
NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rencana pemerintah mengimpor 150 ribu mobil niaga dari India untuk mendukung logistik Koperasi Desa menuai sorotan. Ombudsman RI menyarankan agar kebijakan tersebut dievaluasi agar tidak menimbulkan masalah teknis maupun pemborosan anggaran negara.
Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menyarankan pemerintah mengevaluasi rencana pengadaan impor 150 ribu mobil niaga dari India yang akan digunakan untuk mendukung sistem logistik Koperasi Desa. Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, menilai ada potensi hambatan operasional jika spesifikasi kendaraan impor tidak selaras dengan kebijakan energi nasional.
Menurutnya, keselarasan kebijakan sangat penting agar sistem logistik di pedesaan dapat berjalan efektif. Yeka menyebut program mobilisasi desa untuk memutus rantai distribusi pangan merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi.
Namun, ia menekankan bahwa perencanaan teknis harus dilakukan secara matang agar anggaran negara sebesar Rp24,6 triliun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pelayanan publik. Ia mengingatkan kendaraan impor yang dirakit secara utuh atau completely built up (CBU) berpotensi mengalami kendala jika tidak kompatibel dengan mandatori biodiesel di Indonesia.
Saat ini pemerintah menerapkan kebijakan penggunaan bahan bakar biodiesel campuran B40 hingga B50. Jika mesin kendaraan tidak sesuai dengan standar tersebut, dikhawatirkan dapat memicu gangguan fungsi mesin dalam skala luas.
Biaya Perawatan
“Ketidaksesuaian ini berisiko menghambat distribusi pangan di desa serta meningkatkan biaya perawatan bagi masyarakat,” kata Yeka. Selain itu, ia menilai kendaraan impor juga berpotensi menghadapi masalah ketersediaan suku cadang di wilayah pelosok. Kondisi tersebut dapat membuat tujuan penyediaan bahan pokok murah melalui sistem logistik desa menjadi kurang optimal.
Sebagai alternatif, Ombudsman mendorong pemerintah memprioritaskan produsen otomotif nasional, seperti PT Pindad maupun konsorsium industri otomotif dalam negeri. Produk lokal dinilai lebih siap karena dirancang sesuai karakteristik bahan bakar biodiesel yang digunakan di Indonesia, sekaligus didukung ekosistem perawatan dan layanan purnajual yang lebih luas.
Selain persoalan armada, Ombudsman juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran distribusi program tersebut. Berdasarkan data Indeks Desa Membangun, intervensi pengadaan armada logistik sebaiknya difokuskan pada sekitar 11.524 desa tertinggal dan sangat tertinggal.
Wilayah prioritas itu antara lain mencakup sekitar 3.800 desa di Papua, 2.200 desa di Sumatera, 1.600 desa di Kalimantan, 1.400 desa di Sulawesi, 1.200 desa di Nusa Tenggara, 900 desa di Maluku, serta 424 desa di Jawa dan Bali. Sementara untuk desa yang sudah berkembang atau maju, Ombudsman menyarankan pemerintah lebih mengoptimalkan sistem logistik berbasis digital melalui peran BUMDes dan koperasi sebagai agregator distribusi.
Menurut Yeka, kombinasi antara penggunaan armada fisik buatan dalam negeri untuk daerah tertinggal dan penguatan ekosistem digital di desa maju akan membuat program logistik pangan berjalan lebih efisien dan akuntabel. (tb)
Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja
JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...
Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden
JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...
Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional
JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...
Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal
JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...
Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang
JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...
Peran Serta Masyarakat Bangun Dapur BGN Tinggi, Data Sebut Investasi Capai Rp54 triliun
BOGOR, newsreal.id – Partisipasi masyarakat dalam membantu pemerintah untuk menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sangat tinggi. Hal ini didasarkan pada data yang dicatat Badan...
Penggemar Wisata, Rangkaian New Generation Hadir di KA Bangunkarta dan Singasari
JAKARTA,newsreal.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun berinovasi dalam layanan perkeretaapian. Mereka akan mengoperasikan rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) yang...
Alarm bagi Pengusaha Rokok Indonesia, Menkeu Beri Tenggat Beralih Ilegal ke Legal
JAKARTA,newsreal.id – Informasi penting disampaikan pemerintah kepada para pengusaha rokok di Indonesia. Informasi ini disampaikan, agar para pengusaha rokok ini segera melengkapi diri izin usaha...
Bentuk Sistem Agroforestri Tradisional, Ini Modal yang Dimiliki Indonesia
NEWSREAL, Jakarta – Diskursus mengenai tanaman komoditas unggulan nasional dalam konteks perubahan iklim kerap terjebak pada simplifikasi sumber masalah atau bagian dari solusi. Dalam kenyataannya,...
KPK Ingatkan Kemenperin Waspadai Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74 Triliun
NEWSREAL.ID, JAKARTA- KPK mengingatkan Kementerian Perindustrian untuk mengantisipasi potensi risiko tata kelola dalam realisasi investasi sebesar Rp6,74 triliun di 175 kawasan industri sepanjang 2025. Kepala...
Hadapi Gejolak Geopolitik, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
NEWSREAL.ID, JAKARTA- PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Vice President...
Pengusaha Wanti-wanti Risiko Fiskal di Balik Penahanan Harga BBM
NEWSREAL.ID, JAKARTA– Kalangan pengusaha mengapresiasi langkah pemerintah menahan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah lonjakan harga minyak global akibat konflik Timur Tengah. Namun, kebijakan...

