Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Internasional

Iran Tegang Usai Khamenei Tewas, Pemerintah Peringatkan ‘Jangan Sampai Terpecah’

Tim Redaksi, Admin
Minggu, 1 Maret 2026 15:41 WIB
Iran Tegang Usai Khamenei Tewas, Pemerintah Peringatkan ‘Jangan Sampai Terpecah’
NEWSREAL.ID - Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, TEHERAN- Situasi Iran memanas setelah kabar tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan Amerika Serikat dan Israel. Pemerintah Iran kini mewanti-wanti adanya upaya adu domba di tengah suasana duka dan gejolak di berbagai kota.

Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir kelompok mana pun yang mencoba memecah belah negara di saat genting seperti ini. “Kelompok-kelompok yang berusaha memecah belah Iran harus tahu bahwa kami tidak akan mentolerirnya,” ujar Larijani dalam wawancara yang disiarkan televisi pemerintah, seperti dilaporkan AFP, Minggu (1/3/2026).

Larijani juga menyerukan seluruh rakyat Iran untuk bersatu menghadapi tekanan dan serangan dari Amerika Serikat serta Israel. Pemerintah menilai momen ini rawan dimanfaatkan pihak tertentu untuk memperkeruh situasi nasional.

Rakyat Terbelah

Di lapangan, respons warga Iran tampak terbelah. Suasana duka mendalam menyelimuti Kota Mashhad. Di kompleks makam suci Imam Reza, para pendukung Ayatollah Ali Khamenei terlihat menangis dan meratapi kepergian sang pemimpin.

Tayangan yang dirilis Press TV memperlihatkan sejumlah warga histeris, bahkan ada yang pingsan karena terpukul kabar tersebut. Namun gambaran berbeda muncul di ibu kota Teheran. Sejumlah laporan menyebutkan ada warga yang justru merayakan kematian Khamenei. Menurut Al Jazeera, kembang api sempat diluncurkan di beberapa titik kota tak lama setelah kabar tersebut menyebar.

Perbedaan respons ini disebut-sebut dipicu oleh kekecewaan sebagian warga terhadap kepemimpinan Khamenei, khususnya terkait tudingan penindasan terhadap demonstran dalam beberapa pekan terakhir. Kini, Iran berada di persimpangan: antara duka, kemarahan, dan kekhawatiran akan perpecahan internal. Pemerintah menyerukan persatuan, sementara di jalanan, suara rakyat justru terdengar tidak lagi satu nada. (tb)

Berita Terbaru

Ancam AS, Iran Targetkan Kapal Induk dan Perang

TEHERAN, newsreal.id – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menargetkan sejumlah kapal perang termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln yang berada di sekitar Selat Hormuz....

Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo

*Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa ADA momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir...

Prabowo-Putin Sepakat Geber Kerjasama Ekonomi dan Energi

JAKARTA,newsreal.id – Presiden RI Prabowo Subianto langsung melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pembantunya setibanya di Moscow. Dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan apresiasi...

Tiba di Rusia, Prabowo Pererat Kemitraan Kedua Negara

MOSKOW, newsreal.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Bandara Vnukovo-2 di Moskow, Federasi Rusia, pada Senin, 13 April 2026, pukul 07.45 waktu setempat...

Trump Ancam Blokade Selat Hormuz Pasca-perundingan Gagal Total

JAKARTA,newsreal.id – Presiden Donald Trump berencana melakukan blokade di Selat Hormuz. Langkah ini diumumkan Amerika Serikat usai perundingan perdamaian untuk mengakhiri perang dengan Iran di...

Harga Minyak Langsung Naik, Usai AS & Iran Gagal Berunding

JAKARTA,newsreal.id – Perundingan Amerika Serikat-Iran di Islamabad Pakistan gagal karena berbagai alasan. Kondisi ini tentu saja menjadi perhatian dunia, termasuk pengaruhnya terhadap harga minyak dunia....

Perundingan Iran-AS Belum Maksimal, Selat Hormuz Jadi Fokus

MOSKOW, newsreal.id – Iran dan Amerika Serikat (AS) gagal mencapai kesepahaman dalam sejumlah isu, karena berbeda pandangan. Diantaranya adalah isu Selat Hormuz serta tuntutan berlebihan...

Militer AS Klaim Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz

NEW YORK, newsreal.id – Central Command atau Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Dikabarkan oleh Xinhua, CENTCOM melalui...

Diprediksikan Malam ini, Perundingan AS-Iran Berlangsung di Pakistan

TEHERAN,newsreal.id – Perundingan yang direncanakan antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad diprediksi dimulai pada Sabtu (11/4) malam dan berlangsung selama satu hari, menurut Kantor...

Ini Kondisi Terkini Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

NEWSREAL, Teheran – Teka-teki kondisi terkini pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei mulai terkuak. Putra mendiang Ali Khamenei ini dilaporkan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan...

Iran Tegas Tolak Usulan Gencatan Senjata dengan AS-Israel

NEWSREAL, Teheran – Pemerintah Iran menolak usulan gencatan senjata dengan Amerika Serikat dan Israel. Hal ini seperti yang diwartakan media pemerintah Iran pada hari Senin...

Desakan BoP ke Hamas Soal Rencana Demiliterisasi Gaza

NEWSREAL, Washington – Hamas didesak agar segera menyelesaikan rancangan kesepakatan demiliterisasi Jalur Gaza paling lambat akhir pekan ini. Desakan ini disampaikan langsung oleh perwakilan Dewan...