Ekonomi Bisnis

Ombudsman Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Impor 150 Ribu Mobil Niaga dari India

Tim Redaksi, Admin
Sabtu, 7 Maret 2026 04:46 WIB
Ombudsman Minta Pemerintah Kaji Ulang Rencana Impor 150 Ribu Mobil Niaga dari India
NEWSREAL.ID - MOBIL INDIA: Penampakan mobil buatan India yang akan digunakan untuk angkutan logistik Koperasi Desa. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Rencana pemerintah mengimpor 150 ribu mobil niaga dari India untuk mendukung logistik Koperasi Desa menuai sorotan. Ombudsman RI menyarankan agar kebijakan tersebut dievaluasi agar tidak menimbulkan masalah teknis maupun pemborosan anggaran negara.

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menyarankan pemerintah mengevaluasi rencana pengadaan impor 150 ribu mobil niaga dari India yang akan digunakan untuk mendukung sistem logistik Koperasi Desa. Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, menilai ada potensi hambatan operasional jika spesifikasi kendaraan impor tidak selaras dengan kebijakan energi nasional.

Menurutnya, keselarasan kebijakan sangat penting agar sistem logistik di pedesaan dapat berjalan efektif. Yeka menyebut program mobilisasi desa untuk memutus rantai distribusi pangan merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi.

Namun, ia menekankan bahwa perencanaan teknis harus dilakukan secara matang agar anggaran negara sebesar Rp24,6 triliun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pelayanan publik. Ia mengingatkan kendaraan impor yang dirakit secara utuh atau completely built up (CBU) berpotensi mengalami kendala jika tidak kompatibel dengan mandatori biodiesel di Indonesia.

Saat ini pemerintah menerapkan kebijakan penggunaan bahan bakar biodiesel campuran B40 hingga B50. Jika mesin kendaraan tidak sesuai dengan standar tersebut, dikhawatirkan dapat memicu gangguan fungsi mesin dalam skala luas.

Biaya Perawatan

“Ketidaksesuaian ini berisiko menghambat distribusi pangan di desa serta meningkatkan biaya perawatan bagi masyarakat,” kata Yeka. Selain itu, ia menilai kendaraan impor juga berpotensi menghadapi masalah ketersediaan suku cadang di wilayah pelosok. Kondisi tersebut dapat membuat tujuan penyediaan bahan pokok murah melalui sistem logistik desa menjadi kurang optimal.

Sebagai alternatif, Ombudsman mendorong pemerintah memprioritaskan produsen otomotif nasional, seperti PT Pindad maupun konsorsium industri otomotif dalam negeri. Produk lokal dinilai lebih siap karena dirancang sesuai karakteristik bahan bakar biodiesel yang digunakan di Indonesia, sekaligus didukung ekosistem perawatan dan layanan purnajual yang lebih luas.

Selain persoalan armada, Ombudsman juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran distribusi program tersebut. Berdasarkan data Indeks Desa Membangun, intervensi pengadaan armada logistik sebaiknya difokuskan pada sekitar 11.524 desa tertinggal dan sangat tertinggal.

Wilayah prioritas itu antara lain mencakup sekitar 3.800 desa di Papua, 2.200 desa di Sumatera, 1.600 desa di Kalimantan, 1.400 desa di Sulawesi, 1.200 desa di Nusa Tenggara, 900 desa di Maluku, serta 424 desa di Jawa dan Bali. Sementara untuk desa yang sudah berkembang atau maju, Ombudsman menyarankan pemerintah lebih mengoptimalkan sistem logistik berbasis digital melalui peran BUMDes dan koperasi sebagai agregator distribusi.

Menurut Yeka, kombinasi antara penggunaan armada fisik buatan dalam negeri untuk daerah tertinggal dan penguatan ekosistem digital di desa maju akan membuat program logistik pangan berjalan lebih efisien dan akuntabel. (tb)

Berita Terbaru

Logis 08: Penguatan Rupiah dan IHSG Dipengaruhi Tren Positif Pelaku Pasar yang Diinisiasi Sufmi Dasco

JAKARTA,NEWSREAL.id – Penguatan nilai tukar rupiah dan kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan pelaku...

Rupiah Kian Dekati Rp 18.000, Begini Komitmen BI

JAKARTA,NEWSREAL.id – Bank Indonesia terus berkomitmen hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah,. Hal tersebut menjadi komitmen BI seperti yang disampaikan gubernurnya belum...

KSP Tegaskan Ucapan Presiden soal Dolar terkait Pemakaian Sumber Daya di Desa

JAKARTA, NEWSREAL.id – Pernyataan Presiden Prabowo terkait warga desa tidak menggunakan dolar AS karena ingin menyoroti bahwa masyarakat di desa menggunakan sumber daya lokal. Hal...

Kredibilitas BI Usai Rupiah Signifikan Melemah Dipertanyakan

JAKARTA,NEWSREAL.id – Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio menyoroti kinerja Bank Indonesia (BI) yang merespons pelemahan nilai tukar rupiah dan tekanan yang terjadi di...

Penandatanganan MoU Danantara-Hisense Disaksikan Prabowo di Kartanegara

JAKARTA,NEWSREAL.id– Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja...

Pertumbuhan Ekonomi Nasional Positif Tembus 5,61 Persen

JAKARTA,NEWSREAL.id – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang kini menunjukkan tren akselerasi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai...

Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar

PONTIANAK,NEWSREAL.id – Bank Kalbar resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026. Penunjukan ini...

Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun dan Serap 700 Ribu Lebih Tenaga Kerja

JAKARTA,NEWSREAL.id – Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, terkait capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam laporannya...

Reformasi Sektor Pertambangan Nasional, Bahlil Laporkan Penataan IUP ke Presiden

JAKARTA,newsreal.id – Langkah tegas pemerintah diambil pemerintah dalam penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan. Hal ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan...

Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

JAKARTA,newsreal.id – Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan...

Masyarakat Transportasi Soroti Krisis Energi, Saatnya Berubah ke Transportasi Massal

JAKARTA,newsreal.id – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) melihat krisis energi global dijadikan momentum strategis untuk melakukan transformasi sistem transportasi nasional secara menyeluruh. MTI mendorong program peralihan...

Diluncurkan 17 Oktober 2023, Whoosh Catat 15 Juta Perjalanan Penumpang

JAKARTA, newsreal.id -Diluncurkan pada 17 Oktober 2023 hingga Selasa (14/4), Whoosh telah melayani lebih dari 15 juta perjalanan penumpang. Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) menandai pertumbuhan...