah Program Makan Bergizi Gratis di Masyarakat

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi garda terdepan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis...

Hari Perempuan Internasional, Menteri PPPA Soroti Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap 8 Maret menjadi momentum bagi pemerintah untuk kembali menegaskan pentingnya perlindungan bagi pekerja rumah tangga (PRT)...

Jusuf Kalla Soal BoP: Kalau Hanya Bela AS-Israel, Indonesia Tak Perlu Jadi Anggota

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menegaskan bahwa keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) harus benar-benar digunakan...

Reformasi Polri Mulai Difinalkan, Jimly Segera Serahkan Laporan ke Prabowo

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Komite Percepatan Reformasi Polri (KPRP) memastikan rekomendasi perubahan besar di tubuh Kepolisian telah rampung. Laporan tersebut rencananya akan diserahkan kepada Presiden sebelum Lebaran...

Prabowo Siap Keluar dari BoP Jika Tak Bisa Perjuangkan Palestina

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden RI Prabowo Subianto disebut siap mundur dari keanggotaan Board of Peace (BoP) jika forum tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi perjuangan kemerdekaan...