
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di Timur Tengah terus memanas setelah sejumlah fasilitas gas di Iran dilaporkan menjadi sasaran serangan, hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim adanya dialog untuk mengakhiri konflik.
Media Iran melaporkan bahwa serangan yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel itu menargetkan dua fasilitas gas serta satu pipa gas strategis.
Salah satu lokasi yang terdampak berada di kota Isfahan, tepatnya di kawasan Jalan Kaveh, yang merupakan lokasi stasiun pengaturan tekanan gas. Kantor berita Fars menyebut bangunan administrasi gas dan fasilitas pengatur tekanan mengalami kerusakan sebagian akibat serangan tersebut.
Selain itu, proyektil juga dilaporkan menghantam area di sekitar pipa gas pembangkit listrik di Khorramshahr, wilayah barat daya Iran yang berbatasan dengan Irak.
Meski demikian, belum ada rincian pasti terkait skala kerusakan maupun korban jiwa dalam insiden tersebut. Laporan mengenai serangan ini juga masih terbatas dari media Iran.
Serangan ini terjadi di tengah pernyataan terbaru Trump yang menyebut komunikasi dengan Teheran berjalan “sangat baik dan produktif”. Bahkan, sebelumnya ia mengumumkan penundaan selama lima hari untuk serangan terhadap infrastruktur listrik Iran sebagai bagian dari upaya membuka ruang dialog.
Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh pihak Iran. Sejumlah pejabat dan sumber pemerintah di Teheran menegaskan tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung dengan Washington.
Strategi Trump
Kantor berita semi-resmi Mehr, mengutip sumber Iran menyatakan, pernyataan Trump hanyalah strategi untuk memengaruhi pasar energi global sekaligus mengulur waktu bagi kepentingan militer.
Situasi ini menunjukkan adanya perbedaan narasi yang tajam antara kedua pihak. Di satu sisi, Washington menyebut jalur diplomasi masih terbuka, sementara Teheran justru menegaskan tidak ada pembicaraan sama sekali.
Di sisi lain, laporan dari pejabat Amerika Serikat menyebut bahwa jeda serangan yang diumumkan Trump hanya berlaku untuk fasilitas energi tertentu. Operasi militer lainnya tetap berjalan, termasuk yang menyasar instalasi militer, angkatan laut, serta infrastruktur pertahanan Iran.
Operasi yang disebut sebagai bagian dari misi berkelanjutan ini menandakan bahwa tekanan militer terhadap Iran belum mereda, meskipun terdapat klaim adanya komunikasi diplomatik.
Pejabat AS juga mengungkapkan bahwa hanya segelintir pihak yang diberi kewenangan untuk melakukan negosiasi langsung dengan Iran, di antaranya Trump, utusan Timur Tengah Steve Witkoff, serta Jared Kushner. Wakil Presiden JD Vance disebut dapat dilibatkan jika diperlukan.
Sementara itu, Israel dilaporkan tidak terlibat langsung dalam proses negosiasi, namun tetap mendapat informasi terkait perkembangan situasi.
Rangkaian peristiwa ini semakin mempertegas kompleksitas konflik yang sedang berlangsung. Di tengah klaim diplomasi dan bantahan keras dari Iran, serangan terhadap infrastruktur energi justru terus terjadi, memperbesar risiko eskalasi lebih lanjut.
Ketidakpastian ini juga berdampak pada pasar global, terutama sektor energi, mengingat Iran merupakan salah satu pemain penting dalam rantai pasok minyak dan gas dunia. Dunia kini menanti apakah konflik ini akan mereda melalui jalur diplomasi, atau justru semakin melebar akibat aksi militer yang terus berlanjut. (dc)
Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Tuding Trump Sebar Isu Demi Stabilkan Pasar
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran membantah keras adanya negosiasi dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya tensi konflik di Timur Tengah. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf...
Iran Hujani Tel Aviv dengan Rudal, Bangunan Rusak dan Enam Luka
NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Serangan udara kembali mengguncang Tel Aviv setelah Iran meluncurkan rudal ke sejumlah titik di kota tersebut, Selasa (24/3/2026). Serangan ini menyebabkan kerusakan...
Iran Buka Selat Hormuz untuk Dunia, Tapi Tidak untuk AS dan Israel
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemerintah Iran menegaskan tetap membuka akses pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal internasional, dengan pengecualian terhadap kapal yang terafiliasi dengan Amerika Serikat dan...
Tekan Biaya Perang, Israel Disebut Mulai Gunakan Amunisi Lawas
NEWSREAL.ID, TEL AVIV- Tekanan biaya perang yang terus membengkak disebut mulai berdampak pada strategi militer Israel. Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dikabarkan mulai menggunakan amunisi...
Kim Jong Un Kembali Terpilih Pimpin Korea Utara
NEWSREAL.ID, PYONGYANG- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kembali terpilih untuk memimpin pemerintahan setelah parlemen negara tersebut secara resmi menunjuknya sebagai Presiden Urusan Negara. Keputusan...
Mufti Agung Libya Serukan Umat Islam Dukung Iran
NEWSREAL.ID, TRIPOLI- Mufti Agung Libya, Sheikh Sadiq al-Ghariani menyerukan umat Islam untuk memberikan dukungan kepada Iran di tengah konflik yang terus memanas dengan Amerika Serikat...
Iran Ancam Tebar Ranjau Laut, Teluk Persia Terancam Lumpuh Total
NEWSREAL.ID, ISTANBUL- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Iran mengeluarkan ancaman keras dengan menyatakan siap menebar ranjau laut di seluruh wilayah Teluk Persia apabila...
Iran Balas Ancam AS: Infrastruktur Energi dan Air Negara Teluk Jadi Target
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran melontarkan ancaman serius terhadap negara-negara Teluk yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel....
Menlu Iran Ucapkan Selamat Idulfitri, Apresiasi Solidaritas Indonesia untuk Iran
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Muslim di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia....
IRCS Klaim 80 Ribu Lokasi Sipil Diserang AS-Israel, Korban Jiwa Terus Bertambah
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Presiden Iranian Red Crescent Society (IRCS), Pirhossein Kolivand, mengungkapkan bahwa lebih dari 80.000 lokasi sipil di Iran telah menjadi sasaran serangan sejak pecahnya...
Pesan Nowruz, Pemimpin Iran Klaim Musuh Mulai Dikalahkan
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan pihak-pihak yang memusuhi negaranya mulai mengalami kekalahan di tengah konflik yang memanas di kawasan. Pernyataan itu disampaikan dalam...
Rusia Akui Beri Informasi Intelijen ke Iran
NEWSREAL.ID, TEHERAN- Rusia mengakui telah memberikan informasi intelijen kepada Iran di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat. Pengakuan ini mencuat dalam pertemuan pejabat tinggi kedua...

