Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Hukum Kriminal

Prabowo Hormati Proses Hukum, Serahkan Kasus Noel ke KPK

Tim Redaksi, Newsreal.id
Kamis, 21 Agustus 2025 15:52 WIB
Prabowo Hormati Proses Hukum, Serahkan Kasus Noel ke KPK
NEWSREAL.ID - BARANG BUKTI: Dua unit motor Streetfighter V4 dan Multistrada V4 dibawa ke Gedung KPK, Kamis (21/8) menggunakan mobil bak terbuka. Kedua motor mewah dari Ducati tersebut disita sebagai barang bukti kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Wamenaker Immanuel Ebenezer. (Foto: Ist)

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto menegaskan sikapnya untuk tidak mengintervensi proses hukum terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Negara menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada lembaga antirasuah. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan, Presiden menghormati langkah KPK dalam menangani perkara dugaan pemerasan yang menyeret salah satu anggota Kabinet Merah Putih tersebut.

“Beliau hormati proses di KPK dan dipersilakan untuk dijalankan sebagaimana mestinya,” ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (21/8). Prasetyo menambahkan, Presiden belum akan mengambil langkah pergantian posisi Wamenaker.

Noel baru akan diganti jika terbukti melakukan tindak pidana korupsi berdasarkan keputusan hukum. “Presiden menunggu proses hukum berjalan. Jika terbukti, tentu akan ada keputusan terkait posisi Wamenaker,” katanya.

Penangkapan Noel menjadi sorotan publik lantaran tercatat sebagai menteri pertama di Kabinet Merah Putih yang terjaring OTT KPK. Prasetyo mengakui pemerintah prihatin atas kasus hukum yang menjerat pejabat negara tersebut.

KPK menangkap Noel bersama 10 orang lainnya dalam operasi senyap di Jakarta pada Kamis (21/8) dini hari. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menjelaskan, penangkapan itu terkait dugaan pemerasan terhadap sejumlah perusahaan dalam pengurusan sertifikasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

Berlangsung Lama

“Kasus dugaan pemerasan ini sudah berlangsung lama, sehingga jumlah uang yang diduga diperoleh cukup besar,” ungkap Fitroh. Berdasarkan hukum acara pidana, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Noel dan para pihak lain yang ikut terjaring OTT. Saat ini, seluruhnya sedang menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.

Selain menangkap Noel, KPK juga menyita sejumlah barang bukti. Dua unit motor mewah merek Ducati, Streetfighter V4 dan Multistrada V4, terlihat dibawa ke Gedung KPK menggunakan mobil bak terbuka.

Menurut Fitroh, tim penyidik turut mengamankan puluhan kendaraan roda dua dan empat, serta uang miliaran rupiah. “Yang pasti ada uang, ada puluhan mobil, dan ada motor Ducati,” jelasnya.

Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan belum dapat memberikan komentar lebih jauh mengenai kasus tersebut. Kepala Biro Humas Kemenaker, Sunardi Manampiar Sinaga, mengatakan pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari KPK. “Saat ini kami memantau perkembangan dan menunggu keterangan detail dari KPK,” katanya.

KPK dijadwalkan segera menggelar konferensi pers untuk memaparkan kronologi OTT, termasuk konstruksi perkara yang menjerat Wamenaker Noel. (tb)

Berita Terbaru

BNN Dorong Posbankum Jadi Tameng Hukum Korban Narkoba

NEWSREAL.ID, PALU- Upaya melindungi korban penyalahgunaan narkoba kini diperkuat dari level paling bawah. Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menaruh harapan besar pada kehadiran Pos Bantuan...

21 Pakar Hukum Minta Adies Kadir Dicopot dari MK

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Polemik pengangkatan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) memasuki babak baru. Sebanyak 21 pakar hukum tata negara yang tergabung dalam Constitutional and...

KPK Selidiki Dugaan Suap Sengketa Lahan Depok Sejak Sidang Awal

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Penelusuran kasus dugaan suap sengketa lahan di Kota Depok diperluas. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menyasar seluruh proses penanganan perkara, termasuk kemungkinan praktik...

Anak Jadi Sasaran Kejahatan Digital, Veronica Tan: Negara Tak Boleh Sekadar Reaktif

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Maraknya kejahatan digital yang menyasar anak-anak menjadi peringatan serius bagi semua pihak. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan menegaskan,...

OTT Pajak di Kalsel: KPK Angkut Rp 1 Miliar dari KPP Madya Banjarmasin

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kalimantan Selatan berbuntut penyitaan uang dalam jumlah jumbo. Dari OTT di Kantor Pelayanan Pajak (KPP)...

KPK OTT Kepala KPP Madya Banjarmasin, Tiga Orang Diamankan

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono, ditangkap...

KPK Selidiki Misteri 601 Kursi Perangkat Desa Kosong di Pati

NEWSREAL, ID, JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut latar belakang kekosongan 601 jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang diduga berkaitan dengan...

Tak Masuk Bui, Pelanggar Ringan Bakal Disuruh Bersih-Bersih di 2.460 Lokasi

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Pemerintah mulai mematangkan penerapan pidana kerja sosial sebagai alternatif hukuman bagi pelanggar pidana ringan. Sebagai bentuk kesiapan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) telah...

Kasus Sudewo Bergulir, KPK Periksa Kepala BPKAD Pati

NEWSREAL.ID, JAKARTA– Penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menyeret Bupati Pati nonaktif Sudewo terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi, salah satunya Kepala...

Interpol Resmi Terbitkan Red Notice untuk Riza Chalid

NEWSREAL.ID, JAKARTA- National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia mengumumkan Interpol telah menerbitkan red notice atas nama Mohammad Riza Chalid atau MRC pada Jumat (23/1/2026). Sekretaris...

Kesehatan Menurun, Kuasa Hukum Minta Penahanan Nadiem Dibantarkan

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan bahwa dokter merekomendasikan dirinya menjalani tindakan medis selama lima hari...

Kepala BNN Raih Gelar Doktor, Tapi Peringatan Serius Soal Narkoba Justru Menggema

NEWSREAL.ID, JAKARTA- Pengamat sosial Dr Serian Wijatno memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Nasional Narkotika (BNN) di tengah tantangan pemberantasan narkoba yang kian kompleks. Apresiasi...

Leave a comment